Kamis, 28 Mei 2020

Polisi Dalami Kelalaian dalam Kasus Pembobolan 14 Bank

Oleh: Jallus
Kamis, 18 Okt 2018 03:49
BAGIKAN:
marsot
Polisi.
JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri mendalami kelalaian dalam kasus pembobolan 14 bank dengan total kerugian mencapai Rp14 triliun oleh lembaga pembiayaan kredit PT Sunprima Nusantara Pembiayaan.

Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Kombes Polisi Daniel Tahi Monang Silitonga di Kantor Bareskrim, Jakarta, mengatakan beberapa bank telah diperiksa.

Tetapi dia enggan menyebutkan pihak bank yang diperiksa. "Ada beberapa bank, saya tidak mau menyebut jumlahnya, sudah kami mintai keterangan," kata Daniel, Rabu 17 Oktober 2018.

Melalui pemeriksaan tersebut, pihaknya ingin mengetahui sistem pemberian kredit oleh bank, meski diketahui sejak 2010 pembayaran PT Sunprima Nusantara Pembiayaan (SNP) bermasalah.

Daniel mengatakan Pasal 49 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan diatur asas prudensial dalam mendalami ketidak hati-hatian bank.

Bareskrim pun akan melakukan pencocokan transaksi, pengajuan kredit dan pencairan dana dari pendalaman kasus dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Berapa transaksi, berapa kali pengajuan, berapa kali pencairan, berapa kali pembayaran dan segala macem ini kami cocokkan angka ini juga kami lakukan dengan OJK," kata Daniel.

Sebelumnya, Bareskrim Polri menangkap lima tersangka kasus pembobolan 14 bank dengan total kerugian mencapai Rp14 triliun oleh PT SNP yang merupakan induk perusahaan PT Cipta Prima Mandiri (Columbia).

Modusnya, PT SNP mengajukan pinjaman kepada bank dengan jaminan piutang fiktif dari para konsumen Columbia.

Para tersangka yang ditangkap dalam kasus ini adalah para pimpinan PT SNP yakni DS (dirut), AP (direktur operasional), RA (direktur keuangan), CDS (manajer akuntansi) dan AS (asisten manajer keuangan). Mereka ditangkap pada 14 September dan 20 September 2018 di beberapa lokasi di Jakarta.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 7 bulan lalu

    Polisi Cokok Pria Pembawa Sabu 2 Kilogram

    PADANG (EKSPOSnews): Polda Sumatera Barat menangkan seorang pria berinisial H (41) yang diduga membawa narkoba jenis sabu-sabu seberat dua kilogram melalui bus antar provinsi di Kabupaten 50 Kota, Sum

  • 8 bulan lalu

    Seorang Anggota Polisi di Medan Dibacok

    MEDAN (EKSPOSnews): Seorang anggota polisi di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polrestabes Medan mengalami luka serius usai dibacok oleh pelaku pencabulan saat korban hendak mengama

  • 8 bulan lalu

    Ninoy Ancam Laporkan Pengurus Masjid Al Falaah

    JAKARTA (EKSPOSnews): Pegiat media sosial Ninoy Karundeng mengancam akan melaporkan Ketua Pengurus Masjid Al Falaah, Iskandar, ke polisi lantaran menyebarkan informasi yang tidak benar terkait peristi

  • 9 bulan lalu

    Polisi Baku Tembak dengan Pencuri Pistol

    JAMBI (EKSPOSnews): Tim gabungan Resmob Ditreskrimum Polda Jambi dan Polres Sarolangun serta Polres Muarojambi menangkap pelaku pencurian senjat api (senpi) milik anggota Polsek Pauh, Kabupaten Sarola

  • 10 bulan lalu

    Pelaku Pencabulan Anak Melalui Medsos Ditangkap Polisi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Subdit 1 Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap seorang pria berinisial TR (25 tahun) yang menjadi pelaku kasus eksploitasi dan kekerasan seksual terha

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99