Rabu, 22 Mei 2019

Polda Riau Sita 3 Kilogram Sabu-Sabu

Oleh: marsot
Selasa, 09 Apr 2019 04:25
BAGIKAN:
istimewa.
Narkoba.
PEKANBARU (EKSPOSnews): Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menyita tiga kilogram sabu-sabu yang dibungkus dalam teh aksara mandarin dengan lambang kaisar Tiongkok di sejumlah lokasi di Kota Pekanbaru.

"Hasil analisa kami, ini jenis ke empat yang ditemukan Polda Riau. Bungkusnya teh tapi tanpa huruf kapital. Huruf China semua dengan lambang kaisar," kata Wakil Direktur Narkoba Polda Riau, AKBP Andri Sudarmadi di Pekanbaru, Senin 8 April 2019.

Ia menjelaskan sabu-sabu bernilai miliaran rupiah itu disita dari tangan empat tersangka. Tiga tersangka merupakan warga Pekanbaru masing-masing berinisial YN (40), S (40) dan Jh (50). Sementara seorang tersangka lainnya warga Kota Dumai, berinisial RA yang baru berusia 28 tahun.

Dia menuturkan pengungkapan pada akhir Maret 2019 lalu itu dilakukan di tiga lokasi berbeda di Kota Pekanbaru. Pertama, pengungkapan dilakukan di Jalan Lumba-Lumba, Kecamtan Bukit Raya, Pekanbaru.

"Pada pukul 03.00 WIB dinihari kita gerebek sebuah rumah di Jalan Lumba-Lumba. Di sana ditemukan satu kilogram sabu-sabu yang telah dipecah menjadi paket kecil 100 gram," ujarnya.

Tiga tersangka warga Pekanbaru ditangkap di tempat kejadian perkara (TKP) pertama itu. Dari penangkapan tersebut, Polisi kembali melakukan pengembangan. Hasilnya, Ra, pemuda dari Dumai ditangkap di Hotel Alpha, tidak jauh dari TKP pertama.

"Dari hotel itu kita hanya menyita plastik bekas sabu dan alat hisap bong. Kita interogasi dan kembali melakukan pengembangan di sebuah kos-kosan di Jalan Kapling," jelasnya.

Dari lokasi ketiga itulah, Polisi menyita dua paket besar sabu-sabu bungkus teh aksara mandarin yang disebut sebagai jenis terbaru yang diungkap Polda Riau. Kedua paket sabu-sabu tersebut disita dari jok sepeda motor.

Andri menyebut, keempat tersangka merupakan jaringan narkoba Dumai-Pekanbaru. Namun, peran mereka hanya kurir, sementara bandar dan pengendali masih dalam pengembangan polisi.

Sementara itu, Andri juga mengatakan pihaknya masih mendalami asal muasal serbuk haram itu. Meskipun, dia menduga tiga kilogram narkoba yang berpotensi dapat merusak satu juta generasi bangsa itu berasal dari Malaysia.

"Kita masih dalami dari mana. Tapi bisa saja dari Malaysia," ujarnya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 7 hari lalu

    Pejabat Kepri Ditangkap karena Sabu-Sabu

    TANJUNGPINANG (EKSPOSnews): Polda Jambi  menangkap oknum pejabat Eselon IV Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Riau, MRA, karena diduga terlibat dalam kasus sabu-sabu seberat 1,3 kg dan 12

  • 4 minggu lalu

    Pemilik Sabu-Sabu Dicampur Arang Ditangkap di Pekanbaru

    JAKARTA (EKSPOSnews): Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat berhasil membekuk pemilik narkotika jenis sabu-sabu yang diselundupkan dengan truk kontainer melalui tol Bakauheni, Lampung, Sen

  • 4 minggu lalu

    Sabu-Sabu Dicampur Arang

    JAKARTA (EKSPOSnews): Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu yang dikirimkan dengan truk kontainer melalui Tol Bakahueni, Lampu

  • 2 bulan lalu

    Polda Lampung Selidiki Temuan Sabu-Sabu di Lapas Bandarlampung

    BANDARLAMPUNG (EKSPOSnews): Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung sedang menyelidiki ratusan paket sabu-sabu yang masuk ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IA Bandarlampung beberapa hari

  • 2 bulan lalu

    2 Nelayan Aceh Divonis Mati karena Sabu-Sabu

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Majelis hakim Pengadilan Negeri Banda Aceh memvonis dua nelayan asal Aceh Timur masing-masing dengan hukum mati karena terbukti menguasai narkoba jenis sabu-sabu dengan berat

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99