Kamis, 21 Jun 2018

Perawat Curi Infus

Oleh: alex
Senin, 19 Feb 2018 09:32
BAGIKAN:
istimewa.
Perawat (ilustrasi).
LHOKSEUMAWE (EKSPOSnews): Personel Kepolisian Resor Lhokseumawe, Provinsi Aceh menangkap dua orang perawat yang diduga melakukan aksi pencurian sebanyak 2.640 botol cairan infus.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman melalui Kapolsek Banda Sakti Iptu Arief Sukmo Wibowo, Minggu (18/2) malam mengatakan bahwa pihaknya berhasil menangkap dua pelaku pencurian 2.460 botol infus di Rumah Sakit Kasih Ibu Lhokseumawe, setelah pihak RS melaporkan telah terjadi kehilangan sebanyak 124 kotak botol infus.

"Sebelumnya pada Rabu (14/2) pihak Rumah Sakit Kasih Ibu melaporkan kepada polisi bahwa telah terjadi kehilangan 124 kardus atau sebanyak 2.640 botol infus. Berawal dari laporan tersebut, kami melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap dua tersangka pencurian masing-masing berinisial RM (28) warga Muara Dua, Kota Lhokseumawe, dan IG (24) warga Simpang Mamplam, Kabupaten Bireun," ujar Iptu Arief Sukmo Wibowo, Senin 19 Februari 2018.

Dia menjelaskan, kronologis penangkapan terhadap tersangka oleh polisi dengan membuat skenario sebagai pembeli agar tersangka terpancing keluar.

"Saat itu, kami menyaru sebagai pembeli dan bertransaksi jual beli dengan para tersangka untuk memancing, supaya barang keluar dari gudang yang ada di Lhoksukon. Saat transaksi pembelian disepakati dan akhirnya barang dikeluarkan dari gudang, di situlah dilakukan penangkapan," katanya.

Kapolsek Banda Sakti itu menjelaskan ihwal kehilangan cairan infus di Rumah Sakit Kasih Ibu tersebut, pencurian direncanakan oleh A (DPO) dan RM yang memiliki kunci gudang dan mobil ambulans.

Keduanya mantan perawat Rumah Sakit Kasih Ibu, namun memegang kunci duplikat.

"Jadi, mereka sudah merencanakan aksi tersebut sekitar sebulan lalu dan mau menjual hasil curiannya ke salah satu apotek di Langsa sesuai dengan pesanan. Para tersangka dikenakan pasal 363 ayat 1 jo pasal 55 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman lebih dari 7 tahun penjara," kata Kapolsek Banda Sakti itu.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 5 bulan lalu

    Polisi Tetapkan Perawat National Hospital Surabaya Tersangka Pencabulan

    SURABAYA (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menetapkan perawat berinisial Jun sebagai tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap seorang pasien di National Hospital Surab

  • 10 bulan lalu

    Unpad Resmikan Kampus Fakultas Keperawatan

    BANDUNG (EKSPOSnews): Universitas Padjadjaran (Unpad) meresmikan kampus baru untuk Fakultas Keperawatan yang sebelumnya dikenal dengan kampus Akademi Keperawatan (Akper) Pemda Garut, di Jalan Proklama

  • tahun lalu

    39 Perawat dari Deli Serdang Lulus ke Jepang

    LUBUKPAKAM (EKSPOSnews): Sebanyak 39 tenaga perawat lulusan Deli Husada Deli Tua dan Medistra Lubuk Pakam lulus seleksi untuk bekerja sebagai tenaga kesehatan Kangosi (perawat) dan Carewoker (Perawat

  • tahun lalu

    16.000 Lowongan Kerja Perawat ke Luar Negeri Setiap Tahun

    KUDUS (EKSPOSnews): Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid mengatakan, setiap tahun terdapat sekitar 16.000 lowongan kerja di luar negeri untuk

  • 2 tahun lalu

    AirAsia Kerja Sama Perawatan Pesawat A320neo

    PARIS (EKSPOSnews): AirAsia hari ini menandatangani perjanjian kerja sama layanan dukungan komponen pesawat A320neo dengan Air France Industries KLM Engineering & Maintenance (AFI KLM E&M)

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99