Kamis, 28 Mei 2020

Usut Dalang Pelaku Utama Pembobol Nasabah BRI di Nias

Oleh: Jallus
Jumat, 04 Mei 2018 01:38
BAGIKAN:
marsot
Bank BRI.
GUNUNGSITOLI (EKSPOSnews): Penyidik Polres Nias terus melakukan pengembangan untuk mengungkap pelaku utama pembobol uang nasabah di Bank BRI Kantor Kas Lotu, Kabupaten Nias Utara.

Kapolres Nias melalui Ps Paur Humas Polres Nias Bripka Restu Gulo yang ditemui di Mapolres Nias, mengakui jika saat ini penyidik Polres Nias terus bekerja.

Penyidik terus melakukan pengembangan untuk mengungkap pelaku utama pembobol uang nasabah Bank BRI, kantor kas Lotu, Nias Utara pasa Maret 2018.

"Saat ini penyidik sedang berada di Mabes Polri membawa dokumen CCTV untuk dicek di lab inafis Mabes Polri," ujar Restu, Kamis 3 Mei 2018.

Hingga saat ini uang nasabah BRI atas nama Atinila Zalukhu sebesar Rp808 juta diduga masih berada di tangan pelaku utama.

Bripka Restu juga memberitahukan, dokumen CCTV dibawa ke Mabes Polri untuk melengkapi bukti-bukti yang masih kurang guna menetapkan tersangka baru.

"Tersangka dalam kasus ini masih dua orang berinisial MZ dan SZ, tetapi tidak tertutup kemungkinan akan ada tersangka baru jika bukti bukti sudah lengkap," ucapnya.

FZ yang disebut sebut sebagai pelaku utama masih berstatus sebagai saksi, dan sudah diperiksa bersama saksi saksi lainnya.

Sebelumnya, orang tua salah satu tersangka, Yaena Waruwu, berharap Polisi bisa memgungkap pelaku utama, dan menyita uang yang saat ini masih ditangan pelaku utama.

Menurut dia, sebelum ditahan, anaknya SZ sering dihubungi oleh pelaku utama berinisial FZ dan meminta anaknya agar tidak kembali ke Nias dan menukar nomor telepon selulernya.

Karena merasa tidak bersalah, anaknya kembali ke Nias dan ditahan dengan tuduhan pemalsuan surat surat dan pencurian uang nasabah.

"Saya heran, anak saya tidak dapat apa-apa dan hanya berniat membantu karena pelaku utama mengatakan jika uang asuransi korban diambil untuk diserahkan secara tunai kepada korban," katanya.

Bahkan Yaena menegaskan, anaknya tidak pernah mengurus surat keterangan hilang di Polres Nias dan surat keterangan KTP di Disdukcapil Nias Utara.

Dari penuturan anaknya, surat keterangan hilang sudah diurus terlebih dahulu dan diantar dan diserahkan seseorang berinisial NL kepada MZ di parkiran Polres Nias.

Hal serupa juga dengan surat keterangan kartu tanda penduduk, dimana anaknya belum pernah mengurus tetapi telah diurus sebelumnya dan diserahkan seseorang berinisial. UL kepada FZ dan Mz di salah satu rumah makan di Lotu.

"Saya akan berusaha mengungkap jika anak saya tidak bersalah dan telah diperdaya, dan berharap penyidik menetapkan pelaku utama sebagai tersangka dan menyita semua uang tersebut agar bisa diserahkan kepada korban," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 tahun lalu

    Setya Novanto Pelaku Peran Utama Korupsi PLTU Riau-1

    JAKARTA (EKSPOSnews): Fadli Nasution, pengacara mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Fraksi Partai Golkar Eni Maulani Saragih (EMS), menyatakan Setya Novanto berupaya mempengaruhi kliennya tidak mencerit

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99