Rabu, 16 Jan 2019

Polisi Sita Ribuan Hektare Kebun Sawit

Oleh: alex
Jumat, 07 Des 2018 04:17
BAGIKAN:
marsot
Kebun sawit.
BANDA ACEH (EKSPOSnews): Kepolisian Daerah Aceh melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum menyita ribuan hektare lahan perkebunan milik PT Delima Makmur di Kabupaten Aceh Singkil.

Kepala Bidang Humas Polda Aceh AKBP Ery Apriyono di Banda Aceh, mengatakan, luas lahan yang disita mencapai 2.576 hektare terkait perkara penyerobotan tanah negara.

"Penyitaan lahan ini berdasarkan uraian penyidik tentang perkara penyerobotan lahan negara yang dilakukan PT Delima Makmur," kata AKBP Ery Apriyono, Kamis 6 Desember 2018.

Ribuan hektare lahan yang disita tersebut berada di kawasan Gampong Telaga Bakti, Kecamatan Singkil Utara serta Gampong Biskang, Situbuh-tubuh dan Situban Makmur, Kecamatan Danau Paris, Aceh Singkil.

Penyitaan lahan tersebut sesuai penetapan dikeluarkan Pengadilan Negeri Singkil tertanggal 27 November 2018. Penetapan penyitaan ditandatangani Wakil Ketua Pengadilan Negeri Singkil Asraruddin Anwar.

"Berdasarkan penetapan pengadilan tersebut, lahan perkebunan milik PT Delima Makmur disita sebagai barang bukti dari tersangka yang sudah ditetapkan oleh para penyidik Polda Aceh. Tersangka, yakni sejumlah direktur atau pejabat di perusahaan tersebut," ujar Ery.

Sementara itu, Kapolda Aceh Irjen Pol Rio S Djambak melalui Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Pol Agus Sarjito mengatakan, kasus penyerobotan lahan melibatkan PT Delima Makmur dilaporkan pada April 2018. "Berkas perkara penyerobotan lahan negara ini telah dilimpahkan ke jaksa pada 13 November lalu. Kemudian, didapatkan surat penetapan izin penyitaan atas areal tanah seluas 2.576 hektare dari PN Singkil," kata Agus.

Tim penyidik, katanya, akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, di antaranya dari Dinas Lingkungan Kehutanan dan Lingkungan Hidup serta dari pihak Dinas Pajak dan Pendapatan.

"Termasuk tiga tersangka yang sudah ditetapkan akan diperiksa. Ketiga tersangka yakni para direktur PT Delima Makmur atas nama Albert Purba, Meinarko dan Joefly," tambahn Agus Sarjito.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Polisi Cari Pelaku Teror Pimpinan KPK

    JAKARTA (EKSPOSnews): Polisi mencari pelaku teror bom palsu di kediaman Ketua KPK Agus Rahardjo pada Rabu (9/1) pagi dengan sidik jari yang ditemukan di bom palsu tersebut."Dari Inafis coba akan menda

  • 3 minggu lalu

    33 Anggota Polisi Dipecat

    BANDARLAMPUNG (EKSPOSnews): Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto mengatakan selama 2018, sebanyak 33 anggota polisi di Lampung dikenakan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) alias dipe

  • satu bulan lalu

    Tim Bentukan Pemkab Nduga Tak Dikawal Polisi dan TNI

    WAMENA (EKSPOSnews):Aparat kepolisian dan TNI mempersilahkan tim bentukan Pemerintah Kabupaten Nduga, Papua, bekerja di lapangan yakni di lokasi pembunuhan para pekerja konstruksi di Distrik Yall, tan

  • 2 bulan lalu

    Polisi Ungkap Pelecehan Terhadap Anak Dibawah Umur

    SOLO (EKSPOSnews): Polisi mengungkap kasus pelecehan terhadap anak di bawah umur dengan menangkap Supriyanto (34) warga Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah, yang saat ini ditahan di Polsek Laweyan Polres Kot

  • 2 bulan lalu

    Polisi Didesak Ungkap Asal Usul Pengembalian Dana Kemah

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Polda Metro Jaya didesak mengungkap sumber pengembalian dana Kemah dan Apel Pemuda Islam Indonesia sebesar Rp2 miliar dari panitia Pemuda Muhammadiyah kepada Kementerian

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99