Selasa, 16 Jul 2019

Pungli Berjalan Mulus karena Direstui Atasan

Sabtu, 22 Okt 2016 05:07
BAGIKAN:
istimewa
Demo pungli (ilustrasi).

MEDAN (EKSPOSnews): Pungutan liar bisa berjalan mulus karena atasan mendapat bagian atau setoran dari anak buah. Malah sebagian atasan menciptakan aturan agar bisa mengenakan pungutan pada masyarakat.

Contohnya, leges disebuah instansi pemerintah sengaja dibatasi waktunya (berlaku 3-6 bulan) dan lembar yang dileges juga dibatasi maksimal lima buah.

Hal ini bisa terjadi karena diciptakan dan direstui atasan."Leges saat ini sudah menjadi sarang pungli disetiap instansi pemerintah."

Demikian juga pungutan liar di Dinas Perhubungan Sumut yang sudah menjadi rahasia umum. Setiap timbangan menjadi sarang pungli yang memberatkan bagi sopir truk yang membawa muatan.

Petugas Satuan Reskrim Polrestabes Medan menangkap tiga pelaku pungutan liar oknum petugas Dinas Perhubungan Sumatera Utara, Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB)/Jembatan Timbang Desa Bandar Baru Kecamatan Sibolangit, dan mampu meraup Rp500 juta per bulan.

"Didapat dari praktik pungutan liar (Pungli) itu, ditaksir mencapai Rp500 juta," kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihanto, Jumat 21 Oktober 2016.

Hal tersebut diketahui, menurut dia, berdasarkan pengakuan ketiga tersangka pungli, yakni EP (54) warga Kelurahan Padang Bulang Selayang II, PH (56) warga Desa Sambirejo Kecamatan Percut Sei Tuan, dan HBS (48) warga Medan.

"Setiap hari mendapat uang Rp12 juta hingga Rp15 juta per hari dan per bulan mencapai Rp300 juta hingga Rp500 juta," ucap Kombes Pol Mardiaz; Ia menjelaskan, uang ratusan juta rupiah itu akan dibagi-bagikan dari bawahan hingga mengalir ke atas.

Uang pungli tersebut juga mengalir ke Kepala Timbangan Sibolangit dan Wakil Kepala Timbangan.

Berdasarkan pengakuan tersangka tersebut, polisi akan memanggil Kepala dan Wakil Kepala Timbangan.

"Kita rencananya akan segera memeriksa pimpinan di Jembatan Timbangan Sibolangit," kata Kapolrestabes Medan.

Salah satu cara menghapus pungli adalah menghapus persyaratan leges dalam setiap urusan. Cukup menunjukkan aslinya saja.(em)


  Berita Terkait
  komentar Pembaca

Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

RSS

Kontak

vipqiuqiu99 vipqiuqiu99