Sabtu, 23 Mar 2019

Polisi Didesak Ungkap Asal Usul Pengembalian Dana Kemah

Oleh: marsot
Kamis, 29 Nov 2018 02:18
BAGIKAN:
istimewa.
Polisi.
JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Polda Metro Jaya didesak mengungkap sumber pengembalian dana Kemah dan Apel Pemuda Islam Indonesia sebesar Rp2 miliar dari panitia Pemuda Muhammadiyah kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

"Kenapa harus dikembalikan kalau memang tidak terlibat, tidak melakukan, tidak jadi bagian dari prasangka-prasangka yang terjadi?" kata mantan Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air Ade Irfan Pulungan di Jakarta, Rabu 28 November 2018.

Ade mempertanyakan asal uang yang dikembalikan Ketua Panitia Kemah dan Apel Pemuda Islam Indonesia 2017 dari perwakilan Muhammadiyah Ahmad Fanani kepada Kemenpora itu.

Dikatakan Ade, masyarakat perlu mengetahui maksud dan sumber pengembalian uang kegiatan yang diiniasi Kemenpora itu sehingga polisi harus menelusuri.

Ade menuturkan seharusnya Ahmad Fanani dan Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Muhammdiyah Dahnil Anzar Simanjuntak tidak perlu mengembalikan uang dan harus mempertahankan argumentasi jika meyakini tidak terjadi tindak pidana korupsi kegiatan Kemah dan Apel Pemuda Islam Indonesia.

Direktur Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin itu mengungkapkan pengembalian dana itu tidak menghilangkan dugaan tindak pidana korupsi yang dituduhkan.

Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto mengaku telah melapor ke Menpora Imam Nahrawi mengenai pengembalian dana Kemah dan Apel Pemuda Islam Indonesia dari perwakilan panitia Pemuda Muhammadiyah.

Gatot mengungkapkan Kemenpora menerima pengembalian dana Rp2 miliar dalam bentuk cek BNI yang langsung dikirim melalui surat langsung ke Menpora.

"Sehingga kami terpaksa membuka izin untuk membuka langsung. Untuk selanjutnya akan kami proses pengembalian ke kas negara sesuai ketentuan yang berlaku," tutur Gatot.

Sebelumnya, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melibatkan GP Ansor dan Pemuda Muhammadiyah menggelar Kemah dan Apel Pemuda Islam Indonesia di Pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah, 16-17 Desember 2017.

Berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan kepolisian dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), status kasus tersebut ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan.

Penyidik Polda Metro Jaya telah memeriksa Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simajuntak, Ketua Pelaksana Ahmad Fanani, panitia dari Kemenpora Abdul Latif, dan panitia dari GP Ansor Safaruddin pada Senin (19/11).

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Kepolisian Ungkap Perampokan Bidan Desa

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Kepolisian daerah Sumatera Selatan berhasil mengungkap kasus dugaan perampokan dan pelecehan seksual bidan Desa Muara Dua, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir yang sempat

  • 5 hari lalu

    Gaji Polisi Naik

    JAKARTA (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo pada 13 Maret 2019 telah menandatatangani Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Belas Atas Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2001

  • satu minggu lalu

    Polisi Evakuasi Warga Pasca Ledakan Bom

    SIBOLGA (EKSPOSnews): Polisi langsung melakukan evakuasi kepada warga yang masih berada di sekitar lokasi pasca kembali meledaknya bom dari rumah terduga teroris di Jalan KH Ahmad Dahlan, Gang Sekuntu

  • satu minggu lalu

    Polisi Tembak Mati Pembawa 11 Kilogram Sabu-Sabu

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Tim Opsnal Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Aceh menembak mati seorang terduga pembawa 11 kilogram narkoba jenis sabu-sabu karena berusaha melarikan diri saat hendak ditangkap di

  • satu minggu lalu

    3 Terduga Teroris Sibolga Sudah Diamankan Densus 88

    MEDAN (EKSPOSnews): Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan tiga orang terduga teroris di Sibolga telah diamankan oleh Tim Densus 88 mabes Polri."Ketiganya merupakan jaringan JAD yang berafilia

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99