Rabu, 24 Jan 2018

Polisi Tangkap Isteri Pertama Anggota DPRD Bali

Oleh: alex
Selasa, 07 Nov 2017 11:13
BAGIKAN:
istimewa.
Polisi.
DENPASAR (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Kota Denpasar menangkap Dewi Ratna, istri pertama Wakil Ketua DPRD Bali Jero Gede Komang Swastika yang juga menjadi buronan dalam kasus narkoba setelah kabur saat kediamannya digerebek petugas kepolisian pada Jumat (3/11).

"Sekarang dalam proses penyelidikan dan ini juga masih dalam proses pengembangan," kata Kepala Polda Bali Inspektur Jenderal Petrus Golose ketika memberikan pengarahan kepada kepala desa seluruh Bali di Denpasar, Selasa 7 November 2017.

Menurut Golose, Dewi Ratna ditangkap seorang diri pada Senin (6/11) malam tanpa ada perlawanan.

Namun jenderal bintang dua itu enggan membeberkan proses penangkapan Dewi Ratna termasuk tempat dan waktu dengan alasan masih mengejar sang suami yang merupakan Wakil Ketua DPRD Bali Jero Gede Komang Swastika yang hingga kini masih buron.

Polresta Denpasar sebelumnya memasukkan Dewi Ratna dalam daftar pencarian orang (DPO) bersama sang suami yang merupakan politisi Partai Gerindra dan Wayan Suandana alias Wayan Kembar kakak dari Jero Gede Komang Swastika.

Kasus narkoba yang diduga melibatkan wakil rakyat DPRD Provinsi Bali itu terungkap setelah Satuan Reserse Narkoba Polresta Denpasar menangkap enam orang tersangka yang menjadi pengedar narkoba jenis sabu-sabu di kediaman anggota dewan itu di Jalan Pulau Batanta Nomor 70 Denpasar pada Jumat (3/11) sekitar pukul 23.00 Wita.

Kepala Polresta Denpasar Komisaris Besar Hadi Purnomo sebelumnya mengatakan total barang bukti yang disita polisi saat penggerebekan itu mencapai 22,52 gram sabu-sabu, 15 gram di antaranya ditemukan di kamar utama di lantai dua milik Jero Gede Komang Swastika.

Selain narkoba, polisi juga menemukan senjata api jenis baret, senjata "softgun", senjata tajam, alat hisap narkoba, buku tabungan, buku catatan diduga terkait penjualan narkoba, peluru senjata api dan kamera pengawas atau CCTV.

Selain menjerat pasal narkoba, polisi juga menjerat anggota dewan itu dengan Undang-Undang Darurat tahun 1951 terkait kepemilikan senjata api ilegal dengan ancaman hukuman keduanya mencapai sekitar 20 tahun penjara.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Seorang Polisi Tewas Dibunuh

    SEMARANG (EKSPOSnews): Seorang polisi di Semarang, Jawa Tengah, diduga tewas dibunuh di Jalan Arteri Yos Sudarso Kota Semarang, pada Sabtu dini hari.Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji

  • 4 hari lalu

    Polisi Tangkap Penyebar Video Konten Porno ke Media Sosial

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Provinsi Riau menangkap seorang pria penyebar konten video porno ke media sosial "facebook"."Tersangka dijerat dengan U

  • 5 hari lalu

    Polisi Tembak Mati Perampok di Simalungun

    SIMALUNGUN (EKSPOSnews): Kepolisian Resor (Polres) Simalungun, Sumatera Utara menembak mati perampok bersenjata api (senpi) yang merupakan residivis."Pelaku mencoba melawan dengan mengarahkan senjata

  • 6 hari lalu

    Polisi Akan Periksa Sandiaga Salahuddin Uno

    JAKARTA (EKSPOSnews): Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno akan memenuhi panggilan penyidik Kepolisian Daerah Metro Jaya pada hari Kamis (18/1) sebagai saksi terlapor terkait dugaan pen

  • 6 hari lalu

    Polisi Periksa Ustaz Zulkifli Muhammad Ali

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri memanggil ustaz Zulkifli Muhammad Ali untuk diperiksa sebagai tersangka kasus ujaran kebencian serta suku agama ras dan an

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99