Kamis, 21 Jun 2018

Tersangka Korupsi Aset Pramuka Asahan Ditahan

Oleh: Jallus
Rabu, 21 Feb 2018 16:57
BAGIKAN:
istimewa.
Ditahan.
MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Negeri Asahan, Sumatera Utara menahan Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Asahan, AH, sebagai tersangka korupsi dana aset dan hibah senilai Rp1,4 miliar Tahun Anggaran 2015 dan 2016 pramuka kwarcab setempat.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Sumanggar Siagian di Medan, mengatakan tersangka dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II-A Labuhan Ruku.

Tersangka dipanggil ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Asahan, Senin (19/2), untuk dimintai keterangan terkait dengan kasus penjualan aset milik Pramuka Kwartir Cabang Asahan di Kabupaten Batubara pada Tahun 2015 senilai Rp1 miliar "Kemudian bantuan dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Asahan Tahun Anggaran 2016 senilai Rp400 juta," ujar Sumanggar.

Tersangka diperiksa selama beberapa jam oleh pinyidik di ruangan Pidana Khusus Kejari Asahan.

Setelah itu, tersangka menandatangani berita acara pemeriksaan (BAP) dan langsung dibawa penyidik ke Lapas Klas II-A Labuhan Ruku.

"Penahanan terhadap tersangka itu sekitar pukul 18.00 WIB dan untuk kepentingan penyidikan yang dilakukan Kejari Asahan," ucap juru bicara Kejati Sumut itu, Rabu 21 Februari 2018.

Tersangka mangkir dari pemanggilan yang dilayangkan oleh Kejaksaan Negeri Asahan.

Tersangka sudah dua kali tidak menghadiri pemanggilan penyidik kejaksaan tersebut tanpa memberikan alasan.

Pemanggilan pertama terhadap tersangka dilakukan, Kamis (8/2), namun AH tidak bersedia hadir ke Kantor Kejari Asahan.

Kejaksaan kemudian melayangkan surat pemanggilan kedua pada Senin (12/2), akan tetapi tersangka juga tidak bersedia datang ke Kejari Asahan.

Sebelumnya, Kejari Asahan menetapkan Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Asahan berinisial AH sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana aset dan bantuan dana hibah senilai Rp1,4 miliar Tahun Anggaran 2015 dan 2016.

Dana aset dan hibah yang diterima Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Asahan itu, tidak dipergunakan sebagaimana mestinya, melainkan justru dimanfaatkan oleh tersangka untuk kepentingan pribadi.

Penetapan tersangka sejak Senin (5/2) oleh penyidik Asisten Pidana Khusus Kejari Asahan.

Sebelum ditetapkan menjadi tersangka, juga telah diterbitkan sprindik atas kasus tersebut.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Bupati Purbalingga Jadi Tersangka Korupsi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Purbalingga periode 2016-2021 Tasdi bersama empat orang lainnya sebagai tersangka tindak pidana korupsi menerima hadiah

  • 2 bulan lalu

    KPK Tetapkan Bupati Bandung Barat Abu Bakar jadi Tersangka Korupsi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Bupati Bandung Barat Abu Bakar, yang telah ditetapkan sebagai tersangka, tiba di gedung KPK Jakarta, Rabu (11/4) malam pascamenjalani pengobatan di Rumah Sakit Borromeus Bandung,

  • 3 bulan lalu

    Mantan Dirut Pertamina Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kejaksaan Agung menetapkan mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Karen Galaila Agustiawan (KGA), sebagai tersangka baru dalam dugaan korupsi investasi perusahaan tersebut

  • 3 bulan lalu

    KPK Diminta Tunda Pengumuman Kepala Daerah Tersangka Korupsi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto meminta Komisi Pemberantasan Korupsi menunda pengumuman mengenai calon kepala daerah dalam Pilkada 2018 yang menja

  • 3 bulan lalu

    Kejari Langkat Tahan 2 Tersangka Korupsi

    STABAT (EKSPOSnews): Kejaksaan Negeri Langkat, Sumatera Utara, menahan dua tersangka dugaan korupsi pada Dinas Pendidikan setempat yang mengakibatkan kerugian negara sekitar lebih kurang Rp1 miliar.Ke

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99