Sabtu, 29 Apr 2017

Polisi Lengah...Pembunuhan Sadis di Medan Marak

Oleh: Alex
Rabu, 19 Apr 2017 05:00
BAGIKAN:
istimewa
Pembunuhan (ilustrasi).
MEDAN (EKSPOSnews): Kapolda Sumatera Utara menyampaikan keprihatinan yang mendalam terhadap aksi pembunuhan sadis yang terjadi akhir-akhir ini di Medan.

"Saya prihatin dua hari merilis kasus pembunuhan yang tidak pernah didengar," kata Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, dalam pemaparan kasus pembakaran, di Mapolrestabes Medan, Selasa 18 April 2017.

Polda, menurut dia, berupaya meningkatkan rasa aman di Sumatera Utara (Sumut) supaya kegiatan masyarakat bisa berjalan dengan baik, aktivitas lancar, sehingga masyarakat bisa meningkatkan kualitas, yang aman dan damai.

Kapolda menyerukan kepada seluruh masyarakat agar Setop Kekerasan Terhadap Anak.

"Ini bukan hanya kasus pembunuhan, tapi juga kejahatan terhadap anak dan kemanusiaan," kata Irjen Pol Amelza.

Sebelumnya, pihak kepolisian menetapkan empat orang tersangka dalam peristiwa pembunuhan Riyanto dan keluarganya di Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Sumut.

Tersangka utama adalah Andi Lala yang menjadi inisiator, sekaligus eksekutor pembunuhan.

Tersangka kedua adalah Roni Anggara yang juga berperan sebagai eksekutor dan membunuh anak-anak Riyanto.

Sedangkan dua tersangka lain adalah Andi Saputra yang ikut mendatangi rumah Riyanto dan Riki yang menjadi penadah yang ditangkap di Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai.

Andi Lala ditangkap pada 15 April 2017 di kawasan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau.

Roni Anggara ditangkap pada 11 April 2017 di kawasan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang. Sedangkan Andi Saputra ditangkap pada 12 April di kawasan Air Batu, Kabupaten Asahan.

Warga Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli dikagetkan karena adanya lima warga yang ditemukan tewas pada Minggu (9/4) pagi.

Kelima korban yang tewas diketahui Rianto (40) dan isterinya Riyani (35), dua anaknya Syafa Fadillah Hinaya (15) dan Gilang Laksono (11) dan mertuanya bernama Marni (60).

Selain itu, puteri bungsu korban bernama Kinara (5) ditemukan dalam kritis dan dibawa untuk menjalani perawatan di RS Bhayangkara Medan.

Kemudian, Polrestabes Medan mengamankan lima pelaku pembakaran satu keluarga di Jalan Milala Simpang Jalan Gardu, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Medan Tuntungan yang menewaskan empat korban jiwa.

Kelima pelaku itu, yakni JMG, NG, MG,CNB dan RSG.

Tersangka JMG nekad membakar rumah korban, karena sudah cukup lama menaruh dendam terhadap Marita, karena masalah jual beli tanah.

Kebakaran dua unit rumah permanen di Jalan Milala, Kelurahan Sidomulyo, Lingkungan I, Kecamatan Medan Tuntungan, Rabu (5/4) sekitar pukul 05.30 WIB, menyebabkan empat orang penghuni rumah tewas terbakar.

Keempat korban itu, masing-masing, Marita Sinuhaji (58) Prengki (31) (anak laki-laki Marita Sinuhaji), Selvy (5) dan Kristin (3) (anak dari Prengki).

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Anak Korban Pembunuhan Sadis Sukses Dioperasi

    MEDAN (EKSPOSnews): Kirana (4), korban selamat dari pembunuhan sekeluarga di Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, sukses menjalani operasi pembekuan darah di bag

  • 4 bulan lalu

    Pelaku Pembunuhan Sadis di Pulomas Ditangkap Polisi

    BEKASI (EKSPOSnews): Sejumlah pelaku yang diduga pelaku pembunuhan terhadap keluarga Dodi Triyono, sempat melakukan perlawanan saat akan ditangkap polisi di lokasi persembunyian di kawasan Rawalumb

  • 4 bulan lalu

    Motif Dibalik Pembunuhan Sadis di Pulomas

    JAKARTA (EKSPOSnews): Warga di sekitar Jalan Pulomas Utara Nomor 7A RT12/16 Kayuputih Pulogadung Jakarta Timur dikejutkan dengan adanya penemuan enam korban tewas dan lima orang lainnya dalam kondi

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak