Senin, 24 Sep 2018

Tersangka Korupsi Aset Pramuka Asahan Ditahan

Oleh: Jallus
Rabu, 21 Feb 2018 16:57
BAGIKAN:
istimewa.
Ditahan.
MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Negeri Asahan, Sumatera Utara menahan Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Asahan, AH, sebagai tersangka korupsi dana aset dan hibah senilai Rp1,4 miliar Tahun Anggaran 2015 dan 2016 pramuka kwarcab setempat.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Sumanggar Siagian di Medan, mengatakan tersangka dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II-A Labuhan Ruku.

Tersangka dipanggil ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Asahan, Senin (19/2), untuk dimintai keterangan terkait dengan kasus penjualan aset milik Pramuka Kwartir Cabang Asahan di Kabupaten Batubara pada Tahun 2015 senilai Rp1 miliar "Kemudian bantuan dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Asahan Tahun Anggaran 2016 senilai Rp400 juta," ujar Sumanggar.

Tersangka diperiksa selama beberapa jam oleh pinyidik di ruangan Pidana Khusus Kejari Asahan.

Setelah itu, tersangka menandatangani berita acara pemeriksaan (BAP) dan langsung dibawa penyidik ke Lapas Klas II-A Labuhan Ruku.

"Penahanan terhadap tersangka itu sekitar pukul 18.00 WIB dan untuk kepentingan penyidikan yang dilakukan Kejari Asahan," ucap juru bicara Kejati Sumut itu, Rabu 21 Februari 2018.

Tersangka mangkir dari pemanggilan yang dilayangkan oleh Kejaksaan Negeri Asahan.

Tersangka sudah dua kali tidak menghadiri pemanggilan penyidik kejaksaan tersebut tanpa memberikan alasan.

Pemanggilan pertama terhadap tersangka dilakukan, Kamis (8/2), namun AH tidak bersedia hadir ke Kantor Kejari Asahan.

Kejaksaan kemudian melayangkan surat pemanggilan kedua pada Senin (12/2), akan tetapi tersangka juga tidak bersedia datang ke Kejari Asahan.

Sebelumnya, Kejari Asahan menetapkan Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Asahan berinisial AH sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana aset dan bantuan dana hibah senilai Rp1,4 miliar Tahun Anggaran 2015 dan 2016.

Dana aset dan hibah yang diterima Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Asahan itu, tidak dipergunakan sebagaimana mestinya, melainkan justru dimanfaatkan oleh tersangka untuk kepentingan pribadi.

Penetapan tersangka sejak Senin (5/2) oleh penyidik Asisten Pidana Khusus Kejari Asahan.

Sebelum ditetapkan menjadi tersangka, juga telah diterbitkan sprindik atas kasus tersebut.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    Nur Mahmudi Ismail, Kader PKS Tersangka Korupsi

    DEPOK (EKSPOSnews): Polres Kota Depok menetapkan mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail menjadi tersangka tindak pidana korupsi proyek pelebaran Jalan Nangka Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapo

  • 4 minggu lalu

    KPK Tetapkan Idrus Marham Sebagai Tersangka Korupsi

    JAKARTA (EKSPOSnews): KPK menetapkan mantan Menteri Sosial Idrus Marham sebagai tersangka perkara dugaan suap kesepakatan kerja sama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1 karena mene

  • satu bulan lalu

    Kejati Babel Tetapkan Seorang Tersangka Korupsi Pencetakan Sawah

    PANGKALPINANG (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung telah menetapkan satu orang tersangka dalam perkara kasus dugaan korupsi proyek cetak sawah tahun 2016 dengan pagu dana Rp140 mil

  • satu bulan lalu

    4 Tersangka Korupsi Suap Anggota DPRD Sumut Ajukan Praperadilan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Empat tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi penerimaan suap kepada anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014 dan 2014-2019 kembali mengajukan praperadilan."Hari ini, K

  • 4 bulan lalu

    Bupati Purbalingga Jadi Tersangka Korupsi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Purbalingga periode 2016-2021 Tasdi bersama empat orang lainnya sebagai tersangka tindak pidana korupsi menerima hadiah

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99