Sabtu, 20 Okt 2018

Perampokan Emas di Riau

Oleh: Jallus
Kamis, 07 Des 2017 18:06
BAGIKAN:
istimewa.
Perampok (ilustrasi).
PEKANBARU (EKSPOSnews): Sekawanan perampok bersenjata api diduga melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) atau perampokan yang menggunakan senjata api dan berhasil menggasak tiga kilogram emas dan uang tunai Rp160 juta.

"Korban tiga orang dibuang ke Simpang Maredan Kilometer 04, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru," kata Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Pekanbaru, Iptu Polius Hendriawan di Pekanbaru, Kamis 7 Desember 2017.

Dia mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi pada Rabu (6/12) malam lalu lebih kurang 200 meter dari Simpang Muaro Sako, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan. Ketika itu, korban usai berdagang emas di Pasar Langgam dan pulang menuju Pekanbaru.

Akan tetapi dalam perjalanan saat di TKP korban dibuntuti dan dihadang dengan satu unit Mobil Avanza. Lalu tiba-tiba kaca depan sebelah kanan mobil korban ditembak dan pecah oleh senjata api rakitan jenis Revolver.

Lalu mobil berhenti dan ada empat orang pelaku keluar langsung mendatangi korban. Para pelaku datang yang masing-masingnya menggunakan senjata api warna putih diduga rakitan dan masuk ke dalam mobil korban.

Tak hanya itu, pelaku juga mengikat tiga korban sambil memukul dan mengambil barang-barang. Pada korban Firdaus berupa emas berbagai bentuk dengan berat lebih kurang 1 Kg dan uang tunai Rp80 juta serta satu unit telepon seluler.

Terhadap korban kedua M. Nasir juga digasak emas berbagai bentuk lebih kurang 2 kg dan uang tunai Rp80 juta serta ponsel. Korban ketiga Wati hanya diambil ponselnya.

Selanjutnya ketiga korban dibawa oleh empat pelaku dengan menggunakan mobil korban dan dibuang ke Maredan Pekanbaru. Korban dibuang dalam keadaan tangan dan mulut diikat menggunakan lakban.

Meski begitu, lanjutnya Kepolisian Sektor Tenayan Raya mengarahkan korban melapor ke Polsek Langgam, Pelalawan karena peristiwa perampokan di sana."Korban diarahkan melaporkan kejadian ke Polsek Langgam Polres Pelalawan, tempat korban mengalami kejadian," ungkap Kasubbag Humas.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    Pemprov Riau Kesulitan Dana Lanjutkan Proyek Skala Besar

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Pemprov Riau kini kesulitan dana untuk melanjutkan pendanaan proyek-proyek infrastruktur besar akibat mengalami defisit pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah."Proyek-proy

  • satu minggu lalu

    Sofyan Basir Dapat Fee dari Proyek PLTU Riau-1

    JAKARTA (EKSPOSnews): Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan keterangan soal adanya "fee" untuk Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir dalam proyek Pembangkit Listrik Ten

  • 2 minggu lalu

    Peremajaan Sawit Rakyat di Riau Masih Minim

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Kementerian Koordinator Perekonomian menyatakan realisasi program Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat masih di bawah 10 persen dari target 183.000 hektare pada 2018, meski pemerinta

  • 2 minggu lalu

    KPK Beberkan Peran Dirut PLN di PLTU Riau-1

    JAKARTA (EKSPOSnews): Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK membeberkan sejumlah peran Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir dalam pengadaan proyek "Independent Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap

  • 3 minggu lalu

    Kejahatan Seksual di Riau Meningkat

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Kantor Unit Pelaksana Teknis Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT P2TP2A) Riau, per 30 September 2018 sudah menerima 129 aduan tentang kekerasan terhada

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99