Kamis, 22 Feb 2018

Ridwan Mukti Hanya Dituntut 10 Tahun Penjara

Oleh: marsot
Jumat, 08 Des 2017 04:53
BAGIKAN:
istimewa.
Ridwan Mukti, mantan Gubernur Bengkulu.
BENGKULU (EKSPOSnews): Jaksa Penuntut Umum KPK menuntut Gubernur Bengkulu nonaktif Ridwan Mukti beserta istri Lily Martiani Maddari pidana 10 tahun karena dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan telah menerima dan meminta uang senilai Rp1 miliar dari pihak kontraktor terkait proyek jalan di Bengkulu.

Jaksa Penuntut Umum KPK Khaerudin di Bengkulu,  menyebutkan, tuntutan berat tersebut mengingat Ridwan Mukti merupakan penyelenggara negara dan posisinya sebagai kepala daerah.

"Terdakwa ini tidak punya niat baik di persidangan dan menyangkal perbuatan yang nyatanya terbukti di fakta persidangan. Selain itu mereka adalah pelaku, berbeda dengan Rico, dia perantara," kata Khaerudin, Kamis 7 Desember 2017.

Selain tuntutan 10 tahun pidana kurungan, Ridwan dan Lily juga dibebankan denda sebesar Rp400 juta atau subsider empat bulan kurungan.

Ridwan dan Lily awalnya didakwa dengan Pasal 12 huruf a dan pasal 11 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 junto Pasal 55 ayat 1 KUHP."Sesuai fakta persidangan, tim JPU KPK kemudian menuntut Ridwan Mukti beserta Lily Martiani Maddari menggunakan pasal 12 huruf a," kata dia.

Khaerudin menjelaskan terdakwa I dan II telah terbukti menerima "fee" dari seorang kontraktor bernama Jhoni Wijaya lewat salah seorang perantara bernama Rico Diansari, Rico sendiri dituntut dengan pidana lima tahun.

Ridwan Mukti, Lily Martiani Maddari, Rico Diansari, dan Jhoni Wijaya tertangkap operasi tangkap tangan KPK pada Rabu 20 Juni 2017.

Jhoni Wijaya menyerahkan uang satu miliar rupiah ke Rico Dian Sari untuk disampaikan pada istri Gubernur Bengkulu nonaktif Ridwan Mukti, sebagai bagian fee proyek pembangunan jalan di Bengkulu.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 jam lalu

    Politisi PKS Dituntut 10 Tahun Penjara

    JAKARTA (EKSPOSnews): Mantan Wakil Ketua Komisi V DPR dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera Yudi Widiana Adia dituntut 10 tahun penjara ditambah denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan karena mener

  • 4 minggu lalu

    2 Penyuap Mantan Bupati Batubara Dituntut 3 Tahun Penjara

    MEDAN (EKSPOSnews): Dua terdakwa rekanan Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar dituntut masing-masing tiga tahun penjara, di Pengadilan Tipikor Medan, karena menyuap Bupati Batubara Nonaktif OK Arya Z

  • satu bulan lalu

    Hak Politik Mantan Gubernur Bengkulu Dicabut

    BENGKULU (EKSPOSnews): Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Kota Bengkulu dalam amar putusannya mencabut hak politik, yakni hak untuk dipilih kepada Gubernur Bengkulu nonaktif Ridwan Mukti s

  • satu bulan lalu

    Terdakwa Pedhopilia Dituntut 14 tahun penjara

    AMBON (EKSPOSnews): Jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri Kejaksaan Negeri Buru menuntut Mislan Slamet (35) selaku terdakwa pedhopilia selama 14 tahun penjara karena menyetubuhi seorang bocah selama 15

  • satu bulan lalu

    Residivis Kasus Pencabulan Dituntut 10 Tahun Penjara

    AMBON (EKSPOSnews): Rusli Masud alias Abang Nyong (62), residivis kasus pencabulan di Pulau Banda, Kabupaten Maluku Tengah kembali dituntut jaksa penuntut umum Kacabjari Ambon di Banda Naira selama 10

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99