Selasa, 24 Okt 2017

Rusuh di Kemendagri, 11 Tersangka

Oleh: alex
Kamis, 12 Okt 2017 18:35
BAGIKAN:
istimewa.
Rusuh (ilustrasi).
JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Polda Metro Jaya menetapkan 11 tersangka terhadap pendemo yang rusuh di Gedung Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.

"11 orang kita naikkan statusnya menjadi tersangka sesuai dengan peran dan saksi dari temannya," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Kamis 12 Oktober 2017.

Argo mengungkapkan para tersangka itu termasuk pimpinan pendemo dari Barisan Merah Putih Papua Wati Martha Kogoya, sedangkan empat orang lainnya masih sebagai saksi.

Argo mengatakan para saksi menyampaikan para tersangka telah melakukan penganiayaan dan pengerusakan terhadap fasilitas umum di Gedung Kemendagri RI.

Argo menuturkan para pendemo itu bertindak secara spontan dan telah menempati Gedung Kemendagri RI sejak dua bulan lalu.

Polisi perwira menengah kepolisian itu menyebutkan pengunjuk rasa meminta kepastian dari Kemendagri RI terkait perbedaan pendapat soal sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada salah satu kabupaten di Provinsi Papua.

Sebelumnya, Barisan Merah Putih Papua pimpinan Wati Martha Kogoya mengawasi dan "sweeping" terhadap tamu asal Papua untuk melarang masuk ke Kemendagri RI pada Rabu (11/10).

Selanjutnya, massa Spontanitas Negeri Masyarakat Yapen, Intan Jaya dan Tolikat Papua pimpinan Absalom Manianj mendatangi Kemendagri bertujuan menyikapi putusan sidang Mahkamah Konstitusi (MK).

Putusan MK itu terkait PHP Kabupaten Intan Jaya Provinsi Papua yang meminta pembentukan Tim Investigasi kasus Pilkada 2017 pada lima kabupaten.

Massa diduga tidak sabar menunggu pejabat Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri yang hendak menemui untuk menyampaikan aspirasinya.

Kemudian massa beranjak keluar gedung pertemuan seraya berteriak "Menteri harus turun sekarang juga".

Sekitar 30 pengunjuk rasa masuk ke pintu depan selanjutnya menganiaya sejumlah orang dan merusak fasilitas umum.

Tercatat 10 orang petugas mengalami luka akibat penganiayaan dan kerusakan seperti pot bunga, kaca pintu Gedung F Kemendagri, kaca di atas pintu Gedung B, kendaraan dinas pejabat Kemendari nomor polisi B-1081-RFW dan kaca belakang mobil D-1704-ACZ.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 5 hari lalu

    Kejati Sumut Tetapkan 4 Orang Tersangka Korupsi Bapemas

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara hingga kini telah menetapkan empat tersangka, dalam dugaan korupsi di Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Provinsi Sumut senilai Rp40,8 miliar d

  • 7 hari lalu

    Kejati Tetapkan Tersangka Bapemas

    MEDAN (MM): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menetapkan tersangka baru dugaan korupsi di Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Provinsi Sumut senilai Rp40,8 miliar dari dana APBN tahun anggaran 2015.

  • 3 minggu lalu

    4 Pimpinan DPRD Sulawesi Barat Tersangka Korupsi

    MAKASSAR (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan menetapkan empat orang pimpinan DPRD Provinsi Sulawesi Barat menjadi tersangka kasus dugaan korupsi penyalahgunaan dana Anggaran Pendapatan dan

  • satu bulan lalu

    Polisi Tetapkan 7 Tersangka Kerusuhan YLBH

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Polda Metro Jaya menetapkan tujuh tersangka terkait aksi demo yang berujung kericuhan di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta pada Senin (18/9) dinihari."Sudah dilakukan

  • satu bulan lalu

    Kadi PU Serdang Bedagai Jadi Tersangka Korupsi

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menetapkan DS dan SMN, mantan Kepala Dinas dan Bendahara Pengeluaran PU Binamarga Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai, sebagai tersangka kasus duga

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99