Selasa, 16 Okt 2018

Penyuap Mantan Gubernur Bengkulu Divonis 3,7 tahun Penjara

Oleh: Jallus
Rabu, 08 Nov 2017 17:33
BAGIKAN:
istimewa.
Vonis (ilustrasi).
BENGKULU (EKSPOSnews): Majelis hakim menjatuhkan vonis 3,7 tahun atau tiga tahun tujuh bulan penjara kepada Jhoni Wijaya, terdakwa pemberi suap Gubernur Bengkulu nonaktif Ridwan Mukti beserta istri Lily Martiani Maddari.

"Terdakwa terbukti sah dan meyakinkan memberi fee proyek senilai Rp1 miliar sesuai dengan bukti dan fakta persidangan," kata Ketua Majelis Hakim, Admiral di Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi Kota Bengkulu, Rabu 8 November 2017.

Selain itu, Jhoni Wijaya juga dibebani denda senilai Rp200 juta akibat perbuatan yang dilakukannya, jika tidak mampu membayar denda itu maka bisa diganti (subsidair) dengan pidana kurungan selama empat bulan.

Vonis yang dijatuhkan majelis hakim itu sedikit lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum KPK yang menuntut terdakwa dengan pidana kurungan selama empat tahun.

"Hal yang memberatkan terdakwa karena perbuatan tersebut tidak mendukung upaya pemerintah dalam memberantas tindak korupsi, dan yang meringankan, terdakwa mengakui perbuatannya," kata dia.

KPK menangkap dan mengamankan Jhoni Wijaya pada Rabu 20 Juni 2017 usai memberikan komitmen fee untuk Gubernur Bengkulu nonaktif Ridwan Mukti beserta istri Lily Martiani Maddari.

Jhoni menyerahkan komitmen fee senilai Rp1 miliar tersebut melalui seorang kontraktor kenalan Ridwan Mukti, yakni Rico Diansari.

Untuk tiga terdakwa lainnya, Gubernur Bengkulu nonaktif Ridwan Mukti beserta istri Lily Martiani Maddari dan Rico Diansari masih dalam tahap persidangan pemeriksaan saksi, sidang akan dilanjutkan pada Kamis, 9 November 2017.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Divonis 12 Tahun Penjara

    BALIKPAPAN (EKSPOSnews): Pandu Dharma Wicaksono (22) divonis 12 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Balikpapan.Pemuda ini dianggap terbukti melakukan kekerasan seksual kepada 9 anak lel

  • 2 bulan lalu

    Pemerkosa Bocah Hanya Divonis 8 Tahun Penjara

    DENPASAR (EKSPOSnews): Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Bali menghukum terdakwa Muhamad Yamin Yanuar (19) dan Komang Yudhi Hendrawan (20) masing-masing delapan tahun penjara, karena terb

  • 3 bulan lalu

    WNI Asal Aceh Divonis Mati di Malaysia karena Narkoba

    KUALA LUMPUR (EKSPOSnews): Warga Negara Indonesia (WNI) asal Aceh Iqbal (30) divonis mati oleh Pengadilan Tinggi Shah Alam, Selangor, Selasa 31 Juli 2018 karena ditemukan narkoba dalam dua batang besi

  • 3 bulan lalu

    Bimanesh Sutardjo Divonis 3 Tahun Penjara

    JAKARTA (EKSPOSnews): Dokter spesialis penyakit dalam di RS Medika Permata Hijau Bimanesh Sutardjo divonis tiga tahun penjara ditambah denda Rp150 juta subsider satu bulan kurungan karena terbukti mer

  • 3 bulan lalu

    Kakek Cabul Divonis 4 Tahun Penjara

    AMBON (EKSPOSnews): Terdakwa berinisial YT, seorang kakek yang mencabuli cucu kandungnya sendiri di Negeri Porto, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah dijatuhi hukuman penjara selama empat tahun

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99