Rabu, 16 Jan 2019

Polisi Segel Tempat Pengolahan Limbah 3 Rumah Sakit di Meulaboh

Oleh: marsot
Jumat, 10 Agu 2018 03:23
BAGIKAN:
istimewa.
Polis line.
MEULABOH (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Aceh Barat, Polda Aceh menyegel tempat penyimpanan pengelolaan limbah dari tiga rumah sakit, karena lokasi keberadaan tempat penyimpanan sementara limbah itu berisiko buruk bagi lingkungan.

"Setelah kita lakukan penyelidikan atas bangunan pengelolaan limbah medis di tiga rumah sakit, baru kita segel," kata Kapolres Aceh Barat AKBP Bobby Aria Prakarsa, melalui Kasat Reskrim Iptu Muhammad Isral, di Meulaboh, Kamis 9 Augustus 2018.

Penyegelan bangunan penempatan limbah medis sementara itu, karena diduga berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat dari kandungan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) limbah rumah sakit.

Muhammad Isral, menyebutkan, tiga bangunan tempat lokasi penyimpanan limbah medis sudah disegel yaitu, milik Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dien Meulaboh dan milik Rumah Sakit Swasta Montela dan Rumah Sakit Swasta Harapan Sehat.

Tindakan penyegelan ini dilakukan setelah adanya laporan dari masyarakat terkait keberadaan limbah medis pada bangunan rumah sakit yang dianggap tidak layak ditempatkan di lokasi permukiman masyarakat itu.

"Saat ini, kita terus melakukan penyelidikan atas bangunan pengelolaan limbah rumah sakit guna mendalami, ada atau tidaknya tindak pidana pengelolaan limbah rumah sakit dari obat-obatan dan alat medis," tegasnya.

Sementara itu Kepala Bagian Umum Rumah Sakit Swasta Harapan Sehat, Toni Ronaldi, mengatakan tempat pengelolaan limbah rumah sakit itu sudah ada sejak tahun 2015 dan sudah dicek langsung Pemkab setempat.

"Sudah ada sejak 2015, Dinas Lingkungan Hidup Dan Kebersihan, Dinas Kesehatan Dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Aceh Barat. Semuanya sudah melihat lokasi tersebut," kata dia.

Tempat penyimpanan limbah RS Swasta Harapan Sehat itu dinyatakan tidak layak sehingga belum mengantongi surat izin atas bangunan itu, akan tetapi selama ini tidak pernah menerima keluhan dari masyarakat sekitar lokasi bangunan.

"Untuk limbah padat untuk bangunan penyimpanannya belum ada izin. Nanti kita urus izin, nanti kita dirikan bangunan yang layak. Jika untuk limbah cairnya kita sudah layak dan sudah ada Instalasi Pengelola Limbah (Ipal), izinnya juga sudah ada," ujarnya.

Dijelaskan, selama ini pihaknya tidak mengetahui dampaknya terhadap masyarakat atas keberadaan bangunan tersebut, selama ini hanya dijadikan sebagai tempat penyimpanan sementara sebelum rekanan mengambil limbah padat itu untuk dimusnahkan di tempat lain.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 5 hari lalu

    Polisi Cari Pelaku Teror Pimpinan KPK

    JAKARTA (EKSPOSnews): Polisi mencari pelaku teror bom palsu di kediaman Ketua KPK Agus Rahardjo pada Rabu (9/1) pagi dengan sidik jari yang ditemukan di bom palsu tersebut."Dari Inafis coba akan menda

  • 3 minggu lalu

    33 Anggota Polisi Dipecat

    BANDARLAMPUNG (EKSPOSnews): Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto mengatakan selama 2018, sebanyak 33 anggota polisi di Lampung dikenakan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) alias dipe

  • satu bulan lalu

    Tim Bentukan Pemkab Nduga Tak Dikawal Polisi dan TNI

    WAMENA (EKSPOSnews):Aparat kepolisian dan TNI mempersilahkan tim bentukan Pemerintah Kabupaten Nduga, Papua, bekerja di lapangan yakni di lokasi pembunuhan para pekerja konstruksi di Distrik Yall, tan

  • satu bulan lalu

    Polisi Sita Ribuan Hektare Kebun Sawit

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Kepolisian Daerah Aceh melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum menyita ribuan hektare lahan perkebunan milik PT Delima Makmur di Kabupaten Aceh Singkil.Kepala Bidang Humas Po

  • 2 bulan lalu

    Polisi Ungkap Pelecehan Terhadap Anak Dibawah Umur

    SOLO (EKSPOSnews): Polisi mengungkap kasus pelecehan terhadap anak di bawah umur dengan menangkap Supriyanto (34) warga Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah, yang saat ini ditahan di Polsek Laweyan Polres Kot

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99