Jumat, 17 Agu 2018

Polisi OTT Jaksa di Surabaya

Oleh: Jallus
Selasa, 06 Feb 2018 06:20
BAGIKAN:
istimewa.
Pungli.
SURABAYA (EKSPOSnews): Polda Jawa Timur membenarkan adanya operasi tangkap tangan (OTT) terhadap oknum jaksa fungsional Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim terkait dugaan kasus pemerasan terhadap petugas honorer di Wisata Religi Jolotundo, Mojokerto, Minggu (4/2).

"Benar, Polres Mojokerto dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto melakukan OTT terhadap pegawai di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, satu orang LSM dan warga masyarakat. Ketiganya ditangkap atas dugaan kasus pemerasan terhadap pegawai honorer setempat," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera saat dikonfirmasi di Surabaya, Senin 5 Februari 2018.

Ketiganya adalah anggota LSM HCW (52), warga Gubeng, Surabaya, ASN Kejati Jatim (jaksa fungsional bidang intelijen) AK (50), warga Jember, dan IW (47), warga Pabean Cantikan, Surabaya.

Barung menjelaskan, kronologis kasus ini terjadi pada Sabtu (3/2). Para pelaku mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) di kawasan Wisata Religi Jolotundo. Kepada korban Syamson Violorensa, pegawai setempat yang bertugas mengambil karcis dan memungut retribusi pengunjung, pelaku mengaku adanya dugaan kecurangan penjualan karcis di kawasan itu.

Atas dugaan tersebut para pelaku membawa secara paksa korban ke dalam mobil dan dibawa kelilling wilayah Mojokerto dan Sidoarjo. Para pelaku juga meminta uang Rp75 juta kepada korban.

Namun karena korban merasa keberatan, akhirnya disepakati senilai Rp35 juta. Pada saat itu korban hanya membawa uang Rp3 juta, sehingga kekurangannya akan diberikan esok harinya.

"Korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Polres Mojokerto dan Kejari Kabupaten Mojokerto. Pada Minggu (4/2) korban menyerahkan uang sebesar Rp10 juta kepada pelaku, dan kemudian dilakukan penangkapan oleh Tim Saber Pungli gabungan dari Polres dan Kejari," kata dia.

Adapun barang bukti yang diamankan, yakni enam bendel karcis masuk Wisata Jolotundo dan uang tunai Rp612.000, uang tunai Rp11.900.000, satu unit mobil Mitsubishi Kuda dan empat unit telepon genggam.

"Ketiganya saat ini ditangani oleh Polres setempat," ujar Kabid Humas Polda Jatim.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • kemarin

    OTT di Langkat Sedang Didalami Polisi

    STABAT (EKSPOSnews): Penyidik kepolisian dari Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kepolisian Resor Langkat, Sumatera Utara, masih terus mendalami dan memeriksa kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang

  • 2 hari lalu

    Polisi OTT Pegawai SMA di Pariaman

    PARIAMAN (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Kota Pariaman, Sumatera Barat, melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap An (37) salah seorang pegawai honorer di salah satu Sekolah Menengah Atas Negeri

  • 6 hari lalu

    Polisi Amankan Kepala Dinas Pertanian Padang Lawas

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Subdit III Tipikor Polda Sumut menggelar operasi tangkap tangan terkait penanganan potensi korupsi di sektor pertanian.Dalam operasi pada Kamis (9/8) tersebut, polisi me

  • 7 hari lalu

    Polisi Segel Tempat Pengolahan Limbah 3 Rumah Sakit di Meulaboh

    MEULABOH (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Aceh Barat, Polda Aceh menyegel tempat penyimpanan pengelolaan limbah dari tiga rumah sakit, karena lokasi keberadaan tempat penyimpanan sementara limbah itu be

  • satu minggu lalu

    Polisi Tangkap Pemerkosa Siswi SD

    BATURAJA (EKSPOSnews): Polres Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan menangkap Caswan (42) warga Desa Lekis Rejo, Kecamatan Lubuk Raja yang merupakan pelaku pemerkosaan siswi kelas IV Sekolah Dasar di wi

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99