Minggu, 24 Jun 2018

Polisi Tangkap Pemodal Pembuatan Uang Palsu

Oleh: marsot
Sabtu, 17 Mar 2018 08:29
BAGIKAN:
istimewa.
Uang.
JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri menangkap pemodal pembuatan uang palsu yang berlatar belakang sebagai pengembang rumah.

"Tersangka SY yang merupakan pemodal pembuatan uang palsu adalah pengembang rumah kampung," kata Kepala Subdit Uang Palsu Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Kombes Pol Wisnu Hermawan di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat 16 Maret 2018.

Menurut dia, dari pekerjaannya sebagai pengembang rumah, SY menggelontorkan dana Rp50 juta kepada tersangka Ng alias A dan SP alias R untuk membuat uang rupiah palsu pecahan Rp100 ribu emisi 2016.

Dalam kasus ini, selain menangkap SY, penyidik juga menangkap lima tersangka lainnya. Penyidik sudah mengintai sindikat Jakarta-Jawa Barat ini selama satu bulan.

Menurut Wisnu, sindikat ini belum sempat mengedarkan uang palsu yang diproduksinya karena langsung ditangkap polisi. "Ini (uang palsu) kualitasnya sangat jelek," ungkapnya.

Kelompok ini juga diketahui telah enam bulan menekuni usaha pembuatan uang palsu.

Penangkapan keenam tersangka berawal pada 13 Maret 2018 saat penyidik menyamar sebagai calon pembeli hendak bertransaksi uang palsu dengan pelaku di parkiran Pasar Bintara, Jakarta Timur.

Usai bertransaksi, penyidik langsung menangkap tersangka Ng alias A (40) dan SR (37). Dalam penangkapan Ng dan SR, penyidik menyita barang bukti uang palsu Rp100 ribu sebanyak 1.000 lembar.

Ng alias A merupakan warga Purbalingga, Jawa Tengah. Ia berperan dalam berbelanja alat cetak uang palsu dan mengedarkan uang palsu. SR juga merupakan warga Purbalingga, perannya bersama-sama Ng mengedarkan uang palsu.

Kemudian penyidik mengembangkan kasus dan menemukan bahwa pencetak uang palsu adalah SP alias R (36) yang sedang berada di kontrakan SR. "Kemudian tim menangkap SP alias R," paparnya.

Tersangka SP alias R merupakan warga Malang, Jawa Timur, perannya mencetak uang palsu.

Tim bergerak ke Citayam, Depok dan menangkap tersangka U alias J (46) dan SY (34).

U alias J, warga Tangsel, Banten, perannya membantu SP alias R mencetak uang palsu. Sementara SY, warga Bojonggede, Bogor, perannya sebagai pemodal.

Selanjutnya penyidik menangkap AS (22) di Parung, Bogor. AS merupakan warga Tangsel, Banten, perannya membantu SP alias R mencetak uang palsu.

Dalam kasus ini, penyidik menyita uang palsu pecahan Rp100 ribu emisi 2014 sebanyak 1.000 lembar, ponsel, "laptop" (komputer jinjing), sepeda motor dan mesin printer.

Atas perbuatannya keenam tersangka dijerat dengan Pasal 36 Ayat 1, Ayat 2, Ayat 3 dan Pasal 37 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2011 Tentang Mata Uang jo 55 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    Pelaku Pencabulan Ditangkap Polisi

    BANJARMASIN (EKSPOSnews): Polsekta Banjarmasin Selatan berhasil menangkap pelaku yang diduga melakukan pencabulan dengan korban masih di bawah umur."Pelaku ditangkap pada Selasa (19/6) di Jalan Kelaya

  • 3 hari lalu

    Polisi Amankan Remaja Pelaku Tindak Asusila

    REJANG LEBONG (EKSPOSnews): Polisi Resor Rejang Lebong, Polda Bengkulu, mengamankan seorang remaja tersangka pelaku tindak pidana seksual terhadap anak di bawah umur di wilayah itu.Kapolres Rejang Leb

  • 7 hari lalu

    Polisi Amankan Pria Cabul

    LHOKSUKON (EKSPOSnews): Polisi berhasil menangkap seorang pria sudah beristri yang melakukan pencabulan terhadap gadis dibawah umur, di Aceh Utara.Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkyan Milyardin melalu

  • 7 hari lalu

    Polisi Tembak Mati Pembunuh Supir Grab

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Tim Reserse Kejahatan dan Kekerasan Polda Sumatera Selatan menembak mati satu dari tiga pembunuh dan perampok sopir taksi daring Grab Aji Saputra pada Rabu (13/6) malam.Keberha

  • satu minggu lalu

    Polisi Amankan 110 Orang Terduga Teroris

    BOGOR (EKSPOSnews): Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan pihaknya sudah menangkap total 110 orang terduga terkait terorisme."Mengenai penanganan terorisme ada yang ditangkap di Jawa Timur

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99