Senin, 22 Okt 2018

Polisi Segel Tempat Pengolahan Limbah 3 Rumah Sakit di Meulaboh

Oleh: marsot
Jumat, 10 Agu 2018 03:23
BAGIKAN:
istimewa.
Polis line.
MEULABOH (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Aceh Barat, Polda Aceh menyegel tempat penyimpanan pengelolaan limbah dari tiga rumah sakit, karena lokasi keberadaan tempat penyimpanan sementara limbah itu berisiko buruk bagi lingkungan.

"Setelah kita lakukan penyelidikan atas bangunan pengelolaan limbah medis di tiga rumah sakit, baru kita segel," kata Kapolres Aceh Barat AKBP Bobby Aria Prakarsa, melalui Kasat Reskrim Iptu Muhammad Isral, di Meulaboh, Kamis 9 Augustus 2018.

Penyegelan bangunan penempatan limbah medis sementara itu, karena diduga berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat dari kandungan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) limbah rumah sakit.

Muhammad Isral, menyebutkan, tiga bangunan tempat lokasi penyimpanan limbah medis sudah disegel yaitu, milik Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dien Meulaboh dan milik Rumah Sakit Swasta Montela dan Rumah Sakit Swasta Harapan Sehat.

Tindakan penyegelan ini dilakukan setelah adanya laporan dari masyarakat terkait keberadaan limbah medis pada bangunan rumah sakit yang dianggap tidak layak ditempatkan di lokasi permukiman masyarakat itu.

"Saat ini, kita terus melakukan penyelidikan atas bangunan pengelolaan limbah rumah sakit guna mendalami, ada atau tidaknya tindak pidana pengelolaan limbah rumah sakit dari obat-obatan dan alat medis," tegasnya.

Sementara itu Kepala Bagian Umum Rumah Sakit Swasta Harapan Sehat, Toni Ronaldi, mengatakan tempat pengelolaan limbah rumah sakit itu sudah ada sejak tahun 2015 dan sudah dicek langsung Pemkab setempat.

"Sudah ada sejak 2015, Dinas Lingkungan Hidup Dan Kebersihan, Dinas Kesehatan Dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Aceh Barat. Semuanya sudah melihat lokasi tersebut," kata dia.

Tempat penyimpanan limbah RS Swasta Harapan Sehat itu dinyatakan tidak layak sehingga belum mengantongi surat izin atas bangunan itu, akan tetapi selama ini tidak pernah menerima keluhan dari masyarakat sekitar lokasi bangunan.

"Untuk limbah padat untuk bangunan penyimpanannya belum ada izin. Nanti kita urus izin, nanti kita dirikan bangunan yang layak. Jika untuk limbah cairnya kita sudah layak dan sudah ada Instalasi Pengelola Limbah (Ipal), izinnya juga sudah ada," ujarnya.

Dijelaskan, selama ini pihaknya tidak mengetahui dampaknya terhadap masyarakat atas keberadaan bangunan tersebut, selama ini hanya dijadikan sebagai tempat penyimpanan sementara sebelum rekanan mengambil limbah padat itu untuk dimusnahkan di tempat lain.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Polisi Dalami Kelalaian dalam Kasus Pembobolan 14 Bank

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri mendalami kelalaian dalam kasus pembobolan 14 bank dengan total kerugian mencapai Rp14 triliun oleh lembaga p

  • 5 hari lalu

    Polisi Ciduk Pelaku Pencabulan Anak

    MAKASSAR (EKSPOSnews): Polsek Biringkanaya mengamankan pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur yang merupakan pengungsi gempa dan tsunami Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).Kepala Sub Bagian Humas

  • satu minggu lalu

    Polisi Tangkap Pencuri Sarang Burung Walet

    BUNTOK (KICAU): Aparat Kepolisan Polres Barito Selatan, Kalimantan Tengah berhasil menangkap empat orang kawanan pencuri sarang walet di Kelurahan Bangkuang, Kecamatan Karau Kuala."Keempat orang pelak

  • satu minggu lalu

    Polisi Tahan Ketua DPRD Samarinda

    JAKARTA (EKSPOSnews): Ketua DPRD Samarinda Alphad Syarif ditahan Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Bareskrim Polri karena dugaan melakukan penipuan dan penggelapan.Kepala Divisi Humas Polri

  • 2 minggu lalu

    Polisi Sita Rekam Medis Ratna Sarumpaet

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Polda Metro Jaya menyita rekam medis bedah plastik tersangka ujaran kebohongan Ratna Sarumpaet di Rumah Sakit Bina Estetika Menteng Jakarta Pusat."Petugas ambil rekam me

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99