Jumat, 18 Jan 2019

Polisi Tangkap Pelaku Ujaran Kebencian di Aceh

Oleh: alex
Rabu, 16 Mei 2018 06:35
BAGIKAN:
istimewa.
Tangkap.
BANDA ACEH (EKSPOSnews): Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh menangkap dan mengamankan seorang pelaku ujaran kebencian mengandung suku agama dan ras (SARA) yang disampaikan melalui media sosial.

Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Misbahul Munauwar di Banda Aceh,  mengatakan, pelaku seorang ibu rumah tangga berinisial WF. Pelaku kelahiran Surabaya, Jawa Timur, pada 1981.

"Pelaku beralamat di Gampong Lam Ara, Kecamatan Banda Raya, Kota Banda Aceh. Pelaku diamankan Senin (14/5) sekitar pukul 11.45 WIB," kata Kombes Pol Misbahul Munauwar, Selasa 15 Mei 2018.

Perwira menengah Polri itu menyebutkan, penangkapan pelaku WF berawal dari kiriman informasi terkait kerusuhan di Rutan Mako Brimob melalui media sosial Facebook pada 13 Mei 2018 sekitar pukul 09.00 WIB.

"Informasi tersebut milik orang lain. Kemudian, pelaku WF membagikan informasi tersebut melalui akun Facebook miliknya. Kiriman informasi tersebut terkait dengan rusuhnya Rutan Mako Brimob," kata dia.

Kemudian, sebut Kombes Pol Misbahul Munauwar, dalam postingan atau kiriman informasi tersebut terdapat komentar dari teman Facebook terduga dengan inisial LFY.

Komentar tersebut dengan kalimat "_iya mbak, ini barusan ada bom di gereja santa maria, ngagel sby mbak_". Selanjutnya terduga pelaku SARA WF membalas komentar tersebut, "ya say.. memang halal darah orang kafir say..," Kombes Pol Misbahul menyebutkan, perbuatan pelaku WF melanggar Pasal 45A Ayat (2) juncto Pasal 28 Ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik.

"Bersama pelaku, turut diamankan barang bukti berupa satu unit telepon genggam merek OPPO F1s serta kartu seluler yang digunakannya. Pelaku dan barang bukti diamankan di Mapolda Aceh guna pemeriksaan lebih lanjut," kata Kombes Pol Misbahul Munauwar.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 20 jam lalu

    Mengembangkan Wisata Halal di Aceh

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh Amiruddin menyatakan pengembangan wisata halal di provinsi setempat merupakan tanggungjawab semua pihak dan instans

  • 3 hari lalu

    Permintaan Paspor di Aceh Meningkat karena Harga Tiket Pesawat Domestik Mahal

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Kantor Imigrasi Kelas I Banda Aceh menyatakan permohonan paspor sejak awal Januari 2019 meningkat drastis menyusul kenaikan harga tiket pesawat domestik."Berdasarkan hasil waw

  • 3 hari lalu

    Sidang Kasus Sabu-Sabu di Aceh Ditunda

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Sidang perkara narkoba dengan barang bukti 50 kilogram sabu-sabu yang melibatkan lima terdakwa ditunda hingga 28 Januari atau dua pekan ke depan.Kadri Sufi, penasihat hukum ke

  • 6 hari lalu

    Polisi Cari Pelaku Teror Pimpinan KPK

    JAKARTA (EKSPOSnews): Polisi mencari pelaku teror bom palsu di kediaman Ketua KPK Agus Rahardjo pada Rabu (9/1) pagi dengan sidik jari yang ditemukan di bom palsu tersebut."Dari Inafis coba akan menda

  • satu minggu lalu

    Korupsi di Aceh Semakin Menggila?

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), lembaga swadaya masyarakat yang fokus di bidang anggaran dan korupsi, mencatat kerugian negara akibat tindak pidana korupsi di Aceh sepanj

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99