Rabu, 21 Agu 2019

Polda Riau Sita 3 Kilogram Sabu-Sabu

Oleh: marsot
Selasa, 09 Apr 2019 04:25
BAGIKAN:
istimewa.
Narkoba.
PEKANBARU (EKSPOSnews): Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menyita tiga kilogram sabu-sabu yang dibungkus dalam teh aksara mandarin dengan lambang kaisar Tiongkok di sejumlah lokasi di Kota Pekanbaru.

"Hasil analisa kami, ini jenis ke empat yang ditemukan Polda Riau. Bungkusnya teh tapi tanpa huruf kapital. Huruf China semua dengan lambang kaisar," kata Wakil Direktur Narkoba Polda Riau, AKBP Andri Sudarmadi di Pekanbaru, Senin 8 April 2019.

Ia menjelaskan sabu-sabu bernilai miliaran rupiah itu disita dari tangan empat tersangka. Tiga tersangka merupakan warga Pekanbaru masing-masing berinisial YN (40), S (40) dan Jh (50). Sementara seorang tersangka lainnya warga Kota Dumai, berinisial RA yang baru berusia 28 tahun.

Dia menuturkan pengungkapan pada akhir Maret 2019 lalu itu dilakukan di tiga lokasi berbeda di Kota Pekanbaru. Pertama, pengungkapan dilakukan di Jalan Lumba-Lumba, Kecamtan Bukit Raya, Pekanbaru.

"Pada pukul 03.00 WIB dinihari kita gerebek sebuah rumah di Jalan Lumba-Lumba. Di sana ditemukan satu kilogram sabu-sabu yang telah dipecah menjadi paket kecil 100 gram," ujarnya.

Tiga tersangka warga Pekanbaru ditangkap di tempat kejadian perkara (TKP) pertama itu. Dari penangkapan tersebut, Polisi kembali melakukan pengembangan. Hasilnya, Ra, pemuda dari Dumai ditangkap di Hotel Alpha, tidak jauh dari TKP pertama.

"Dari hotel itu kita hanya menyita plastik bekas sabu dan alat hisap bong. Kita interogasi dan kembali melakukan pengembangan di sebuah kos-kosan di Jalan Kapling," jelasnya.

Dari lokasi ketiga itulah, Polisi menyita dua paket besar sabu-sabu bungkus teh aksara mandarin yang disebut sebagai jenis terbaru yang diungkap Polda Riau. Kedua paket sabu-sabu tersebut disita dari jok sepeda motor.

Andri menyebut, keempat tersangka merupakan jaringan narkoba Dumai-Pekanbaru. Namun, peran mereka hanya kurir, sementara bandar dan pengendali masih dalam pengembangan polisi.

Sementara itu, Andri juga mengatakan pihaknya masih mendalami asal muasal serbuk haram itu. Meskipun, dia menduga tiga kilogram narkoba yang berpotensi dapat merusak satu juta generasi bangsa itu berasal dari Malaysia.

"Kita masih dalami dari mana. Tapi bisa saja dari Malaysia," ujarnya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Polda Sumsel Gagalkan Peredaran Sabu-Sabu

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Selatan kembali menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 8.000 gram/8 kg atau menyelamatkan 54 ribu masyarakat

  • 2 bulan lalu

    Penyelundupan Sabu Lewat Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim Pekanbaru Digagalkan

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Petugas Aviation Security Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Provinsi Riau, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 32 paket sabu-sabu dengan total

  • 2 bulan lalu

    Bea Cukai Juanda Gagalkan Pengiriman Sabu-Sabu

    SIDOARJO (EKSPOSnews): Petugas Bea dan Cukai Juanda Jawa Timur, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu seberat 815 gram dari Malaysia yang disimpan oleh pelaku di dalam lipa

  • 2 bulan lalu

    2 Pejabat Kepri Ditangkap Terkait Kepemilikan Sabu-Sabu

    TANJUNGPINANG (EKSPOSnews): Dua pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), R dan F, ditangkap aparat Kepolisian karena terlibat kasus kepemilikan sabu-sabu dan ekstasi.Wakil Gub

  • 2 bulan lalu

    Kurir Sabu-Sabu Divonis 20 Tahun Penjara

    AMBON (EKSPOSnews): Majelis hakim Pengadilan Negeri Ambon menjatuhkan vonis 20 tahun penjara terhadap Andries Donal Wakano, kurir yang mengantarkan 86 gram narkotika golongan satu bukan tanaman jenis

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99