Sabtu, 23 Mar 2019

Polisi Sita Ribuan Hektare Kebun Sawit

Oleh: alex
Jumat, 07 Des 2018 04:17
BAGIKAN:
marsot
Kebun sawit.
BANDA ACEH (EKSPOSnews): Kepolisian Daerah Aceh melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum menyita ribuan hektare lahan perkebunan milik PT Delima Makmur di Kabupaten Aceh Singkil.

Kepala Bidang Humas Polda Aceh AKBP Ery Apriyono di Banda Aceh, mengatakan, luas lahan yang disita mencapai 2.576 hektare terkait perkara penyerobotan tanah negara.

"Penyitaan lahan ini berdasarkan uraian penyidik tentang perkara penyerobotan lahan negara yang dilakukan PT Delima Makmur," kata AKBP Ery Apriyono, Kamis 6 Desember 2018.

Ribuan hektare lahan yang disita tersebut berada di kawasan Gampong Telaga Bakti, Kecamatan Singkil Utara serta Gampong Biskang, Situbuh-tubuh dan Situban Makmur, Kecamatan Danau Paris, Aceh Singkil.

Penyitaan lahan tersebut sesuai penetapan dikeluarkan Pengadilan Negeri Singkil tertanggal 27 November 2018. Penetapan penyitaan ditandatangani Wakil Ketua Pengadilan Negeri Singkil Asraruddin Anwar.

"Berdasarkan penetapan pengadilan tersebut, lahan perkebunan milik PT Delima Makmur disita sebagai barang bukti dari tersangka yang sudah ditetapkan oleh para penyidik Polda Aceh. Tersangka, yakni sejumlah direktur atau pejabat di perusahaan tersebut," ujar Ery.

Sementara itu, Kapolda Aceh Irjen Pol Rio S Djambak melalui Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Pol Agus Sarjito mengatakan, kasus penyerobotan lahan melibatkan PT Delima Makmur dilaporkan pada April 2018. "Berkas perkara penyerobotan lahan negara ini telah dilimpahkan ke jaksa pada 13 November lalu. Kemudian, didapatkan surat penetapan izin penyitaan atas areal tanah seluas 2.576 hektare dari PN Singkil," kata Agus.

Tim penyidik, katanya, akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, di antaranya dari Dinas Lingkungan Kehutanan dan Lingkungan Hidup serta dari pihak Dinas Pajak dan Pendapatan.

"Termasuk tiga tersangka yang sudah ditetapkan akan diperiksa. Ketiga tersangka yakni para direktur PT Delima Makmur atas nama Albert Purba, Meinarko dan Joefly," tambahn Agus Sarjito.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Kepolisian Ungkap Perampokan Bidan Desa

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Kepolisian daerah Sumatera Selatan berhasil mengungkap kasus dugaan perampokan dan pelecehan seksual bidan Desa Muara Dua, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir yang sempat

  • 5 hari lalu

    Gaji Polisi Naik

    JAKARTA (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo pada 13 Maret 2019 telah menandatatangani Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Belas Atas Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2001

  • satu minggu lalu

    Polisi Evakuasi Warga Pasca Ledakan Bom

    SIBOLGA (EKSPOSnews): Polisi langsung melakukan evakuasi kepada warga yang masih berada di sekitar lokasi pasca kembali meledaknya bom dari rumah terduga teroris di Jalan KH Ahmad Dahlan, Gang Sekuntu

  • satu minggu lalu

    Polisi Tembak Mati Pembawa 11 Kilogram Sabu-Sabu

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Tim Opsnal Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Aceh menembak mati seorang terduga pembawa 11 kilogram narkoba jenis sabu-sabu karena berusaha melarikan diri saat hendak ditangkap di

  • satu minggu lalu

    3 Terduga Teroris Sibolga Sudah Diamankan Densus 88

    MEDAN (EKSPOSnews): Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan tiga orang terduga teroris di Sibolga telah diamankan oleh Tim Densus 88 mabes Polri."Ketiganya merupakan jaringan JAD yang berafilia

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99