Rabu, 16 Jan 2019

Uang Korupsi yang Sudah Dikembalikan DPRD Sumut Baru Rp7,15 miliar

Oleh: marsot
Jumat, 21 Sep 2018 19:57
BAGIKAN:
istimewa.
Uang.
JAKARTA (EKSPOSnews): Sejumlah anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara telah mengembalikan uang yang pernah mereka terima dengan total Rp7,15 miliar terkait dengan kasus suap kepada DPRD Sumut.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, mengatakan bahwa pengembalian selama 88 kali, di antaranya ada yang mengembalikan secara bertahap atau lebih dari satu kali pembayaran.

"Kisaran nilai pengembalian secara mencicil tersebut mulai dari Rp500 ribu, Rp2,5 juta, Rp50 juta, Rp100 juta, hingga Rp400 juta," kata Febri Diansyah, Jumat 21 September 2018.

Seluruh uang yang dikembalikan tersebut disita KPK dan menjadi bagian dari pemberkasan perkara.

"Meskipun pengembalian uang yang pernah diterima tidak menghapus pidana, KPK menghargai hal tersebut dan tentu akan diperhitungkan sebagai faktor yang meringankan," katanya.

KPK engingatkan kembali kepada seluruh pihak yang pernah menerima uang terkait kasus tersebut ataupun kasus lain yang diproses KPK agar segera mengembalikan uang tersebut ke negara melalui KPK.

"Sikap kooperatif terhadap proses hukum akan lebih baik bagi penanganan perkara dan kepentingan tersangka sendiri," ucap Febri.

Dari 38 orang tersangka yang diproses dalam kasus ini, terhadap 21 orang baik mantan maupun anggota DPRD Sumut telah ditahan KPK, antara lain, Rijal Sirait, Rinawati Sianturi, Rooslynda Marpaung, Fadly Nurzal, Sonny Firdaus, Muslim Simbolon, Helmiati, Mustofawiyah, Tiaisah Ritonga, Arifin Nainggolan, Elezaro Duha, Tahan Manahan Pangabean, dan Passiruddin Daulay.

Selanjutnya, Biller Pasaribu, John Hugo Silalahi, Richard Eddy Marsaut Lingga, Syafrida Fitrie, Restu Kurniawan Sarumaha, Musdalifah, Rahmianna Delima Pulungan, dan Abdul Hasan Maturidi.

Sebelumnya, KPK pada tanggal 3 April 2018 telah mengumumkan 38 anggota DPRD Provinsi Sumut sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi memberi atau menerima hadiah terkait fungsi dan kewenangan anggota DPRD Provinsi Sumut 2009 s.d. 2014 dan/atau 2014 s.d.2019.

Atas perbuatannya itu, mereka disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No. 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 Ayat (1) dan Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 5 hari lalu

    Semua Anggota DPRD Sumut Terkait Suap Gatot Pudjo Nugroho Sudah Ditahan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan dua mantan anggota DPRD Sumatera Utara yang telah ditetapkan sebagai tersangka suap terkait fungsi dan kewenangan anggota DPRD Sumut 20

  • 2 bulan lalu

    Satu Tersangka Anggota DPRD Sumut Mengajukan Diri Sebagai Justice Collaborator

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menginformasikan bahwa salah satu tersangka tindak pidana korupsi suap kepada DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014 dan 2014-2019 mengajukan di

  • 2 bulan lalu

    Pengembalian Uang Suap DPRD Sumut Sekitar Rp7,65 miliar

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima pengembalian sekitar Rp7,65 miliar dari sejumlah anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) yang telah ditetapkan sebagai tersangka suap kepa

  • 2 bulan lalu

    4 Tersangka Suap Anggota DPRD Sumut Segera Disidang

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meningkatkan penyidikan ke tahap penuntutan terhadap empat tersangka tindak pidana korupsi suap kepada anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara."Ha

  • 3 bulan lalu

    KPK Tahan 2 Korupsi DPRD Sumut

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan dua tersangka tindak pidana korupsi suap kepada DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019."Penyidik hari ini melakukan penahanan untuk

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99