Kamis, 27 Jun 2019

Polisi Sita Ribuan Hektare Kebun Sawit

Oleh: alex
Jumat, 07 Des 2018 04:17
BAGIKAN:
marsot
Kebun sawit.
BANDA ACEH (EKSPOSnews): Kepolisian Daerah Aceh melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum menyita ribuan hektare lahan perkebunan milik PT Delima Makmur di Kabupaten Aceh Singkil.

Kepala Bidang Humas Polda Aceh AKBP Ery Apriyono di Banda Aceh, mengatakan, luas lahan yang disita mencapai 2.576 hektare terkait perkara penyerobotan tanah negara.

"Penyitaan lahan ini berdasarkan uraian penyidik tentang perkara penyerobotan lahan negara yang dilakukan PT Delima Makmur," kata AKBP Ery Apriyono, Kamis 6 Desember 2018.

Ribuan hektare lahan yang disita tersebut berada di kawasan Gampong Telaga Bakti, Kecamatan Singkil Utara serta Gampong Biskang, Situbuh-tubuh dan Situban Makmur, Kecamatan Danau Paris, Aceh Singkil.

Penyitaan lahan tersebut sesuai penetapan dikeluarkan Pengadilan Negeri Singkil tertanggal 27 November 2018. Penetapan penyitaan ditandatangani Wakil Ketua Pengadilan Negeri Singkil Asraruddin Anwar.

"Berdasarkan penetapan pengadilan tersebut, lahan perkebunan milik PT Delima Makmur disita sebagai barang bukti dari tersangka yang sudah ditetapkan oleh para penyidik Polda Aceh. Tersangka, yakni sejumlah direktur atau pejabat di perusahaan tersebut," ujar Ery.

Sementara itu, Kapolda Aceh Irjen Pol Rio S Djambak melalui Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Pol Agus Sarjito mengatakan, kasus penyerobotan lahan melibatkan PT Delima Makmur dilaporkan pada April 2018. "Berkas perkara penyerobotan lahan negara ini telah dilimpahkan ke jaksa pada 13 November lalu. Kemudian, didapatkan surat penetapan izin penyitaan atas areal tanah seluas 2.576 hektare dari PN Singkil," kata Agus.

Tim penyidik, katanya, akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, di antaranya dari Dinas Lingkungan Kehutanan dan Lingkungan Hidup serta dari pihak Dinas Pajak dan Pendapatan.

"Termasuk tiga tersangka yang sudah ditetapkan akan diperiksa. Ketiga tersangka yakni para direktur PT Delima Makmur atas nama Albert Purba, Meinarko dan Joefly," tambahn Agus Sarjito.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    Polisi Razia Menjelang Putusan MK

    JAKARTA (EKSPOSnews): Anggota Polda Metro Jaya dan jajaran akan merazia massa yang berasal dari luar Jakarta menjelang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU)

  • 3 hari lalu

    Polisi Gerebek Pabrik Ekstasi Rumahan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat kembali menggerebek sebuah rumah yang dijadikan sebagai pabrik sabu-sabu di wilayah Jakarta Barat.Rumah yang jadikan pa

  • 4 hari lalu

    Polisi Tangkap Bos Pabrik Mancis yang Terbakar

    MEDAN (EKSPOSnews): Pemilik pabrik perakitan mancis yang terbakar di Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat berinisial IDR akhirnya diringkus aparat Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Res

  • 2 minggu lalu

    Polisi Amankan Seorang Provokator di Sidang MK

    JAKARTA (EKSPOSnews): Petugas kepolisian mengamankan seorang pria asal Batam saat aksi kawal sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK)."Iya tadi kami amankan pad

  • 2 minggu lalu

    Polisi Dalami Aliran Dana kepada Kivlan Zen

    JAKARTA (EKSPOSnews): Aparat kepolisian tengah mendalami aliran dana HM kepada mantan Kaskostrad Mayjen TNI (Purn) KZ untuk pembelian senjata api dalam rencana pembunuhan terhadap empat tokoh nasional

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99