Selasa, 21 Mei 2019

Polisi Dalami Kelalaian dalam Kasus Pembobolan 14 Bank

Oleh: Jallus
Kamis, 18 Okt 2018 03:49
BAGIKAN:
marsot
Polisi.
JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri mendalami kelalaian dalam kasus pembobolan 14 bank dengan total kerugian mencapai Rp14 triliun oleh lembaga pembiayaan kredit PT Sunprima Nusantara Pembiayaan.

Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Kombes Polisi Daniel Tahi Monang Silitonga di Kantor Bareskrim, Jakarta, mengatakan beberapa bank telah diperiksa.

Tetapi dia enggan menyebutkan pihak bank yang diperiksa. "Ada beberapa bank, saya tidak mau menyebut jumlahnya, sudah kami mintai keterangan," kata Daniel, Rabu 17 Oktober 2018.

Melalui pemeriksaan tersebut, pihaknya ingin mengetahui sistem pemberian kredit oleh bank, meski diketahui sejak 2010 pembayaran PT Sunprima Nusantara Pembiayaan (SNP) bermasalah.

Daniel mengatakan Pasal 49 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan diatur asas prudensial dalam mendalami ketidak hati-hatian bank.

Bareskrim pun akan melakukan pencocokan transaksi, pengajuan kredit dan pencairan dana dari pendalaman kasus dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Berapa transaksi, berapa kali pengajuan, berapa kali pencairan, berapa kali pembayaran dan segala macem ini kami cocokkan angka ini juga kami lakukan dengan OJK," kata Daniel.

Sebelumnya, Bareskrim Polri menangkap lima tersangka kasus pembobolan 14 bank dengan total kerugian mencapai Rp14 triliun oleh PT SNP yang merupakan induk perusahaan PT Cipta Prima Mandiri (Columbia).

Modusnya, PT SNP mengajukan pinjaman kepada bank dengan jaminan piutang fiktif dari para konsumen Columbia.

Para tersangka yang ditangkap dalam kasus ini adalah para pimpinan PT SNP yakni DS (dirut), AP (direktur operasional), RA (direktur keuangan), CDS (manajer akuntansi) dan AS (asisten manajer keuangan). Mereka ditangkap pada 14 September dan 20 September 2018 di beberapa lokasi di Jakarta.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Polisi Miliki Bukti Kuat Kasus Pencucian Uang Bachtiar Nasir

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Polisi Dedi Prasetyo mengatakan penyidik memiliki alat bukti yang cukup terkait dengan kasus dugaan tindak pidana pen

  • 3 minggu lalu

    Polisi Periksa Wagub Sumut, Kasus Lahan Sawit di Hutan Lindung

    MEDAN (EKSPOSnews): Wakil Gubernur Sumut Musa Rajeckshah kembali diperiksa Direskrimsus Polda Sumut sebagai saksi kasus perusahaan keluarganya PT Anugerah Langkat Makmur (ALAM) yang diduga menjadikan

  • 4 minggu lalu

    Oknum Polisi Bandar Narkoba Divonis 12 Tahun Penjara

    BATURAJA (EKSPOSnews): Oknum anggota kepolisian Polres Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan nonaktif Aiptu Budi Risfayanda yang menjadi bandar narkotika divonis 12 tahun penjara oleh mejelis Hakim Peng

  • 4 minggu lalu

    Polisi Tahan Kakek Cabul

    TRENGGALEK (EKSPOSnews): Aparat kepolisian di Trenggalek, Jawa Timur, menahan seorang kakek berinisial Jw (50) tahun yang diduga telah mencabuli remaja putri bawah umur di sebuah hutan di pesisir sela

  • 4 minggu lalu

    15 Polisi Gugur dalam Menjalankan Tugas pada Pemilu 2019

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan hingga hari ini, tercatat ada 15 anggota Polri yang gugur saat menjalankan tugas mengamankan Pemilu 2

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99