Sabtu, 19 Jan 2019

Polisi Tangkap Isteri Pertama Anggota DPRD Bali

Oleh: alex
Selasa, 07 Nov 2017 11:13
BAGIKAN:
istimewa.
Polisi.
DENPASAR (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Kota Denpasar menangkap Dewi Ratna, istri pertama Wakil Ketua DPRD Bali Jero Gede Komang Swastika yang juga menjadi buronan dalam kasus narkoba setelah kabur saat kediamannya digerebek petugas kepolisian pada Jumat (3/11).

"Sekarang dalam proses penyelidikan dan ini juga masih dalam proses pengembangan," kata Kepala Polda Bali Inspektur Jenderal Petrus Golose ketika memberikan pengarahan kepada kepala desa seluruh Bali di Denpasar, Selasa 7 November 2017.

Menurut Golose, Dewi Ratna ditangkap seorang diri pada Senin (6/11) malam tanpa ada perlawanan.

Namun jenderal bintang dua itu enggan membeberkan proses penangkapan Dewi Ratna termasuk tempat dan waktu dengan alasan masih mengejar sang suami yang merupakan Wakil Ketua DPRD Bali Jero Gede Komang Swastika yang hingga kini masih buron.

Polresta Denpasar sebelumnya memasukkan Dewi Ratna dalam daftar pencarian orang (DPO) bersama sang suami yang merupakan politisi Partai Gerindra dan Wayan Suandana alias Wayan Kembar kakak dari Jero Gede Komang Swastika.

Kasus narkoba yang diduga melibatkan wakil rakyat DPRD Provinsi Bali itu terungkap setelah Satuan Reserse Narkoba Polresta Denpasar menangkap enam orang tersangka yang menjadi pengedar narkoba jenis sabu-sabu di kediaman anggota dewan itu di Jalan Pulau Batanta Nomor 70 Denpasar pada Jumat (3/11) sekitar pukul 23.00 Wita.

Kepala Polresta Denpasar Komisaris Besar Hadi Purnomo sebelumnya mengatakan total barang bukti yang disita polisi saat penggerebekan itu mencapai 22,52 gram sabu-sabu, 15 gram di antaranya ditemukan di kamar utama di lantai dua milik Jero Gede Komang Swastika.

Selain narkoba, polisi juga menemukan senjata api jenis baret, senjata "softgun", senjata tajam, alat hisap narkoba, buku tabungan, buku catatan diduga terkait penjualan narkoba, peluru senjata api dan kamera pengawas atau CCTV.

Selain menjerat pasal narkoba, polisi juga menjerat anggota dewan itu dengan Undang-Undang Darurat tahun 1951 terkait kepemilikan senjata api ilegal dengan ancaman hukuman keduanya mencapai sekitar 20 tahun penjara.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 5 jam lalu

    Polisi Tangkap Germo Artis

    SURABAYA (EKSPOSnews): Kepolisian Daerah Jawa Timur kembali menangkap dan menetapkan seorang tersangka germo berinisial W yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus pelacuran

  • 7 hari lalu

    Polisi Cari Pelaku Teror Pimpinan KPK

    JAKARTA (EKSPOSnews): Polisi mencari pelaku teror bom palsu di kediaman Ketua KPK Agus Rahardjo pada Rabu (9/1) pagi dengan sidik jari yang ditemukan di bom palsu tersebut."Dari Inafis coba akan menda

  • 3 minggu lalu

    33 Anggota Polisi Dipecat

    BANDARLAMPUNG (EKSPOSnews): Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto mengatakan selama 2018, sebanyak 33 anggota polisi di Lampung dikenakan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) alias dipe

  • satu bulan lalu

    Tim Bentukan Pemkab Nduga Tak Dikawal Polisi dan TNI

    WAMENA (EKSPOSnews):Aparat kepolisian dan TNI mempersilahkan tim bentukan Pemerintah Kabupaten Nduga, Papua, bekerja di lapangan yakni di lokasi pembunuhan para pekerja konstruksi di Distrik Yall, tan

  • satu bulan lalu

    Polisi Sita Ribuan Hektare Kebun Sawit

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Kepolisian Daerah Aceh melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum menyita ribuan hektare lahan perkebunan milik PT Delima Makmur di Kabupaten Aceh Singkil.Kepala Bidang Humas Po

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99