Rabu, 20 Jun 2018

Rusuh di Kemendagri, 11 Tersangka

Oleh: alex
Kamis, 12 Okt 2017 18:35
BAGIKAN:
istimewa.
Rusuh (ilustrasi).
JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Polda Metro Jaya menetapkan 11 tersangka terhadap pendemo yang rusuh di Gedung Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.

"11 orang kita naikkan statusnya menjadi tersangka sesuai dengan peran dan saksi dari temannya," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Kamis 12 Oktober 2017.

Argo mengungkapkan para tersangka itu termasuk pimpinan pendemo dari Barisan Merah Putih Papua Wati Martha Kogoya, sedangkan empat orang lainnya masih sebagai saksi.

Argo mengatakan para saksi menyampaikan para tersangka telah melakukan penganiayaan dan pengerusakan terhadap fasilitas umum di Gedung Kemendagri RI.

Argo menuturkan para pendemo itu bertindak secara spontan dan telah menempati Gedung Kemendagri RI sejak dua bulan lalu.

Polisi perwira menengah kepolisian itu menyebutkan pengunjuk rasa meminta kepastian dari Kemendagri RI terkait perbedaan pendapat soal sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada salah satu kabupaten di Provinsi Papua.

Sebelumnya, Barisan Merah Putih Papua pimpinan Wati Martha Kogoya mengawasi dan "sweeping" terhadap tamu asal Papua untuk melarang masuk ke Kemendagri RI pada Rabu (11/10).

Selanjutnya, massa Spontanitas Negeri Masyarakat Yapen, Intan Jaya dan Tolikat Papua pimpinan Absalom Manianj mendatangi Kemendagri bertujuan menyikapi putusan sidang Mahkamah Konstitusi (MK).

Putusan MK itu terkait PHP Kabupaten Intan Jaya Provinsi Papua yang meminta pembentukan Tim Investigasi kasus Pilkada 2017 pada lima kabupaten.

Massa diduga tidak sabar menunggu pejabat Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri yang hendak menemui untuk menyampaikan aspirasinya.

Kemudian massa beranjak keluar gedung pertemuan seraya berteriak "Menteri harus turun sekarang juga".

Sekitar 30 pengunjuk rasa masuk ke pintu depan selanjutnya menganiaya sejumlah orang dan merusak fasilitas umum.

Tercatat 10 orang petugas mengalami luka akibat penganiayaan dan kerusakan seperti pot bunga, kaca pintu Gedung F Kemendagri, kaca di atas pintu Gedung B, kendaraan dinas pejabat Kemendari nomor polisi B-1081-RFW dan kaca belakang mobil D-1704-ACZ.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Bupati Purbalingga Jadi Tersangka Korupsi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Purbalingga periode 2016-2021 Tasdi bersama empat orang lainnya sebagai tersangka tindak pidana korupsi menerima hadiah

  • 2 bulan lalu

    Kejaksaan Agung Tetapkan Tersangka Baru Dugaan Korupsi Pertamina

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kejaksaan Agung akan menetapkan tersangka baru dugaan korupsi investasi PT Pertamina di Blok Basker Manta Gummy (BMG) Australia tahun 2009 yang merugikan keuangan negara Rp568 mi

  • 2 bulan lalu

    Polisi Tetapkan Tersangka Ledakan Sumur Ilegal

    IDI (EKSPOSnews): Polisi menetapkan seorang tersangka lagi dalam kasus ledakan dan kebakaran sumur minyak ilegal di Desa Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (25/4) dinih

  • 2 bulan lalu

    KPK Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Pengadaan Tanah RTH Bandung

    JAKARTA (EKSPOSnews): KPK menetapkan tiga orang tersangka korupsi Pengadaan Tanah untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) di pemerintah kota Bandung pada tahun 2012-2013."Terkait hal tersebut, KPK meningkatka

  • 2 bulan lalu

    KPK Tetapkan Bupati Bandung Barat Abu Bakar jadi Tersangka Korupsi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Bupati Bandung Barat Abu Bakar, yang telah ditetapkan sebagai tersangka, tiba di gedung KPK Jakarta, Rabu (11/4) malam pascamenjalani pengobatan di Rumah Sakit Borromeus Bandung,

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99