Minggu, 25 Jun 2017

Prajurit Pemakai Narkoba Tak Diberikan Pengampunan

Oleh: Alex
Kamis, 09 Mar 2017 19:16
BAGIKAN:
istimewa
Prajurit TNI.
MEDAN (EKSPOSnews): Pangdam I/BB Mayjen TNI Cucu Somantri mengatakan, tidak ada istilah pilih kasih kepada prajurit TNI AD yang terlibat narkoba, dan pasti akan diberikan sanksi tegas berupa pemecatan dari kesatuan dinas militer.

"Prajurit pemakai dan pengguna narkoba itu, tidak ada diberikan pengampunan dan rehabilitasi terhadap mereka, karena hal tersebut adalah pelanggaran berat," kata Pangdam I/BB Mayjen TNI Cucu Somantri, di Makodam I/BB, Medan, Kamis 9 Maret 2017.

Hal tersebut dikatakannya, usai apel luar biasa dan serah terima jabatan Pangdam I/BB dari Mayjen TNI Lodewyk Pusung kepada pejabat yang baru Mayjen TNI Cucu Somantri.

Pangdam mengatakan, oknum prajurit narkoba, bukan hanya mencoreng nama baik TNI AD, tetapi juga merusak moral mereka di tengah -tengah masyarakat.

Sehubungan dengan itu, jelasnya, prajurit yang narkoba dan melanggar hukum itu, harus diberhentikan.

Kodam I/BB sudah cukup banyak memberhentikan prajurit terbukti narkoba, karena hal itu merupakan peraturan di lingkungan TNI AD, dan harus dilaksanakan secara tegas.

"Saya juga baru-baru ini membaca di media massa, adanya prajurit di Kodam I/BB yang dipecat secara tidak hormat, karena terbukti pengguna narkoba," ucap mantan Kepala Staf Kostrad itu.

Somantri menambahkan, sebagai prajurit TNI AD yang baik dan loyalitas tinggi terhadap pimpinan, mereka tetap menjalankan tugas secara benar dan tidak membuat masalah, seperti pemakai narkoba.

Namun, jika ada oknum TNI AD yang sengaja menggunakan narkoba itu, berarti mereka bukan seorang prajurit yang baik dan harus diberhentikan.

"Jadi, Kodam I/BB tetap komit, dalam memberantas peredaran narkoba yang membahayakan negara, dan menindak tegas prajurit TNI AD yang coba bermain terhadap barang haram itu," kata mantan Kasdam I/BB.

Sebelumnya, Kodam I/BB memberhentikan tidak hormat 21 prajurit dari Dinas Keprajuritan TNI AD dalam suatu upacara militer, dipusatkan di Lapangan Benteng, Medan, Jumat.

Sebanyak 21 prajurit yang dipecat itu, terdiri dari tiga orang perwira pertama, tujuh orang bintara, dan 11 orang tamtama.

Kegiatan tersebut, merupakan wujud nyata dan keseriusan pimpinan TNI AD dan Kodam I/BB dalam menegakkan hukum secara tegas, konsekuen dan tanpa pandang bulu.

Hal itu berlaku untuk semua tingkat dan semua pangkat, karena kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika dan desersi adalah perbuatan yang merusak citra prajurit, institusi TNI AD serta masa depan bangsa.

Tindakan tersebut diberikan agar dapat memberi efek jera kepada prajurit bersangkutan dan menjadi pelajaran bagi seluruh prajurit, serta PNS Kodam I/BB, sehingga akan berpikir panjang apabila hendak melakukan pelanggaran.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  komentar Pembaca

Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

RSS

Kontak