Rabu, 13 Des 2017

Rusuh di Kemendagri, 11 Tersangka

Oleh: alex
Kamis, 12 Okt 2017 18:35
BAGIKAN:
istimewa.
Rusuh (ilustrasi).
JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Polda Metro Jaya menetapkan 11 tersangka terhadap pendemo yang rusuh di Gedung Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.

"11 orang kita naikkan statusnya menjadi tersangka sesuai dengan peran dan saksi dari temannya," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Kamis 12 Oktober 2017.

Argo mengungkapkan para tersangka itu termasuk pimpinan pendemo dari Barisan Merah Putih Papua Wati Martha Kogoya, sedangkan empat orang lainnya masih sebagai saksi.

Argo mengatakan para saksi menyampaikan para tersangka telah melakukan penganiayaan dan pengerusakan terhadap fasilitas umum di Gedung Kemendagri RI.

Argo menuturkan para pendemo itu bertindak secara spontan dan telah menempati Gedung Kemendagri RI sejak dua bulan lalu.

Polisi perwira menengah kepolisian itu menyebutkan pengunjuk rasa meminta kepastian dari Kemendagri RI terkait perbedaan pendapat soal sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada salah satu kabupaten di Provinsi Papua.

Sebelumnya, Barisan Merah Putih Papua pimpinan Wati Martha Kogoya mengawasi dan "sweeping" terhadap tamu asal Papua untuk melarang masuk ke Kemendagri RI pada Rabu (11/10).

Selanjutnya, massa Spontanitas Negeri Masyarakat Yapen, Intan Jaya dan Tolikat Papua pimpinan Absalom Manianj mendatangi Kemendagri bertujuan menyikapi putusan sidang Mahkamah Konstitusi (MK).

Putusan MK itu terkait PHP Kabupaten Intan Jaya Provinsi Papua yang meminta pembentukan Tim Investigasi kasus Pilkada 2017 pada lima kabupaten.

Massa diduga tidak sabar menunggu pejabat Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri yang hendak menemui untuk menyampaikan aspirasinya.

Kemudian massa beranjak keluar gedung pertemuan seraya berteriak "Menteri harus turun sekarang juga".

Sekitar 30 pengunjuk rasa masuk ke pintu depan selanjutnya menganiaya sejumlah orang dan merusak fasilitas umum.

Tercatat 10 orang petugas mengalami luka akibat penganiayaan dan kerusakan seperti pot bunga, kaca pintu Gedung F Kemendagri, kaca di atas pintu Gedung B, kendaraan dinas pejabat Kemendari nomor polisi B-1081-RFW dan kaca belakang mobil D-1704-ACZ.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 5 hari lalu

    Di Riau Sudah Ratusan Orang Jadi Tersangka Korupsi

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Riau mengungkap bahwa saat ini ada 103 orang yang sudah menjadi terdakwa kasus korupsi selama periode Januari-November 2017 ini dan 57 diantarany

  • 2 minggu lalu

    Ahmad Dhani Tersangka Ujaran Kebencian

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan menetapkan musisi Ahmad Dhani sebagai tersangka dugaan ujaran kebencian melalui media sosial."Ya Mas Dhani menerima surat panggilan sebagai

  • 2 minggu lalu

    Kejati Aceh Tahan 6 Tersangka Korupsi

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh menahan enam tersangka korupsi pembangunan jalan di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, dengan kerugian negara mencapai Rp3,6 miliar.Enam tersangka te

  • 3 minggu lalu

    Tersangka Korupsi Alkes Binjai Dicekal

    MEDAN (EKSPOSnews): Mantan Kepala Unit Layanan dan Pengadaan (ULP) RSUD Djoelham Binjai, berinisil CPT, tersangka dugan korupsi pengadaan alat kesehatan senilai Rp3,5 miliar dari dana APBN Tahun Angga

  • 3 minggu lalu

    Tersangka Koruptor Alkes RSUD Binjai Mangkir

    MEDAN (EKSPOSnews): Mantan Kepala Unit Layanan dan Pengadaan (ULP) RSUD Djoelham Binjai, berinisil CPT, tersangka kasus dugan korupsi pengadaan alat kesehatan senilai Rp3,5 miliar bersumber dari APBN

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99