Senin, 20 Mei 2019

Ribuan Bandar Narkoba Ditahan di Lapas Riau

Oleh: marsot
Jumat, 05 Apr 2019 10:27
BAGIKAN:
istimewa.
Ditahan.
PEKANBARU (EKSPOSnews): Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Riau menyatakan sebanyak 4.046 bandar narkoba menghuni lembaga pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) di seluruh wilayah tersebut.

Kepala Kanwil Kemenkumham Riau M Diah kepada Antara di Pekanbaru, mengatakan angka itu diperoleh berdasarkan rekapitulasi jumlah penghuni tindak pidana khusus di jajaran unit pelaksana teknis pemasyarakatan hingga pekan ini.

"Ada 4.046 bandar narkoba yang saat ini kita tahan. Paling banyak di Lapas Kelas IIA Bengkalis mencapai 1.021 orang," katanya, Jumat 5 April 2019.

Bengkalis selama ini dikenal sebagai salah satu pintu favorit jalur penyelundupan gelap narkoba. Para penyelundup memanfaatkan pelabuhan tikus di kabupaten yang berada di pesisir Riau dan berbatasan langsung dengan jalur pelayaran internasional Selat Malaka tersebut.

Diah tidak memungkiri perang melawan peredaran barang haram oleh Polisi dan Badan Narkotika Nasional (BNN) setempat berbanding lurus dengan jumlah tahanan para bandar narkoba di wilayahnya.

Selain Bengkalis, ratusan bandar narkoba juga mendekam dibalik jeruji sejumlah daerah pesisir Riau lainnya. Di Dumai, dia mengatakan terdapat 486 bandar narkoba ditahan di Lapas Kelas IIB Dumai.

Selanjutnya 249 di Cabang Rutan Bagan Siapi-Api Rokan Hilir, 367 Lapas Klas IIA Tembilahan, 180 di Rutan Klas IIB Siak Sri Indrapura, 128 di Cabang Rutan Selat Panjang, serta 612 di Lapas Kelas II B Bangkinang.

Lebih jauh, Diah mengatakan jika jumlah bandar yang ditahan ternyata jauh lebih banyak dibanding dengan penyelahguna. "Kalau untuk pengguna sampai hari ini 2.662 orang. Paling banyak ditahan di Peanbaru, 1.112 orang," ujarnya.

Secara umum, Diah mengatakan total terdpat 12.078 tahanan yang menjalani hukuman di 15 Lapas dan Rutan seluruh Riau. Sementara itu, dari angka tersebut 60 persen diantaranya merupakan tahanan bandar, pengedar serta penyalahguna narkoba. "Paling tinggi kasus narkoba di Riau," jelasnya.

Untuk itu, dia mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan segera melokalisir dan memisahkan antara tahanan pidana umum dengan mereka yang terlibat kasus narkoba. Dia menjelaskan saat ini pemerintah telah membangun satu Lapas khusus untuk narkoba, yang kini masih dalam tahap pembangunan dan peningkatan kapasitas organisasi.

"Kami sudah bangun satu Lapas khusus untuk narkoba. Di Rumbai (Pekanbaru). Gedung sudah selesai dan berlanjut tingkatan kapasitas. Tinggal tunggu organisasinya, dalam waktu dekat turun dari MenPAN," jelasnya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Oknum Polisi Bandar Narkoba Divonis 12 Tahun Penjara

    BATURAJA (EKSPOSnews): Oknum anggota kepolisian Polres Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan nonaktif Aiptu Budi Risfayanda yang menjadi bandar narkotika divonis 12 tahun penjara oleh mejelis Hakim Peng

  • 3 bulan lalu

    Mengungkap Jaringan Bandar Besar Narkoba

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Operasi gabungan Polda Metro Jaya, Polda Sumsel dan Polresta Palembang berhasil mengungkap jaringan bandar besar narkoba yang memiliki 50 kg sabu-sabu dan 65 ribu butir pil eks

  • 9 bulan lalu

    Polres Langkat Ringkus Bandar Narkotika

    STABAT (EKSPOSnews): Anggota Polres Langkat, Sumatera Utara, meringkus bandar narkotika Pangkalan Susu beserta barang bukti berupa sabu-sabu.Pelaku yang diringkus polisi itu berinisial MS alias Kona (

  • 10 bulan lalu

    Polisi Lumpuhkan Bandar Narkoba di Simalungun

    SIMALUNGUN (EKSPOSnews): Personel kepolisian menghentikan upaya melarikan diri tersangka bandar sabu-sabu di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, BD (37) dengan menembak kakinya."Tersangka mencoba ka

  • 12 bulan lalu

    Polisi Ringkus Bandar Narkoba di Langkat

    STABAT (EKSPOSnews): Aparat Kepolisian Tanjungpura Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, meringkus bandar narkotika jenis sabu-sabu dengan barang bukti enam paket siap edar dan timbangan elektrik.Hal itu

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99