Rabu, 22 Mei 2019

Penyuap Irman Gusman Juga Menyuap Jaksa di Sumbar

Sabtu, 17 Sep 2016 20:08
BAGIKAN:
ist
Wakil Ketua KPK Laode Muhammad.

JAKARTA (EKSPOSnews): Pelaku penyuapan kepada Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman, Xaveriandy Sutanto (XSS), juga melakukan suap kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kajati Sumatera Barat, Farizal (FZL).

"Selain melakukan operasi tangkap tangan, KPK juga melakukan gelar perkara yang melibatkan FZL. XSS diduga memberikan uang kepada Farizal untuk membantu meringankan perkara gula impor tanpa Standar Nasional Indonesia (SNI) di Sumatera Barat yang melibatkan XSS ," ujar Komisoner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata, dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu 17 September 2016.

Farizal merupakan jaksa di Kajati Sumbar, namun ia juga bertindak sebagai penasihat hukum, menyiapkan pembelaan serta mengatur saksi dalam perkara tersebut. KPK telah menetapkan Farizal sebagai tersangka. Dari tangan tersangka, KPK berhasil mengamankan uang suap sebesar Rp 365 juta.

"Awalnya KPK menyelidiki kasus yang berhubungan dengan distribusi gula impor yang tak ber - SNI. Belakangan diketahui berkaitan dengan IG. " Irman Gusman bersama dengan Xaveriandy Sutanto dan istrinya Memi atau MMI (sebelumnya ditulis MNI) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus rekomendasi kuota gula impor untuk wilayah Sumatera Barat.

Xaveriandy merupakan Direktur Utama dari CV Semesta Berjaya atau SB, yang bergerak dalam bidang impor gula.

Kejadian bermula ketika XSS, MMI dan WS (adik dari XSS dan MMI) mendatangi rumah IG pada Jumat pukul 22.15.

Kemudian sekitar pukul 00.30, ketiganya keluar dari rumah IG dan tim KPK menghampiri ketiganya ketika berada di dalam mobil yang masih parkir di halaman rumah IG.

Petugas KPK kemudian meminta mereka untuk masuk kembali ke dalam rumah dan meminta agar IG menyerahkan bungkusan berisi uang yang berasal dari XSS dan MMI. Dari tangan IG, KPK berhasil menahan uang suap sebesar Rp100 juta yang merupakan jasa rekomendasi kuota gula impor.(ant)


  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Presiden Angkat Pansel Pimpinan KPK

    KUTA (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo menetapkan sembilan orang sebagai panitia seleksi (pansel) pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 2019-2023."Pansel tersebut dibentuk untuk menjamin kualit

  • 6 hari lalu

    Bupati Bengkalis Jadi Tersangka Korupsi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bupati Bengkalis Amril Mukminin bersama satu orang lainnya sebagai tersangka dalam pengembangan perkara dugaan tindak pidana

  • 6 hari lalu

    Presiden Segera Umumkan Nama Pansel Pimpinan KPK

    JAKARTA (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo mengatakan segera mengumumkan nama-nama anggota Panitia Seleksi Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)."Nanti kalau sudah diumumkan silakan dibaca," kat

  • satu minggu lalu

    KPK Tahan Bupati Jepara

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Bupati Jepara 2017-2022 Ahmad Marzuqi (AM) yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap terkait putusan atas praperadi

  • 2 minggu lalu

    Bupati Solok Selatan Jadi Tersangka Korupsi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi berupa penerimaan dan pemberian hadiah atau janji

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99