Sabtu, 21 Apr 2018

Penyuap Mantan Gubernur Bengkulu Divonis 3,7 tahun Penjara

Oleh: Jallus
Rabu, 08 Nov 2017 17:33
BAGIKAN:
istimewa.
Vonis (ilustrasi).
BENGKULU (EKSPOSnews): Majelis hakim menjatuhkan vonis 3,7 tahun atau tiga tahun tujuh bulan penjara kepada Jhoni Wijaya, terdakwa pemberi suap Gubernur Bengkulu nonaktif Ridwan Mukti beserta istri Lily Martiani Maddari.

"Terdakwa terbukti sah dan meyakinkan memberi fee proyek senilai Rp1 miliar sesuai dengan bukti dan fakta persidangan," kata Ketua Majelis Hakim, Admiral di Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi Kota Bengkulu, Rabu 8 November 2017.

Selain itu, Jhoni Wijaya juga dibebani denda senilai Rp200 juta akibat perbuatan yang dilakukannya, jika tidak mampu membayar denda itu maka bisa diganti (subsidair) dengan pidana kurungan selama empat bulan.

Vonis yang dijatuhkan majelis hakim itu sedikit lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum KPK yang menuntut terdakwa dengan pidana kurungan selama empat tahun.

"Hal yang memberatkan terdakwa karena perbuatan tersebut tidak mendukung upaya pemerintah dalam memberantas tindak korupsi, dan yang meringankan, terdakwa mengakui perbuatannya," kata dia.

KPK menangkap dan mengamankan Jhoni Wijaya pada Rabu 20 Juni 2017 usai memberikan komitmen fee untuk Gubernur Bengkulu nonaktif Ridwan Mukti beserta istri Lily Martiani Maddari.

Jhoni menyerahkan komitmen fee senilai Rp1 miliar tersebut melalui seorang kontraktor kenalan Ridwan Mukti, yakni Rico Diansari.

Untuk tiga terdakwa lainnya, Gubernur Bengkulu nonaktif Ridwan Mukti beserta istri Lily Martiani Maddari dan Rico Diansari masih dalam tahap persidangan pemeriksaan saksi, sidang akan dilanjutkan pada Kamis, 9 November 2017.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Bos Saracen Divonis Ringan

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru, Provinsi Riau menjatuhkan vonis 10 bulan penjara kepada Jasriadi, yang disebut-sebut sebagai ketua sindikat Saracen karena dinilai te

  • 3 bulan lalu

    Pengacara Akhmad Zaini Divonis 2,5 Tahun Penjara

    JAKARTA (EKSPOSnews):Pengacara Akhmad Zaini divonis 2,5 tahun penjara ditambah denda Rp50 juta subsider tiga bulan kurungan karena menyuap panitera Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) Tarmiz

  • 3 bulan lalu

    Pembunuh Anak Pejabat Divonis Mati

    TAPAKTUAN (EKSPOSnews): Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tapaktuan, menjatuhkan vonis hukuman mati terhadap terdakwa Edi Syahputra (25), karena secara sah dan meyakinkan telah melakukan pemnuhan berenc

  • 4 bulan lalu

    Terdakwa Pemerkosa Pelajar SMP Divonis Bebas

    SUKABUMI (EKSPOSnews): Terdakwa kasus pemerkosaan gadis pelajar SMP di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, berinisial RO divonis bebas oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Cibadak."Kami terkejut setelah m

  • 4 bulan lalu

    2 Terdakwa Pungutan Liar Divonis Bebas

    SAMARINDA (EKSPOSnews): Dua terdakwa kasus dugaan pungutan liar di Terminal Peti Kemas Palaran, Samarinda, Kalimantan Timur, yakni Jafar Abdul Gaffar dan Dwi Winarno, divonis bebas oleh majelis hakim

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99