Selasa, 20 Nov 2018

Polisi Tangkap Kepala Desa Pemeras Urusan Sertifikat

Oleh: marsot
Minggu, 15 Apr 2018 04:46
BAGIKAN:
istimewa.
Borgol.
STABAT (EKSPOSnews): Aparat satuan pidana umum Kepolisian Resor Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menangkap tersangka kepala desa pelaku pemerasan dan pemaksaan dengan ancaman pengurusan sertifikat tanah di Desa Telaga Jernih Kecamatan Secanggang.

Hal itu disampaikan Kepala Kepolisian Resor Langkat AKBP Dede Rojudin melalui Kepala Satuan Reserse dan Kriminal AKP Firdaus, di Stabat, Sabtu 14 April 2018.

Firdaus menjelaskan penangkapan itu berdasarkan laporan polisi Nomor : LP/71/II/2018/SU/LKT, tertanggal 5 Februari 2018.

Adapun oknum kepala desa Telaga Jernih Kecamatan Secanggang yang diamankan polisi itu berinisial SUk (43), sebelumnya juga polisi sudah memeriksa beberapa saksi termasuk mengamankan tiga kepala dusun dalam kasus yang sama.

Firdaus menyampaikan pada bulan September 2017 ada program pemerintah pengurusan tanah secara Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) secara gratis. Namun oleh pihak kepala desa beserta kepala dusun meminta pengurusan biaya pembuatan sertifikat tanah tersebut Rp600.000 bagi yang memiliki alas hak dan Rp850.000 yang tidak memiliki alas hak.

"Dimana apabila masyarakat tidak membayar maka sertifikat yang telah siap diurus tidak akan diberikan, sehingga masyarakat merasa keberatan hingga melaporkannya kepada polisi," katanya.

Kini tersangka sudah kita amankan untuk pengembangan penyidikan lebih lanjut dan saat ini sudah berada di Mapolres Langkat.

Sebelumnya juga polisi sudah mengamankan tiga kepala dusun yang terlibat dalam kasus tersebut berinisial SUM (40), SW (34), ARI (42) warga Desa Telaga Jernih Kecamatan Secanggang dalam kasus yang sama.

Penangkapan terhadap ketiganya berdasarkan laporan warga korban Heriadi (38) warga Dusun N Desa Telaga Jernih yang merasa dirugikan dalam pembuatan sertifikat karena pada bulan November Presiden Republik Indonesia mengunjungi Langkat menyatakan pengurusan sertifikat tanah gratis.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    Polisi Sita Istagram Ahmad Dhani

    SURABAYA (EKSPOSnews): Penyidik Subdit V Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur menyita akun Instagram @ahmaddhaniprast milik politikus Partai Gerindra Ahmad Dhani P

  • 3 hari lalu

    Polisi Selandia Baru Sita Kokain

    WELLINGTON (EKSPOSnews): Kepolisian Selandia Baru dan para pejabat bea cukai pada Jumat menyita 190 kg kokaina senilai 36 juta dolar Selandia Baru (lebih Rp358 miliar) yang tiba di Auckland dan disemb

  • 4 hari lalu

    Polisi Amankan Penjual Kakatua Jambul Kuning dan Nuri

    MEDAN (KICAU): Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan meringkus pelaku jual beli satwa yang dilindungi jenis burung kakatua jambul kuning dan nuri, di kawasan Jalan Bintang, Kelurahan Pusat Pasar.K

  • 5 hari lalu

    Polisi Gagalkan Penyelundupan Kepiting ke Malaysia

    PONTIANAK (EKSPOSnews): Direktorat Polisi Perairan Polda Kalimantan Barat menggagalkan upaya penyelundupan sebanyak 2.609 ekor kepiting sedang bertelur ke Sarawak, Malaysia."Upaya penggagalan penyelun

  • 2 minggu lalu

    Oknum Polisi Diduga Terlibat Penculikan

    MEDAN (EKSPOSnews): Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, telah menetapkan enam orang tersangka pelaku peculikan dan penganiayaan terhadap tiga orang warga masyarakat."Sedangkan seora

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99