Senin, 20 Mei 2019

Polisi Garuk Penghina Presiden di WhatsApp

Oleh: marsot
Minggu, 07 Apr 2019 08:17
BAGIKAN:
istimewa.
Borgol penghina Presiden.
JAKARTA (EKSPOSnews): Tim penyidik Polres Bogor dan Polda Jabar menangkap dua pelaku penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo.

Pelaku berinisial B yang berperan sebagai orator serta S yang merekam dan menyebarkan video orasi B melalui aplikasi WhatsApp.

S ditangkap polisi di rumahnya di Kampung Cariu, Desa Cariu, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor pada Kamis (4/4). Sementara polisi menangkap B pada Jumat (5/4) di Kampung Pabuaran, Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

"Kedua tersangka diamankan di tempat yang berbeda. S diamankan di rumahnya di daerah Kecamatan Cariu, Bogor. Sedangkan B diamankan di daerah Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor," kata Karopenmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo saat dihubungi, Minggu 7 April 2019.

Dari hasil penyidikan, pelaku mengaku melakukan orasi bernada menghina Presiden Jokowi atas kehendaknya sendiri.

"Alasannya untuk membela guru besarnya Habib Rizieq karena yang bersangkutan merupakan anggota FPI (Front Pembela Islam)," katanya.

Dedi menambahkan, video tersebut diduga direkam didepan area pintu masuk Grand Mekarsari Residence di Cileungsi Bogor, Jawa Barat, pada Rabu 3 April 2019, sesaat setelah acara peringatan Isra Mikraj di Taman Buah Mekarsari yang dihadiri oleh Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno.

Barang bukti yang disita penyidik dalam kasus ini yaitu ponsel merek Oppo milik tersangka S yang digunakan untuk merekam dan menyebarkan video serta ponsel merek Samsung milik tersangka B.

Saat ini kedua pelaku sudah diamankan di Mako Polres Bogor untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dikenakan Pasal 45 Ayat (3) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 dan atau Pasal 45A ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 Tentang ITE dan atau Pasal 14 Ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana dan atau Pasal 157 ayat (1) KUHP. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Polisi Miliki Bukti Kuat Kasus Pencucian Uang Bachtiar Nasir

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Polisi Dedi Prasetyo mengatakan penyidik memiliki alat bukti yang cukup terkait dengan kasus dugaan tindak pidana pen

  • 2 minggu lalu

    Polisi Periksa Wagub Sumut, Kasus Lahan Sawit di Hutan Lindung

    MEDAN (EKSPOSnews): Wakil Gubernur Sumut Musa Rajeckshah kembali diperiksa Direskrimsus Polda Sumut sebagai saksi kasus perusahaan keluarganya PT Anugerah Langkat Makmur (ALAM) yang diduga menjadikan

  • 3 minggu lalu

    Oknum Polisi Bandar Narkoba Divonis 12 Tahun Penjara

    BATURAJA (EKSPOSnews): Oknum anggota kepolisian Polres Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan nonaktif Aiptu Budi Risfayanda yang menjadi bandar narkotika divonis 12 tahun penjara oleh mejelis Hakim Peng

  • 3 minggu lalu

    Polisi Tahan Kakek Cabul

    TRENGGALEK (EKSPOSnews): Aparat kepolisian di Trenggalek, Jawa Timur, menahan seorang kakek berinisial Jw (50) tahun yang diduga telah mencabuli remaja putri bawah umur di sebuah hutan di pesisir sela

  • 4 minggu lalu

    15 Polisi Gugur dalam Menjalankan Tugas pada Pemilu 2019

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan hingga hari ini, tercatat ada 15 anggota Polri yang gugur saat menjalankan tugas mengamankan Pemilu 2

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99