Minggu, 21 Okt 2018

Tersangka Kasus Pertamina Bisa Bertambah

Oleh: marsot
Sabtu, 22 Sep 2018 03:18
BAGIKAN:
istimewa.
Kejaksaan Agung.
JAKARTA (EKSPOSnews): Kejaksaan Agung menyatakan tersangka dugaan korupsi investasi PT Pertamina (Persero) di Blok Basker Manta Gummy (BMG), Australia, pada tahun 2009, bisa bertambah.

"Ada empat orang yang dinyatakan penyidik sebagai tersangka dan calon tersangkanya akan berlanjut terus," kata Jaksa Agung .M. Prasetyo di Jakarta, Jumat 21 September 2018.

Dalam menetapkan seseorang sebagai tersangka, kata dia, ada tahapan yang harus dilalui, di antaranya ada bukti permulaan yang cukup.

"Sebagaimana kita ketahui, proses perkara itu harus betul-betul cermat dan hati-hati, tidak bisa sembarangan dan sembrono karena kita mengharapkan hasil yang maksimal," katanya.

Sementara itu, keempat tersangka dugaan korupsi yang merugikan keuangan negara sebesar Rp568 miliar itu, di antaranya mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Galaila Agustiawan sesuai dengan surat perintah penyidikan (sprindik) Nomor: Tap-13/F.2/Fd.1/03/2018, tanggal 22 Maret 2018.

Chief Legal Councel and Compliance PT Pertamina (Persero) Genades Panjaitan (GP) berdasarkan Sprindik Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Nomor: Tap-14/F.2/Fd.1/03/2018 tanggal 22 Maret 2018.

Mantan Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero) Frederik Siahaan (FS) berdasarkan sprindik Nomor: Tap-15/F.2/Fd.1/03/2018 tanggal 22 Maret 2018.

Mantan Manager Merger & Acquisition (M&A) Direktorat Hulu PT Pertamina (Persero), inisial BK berdasarkan sprindik Nomor: TAP-06/F.2/Fd.1/01/2018, tanggal 23 Januari 2018.

Tersangka dikenakan Pasal 2 Ayat (1), Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Kasus itu berawal pada tahun 2009 PT Pertamina (Persero) melakukan kegiatan akuisisi (investasi non-rutin) berupa pembelian sebagian aset (interest participating/IP) milik ROC Oil Company Ltd. di lapangan Basker Manta Gummy (BMG) Australia berdasarkan "Agreement for Sale and Purchase-BMG Project" pada tanggal 27 Mei 2009.

Dalam pelaksanaannya, ditemui dugaan penyimpangan dalam pengusulan investasi yang tidak sesuai dengan pedoman investasi, yakni tanpa adanya "feasibility study" (kajian kelayakan) secara lengkap dan tanpa adanya persetujuan dari Dewan Komisaris.

Hal itu mengakibatkan peruntukkan dan penggunaan dana sejumlah 31.492.851 dolar AS serta biaya-biaya yang timbul lainnya (cash call) sejumlah 26.808.244 dolar AS tidak memberikan manfaat ataupun keuntungan kepada PT Pertamina (Persero) dalam rangka penambahan cadangan dan produksi minyak nasional.

Hal itu mengakibatkan adanya kerugian keuangan negara c.q. PT Pertamina (Persero) sebesar 31.492.851 dolar AS dan 26.808.244 dolar Australia atau setara dengan Rp568.066.000.000,00 sebagaimana perhitungan akuntan publik.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 5 bulan lalu

    Spesies Burung di Indonesia Bertambah

    GORONTALO (EKSPOSnews): "Burung Indonesia", salah satu lembaga peneliti spesies burung ini, menyatakan jumlah spesies burung yang ditemukan di Indonesia kembali bertambah pada tahun 2018.Data Burung I

  • 6 bulan lalu

    Anggota Teroris Poso Tambah 5 Orang

    PALU (EKSPOSnews): Kapenrem 132/Tadulako, Mayor CPM Muhlis Lamongki menyatakan Kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Kabupaten Poso, bertambah keanggotaannya sebanyak lima orang, selain tujuh or

  • tahun lalu

    Bertambah Usia, Kepuasan Hidup Seseorang Makin Tinggi

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Hasil survei menyebutkan, tingkat kebahagiaan seseorang cenderung berkurang seiring dengan bertambahnya usia bagi mereka yang tinggal di Aceh.Kepala Badan Pusat Statistik (BPS

  • tahun lalu

    Penderita Kanker Serviks di Indonesia Bertambah

    JAKARTA (EKSPOSnews): Jumlah perempuan penderita kanker serviks di Indonesia sekitar 21 ribu kasus per tahun sehingga menempatkan Indonesia sebagai negara dengan urutan kedua tertinggi di dunia, kata

  • tahun lalu

    Titik Panas Bertambah di Aceh

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kelas I Sultan Iskandar Muda Blang Bintang menyebut, titik panas di daerah itu bertambah menjadi 14 titik di wilaya

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99