Rabu, 24 Okt 2018

Penyeludupan Lobster Mulai Diadili

Oleh: marsot
Jumat, 21 Sep 2018 13:06
BAGIKAN:
istimewa.
Sidang.
JAMBI (EKSPOSnews): Terdakwa kasus dugaan penyeludupan benih udang lobster 92 ribu ekor melalui perairan laut Tanjung Jabung Timur, Afrizal, menjalani persidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Jambi dengan agenda pembacaan dakwaan.

Usai sidang pembacaan surat dakwaan, oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Jambi, dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan dan mendengarkan keterangan saksi-saksi persidangan, Jumat 21 September 2018.

Sidang yang dipimpin oleh ketua majelis hakim Sri Warni Wati, JPU Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi M Zuhdi menyatakan perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 88 UU RI Nomor 45 Tahun 2009 Tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 2004 Tentang Perikanan.

Selain itu, JPU Zuhdi juga menghadirkan saksi penangkapan dari pihak Ditpolair Polda Jambi, Muhammad Zulfahri dan IF Said. Selain itu jaksa juga menghadirkan saksi ahli Ridwan.

Dalam keterangannya, saksi dari kepolisian Zulfahri menjelaskan, terdakwa tertangkap pada Minggu 5 Agustus 2018 diperairan Tanjung Jabung Timur oleh Satuan Polisi Perairan Polda Jambi yang sedang melaksanakan patroli di wilayah perairan Muara Kuala Lagan, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Kemudian, saat diperiksa, ternyata terdapat 18 kotak plastik warna hitam berisi baby lobster dan saat diperiksa tidak memiliki dokumen resmi sehingga harus ditahan, kemudian diperiksa untuk pengembangan kasusnya.

Dari keterangan terdakwa diketahui, bahwa terdakwa hanya ditugaskan unguk mengangkut 'baby lobster' atas permintaan Agus yang masuk dalam Daftar pencarian orang (DPO) kepolsiian dan benih lobster tersebut akan dikirim menuju Kuala Lagan.

Rencananya benih lobster itu akan dibawa ke Singapura dan terdakwa mengaku memperoleh upah sebesar Rp300 ribu dan menyewa kapal pompong yang kemudian, di Kuala Lagan, mereka telah ditunggu seseorang bernama Son juga berstatus DPO.

Namun, belum sempat memindahkan benih lobster itu, terdakwa ditangkap oleh anggota Ditpolair Polda Jambi.

Dari terdakwa disita barang bukti 16 kotak stereofoam berisi benih udang lobster jenis pasir sebanyak 89.460 ekor, dua kotak stereofoam berisi benih udang lobster jenis mutiara sebanyak 3.385 ekor sehingga totalnya mencapai 92.861 ekor benih lobster yang diselamatkan dari aksi penyelundupan.

Sidang akan dilanjutjkan pekan depan untuk mendengarkan saksi lainnya dan tuntutan JPU yang akan dibacakan dipersidangan berikutnya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    Hukum Berat Penyelundup Lobster

    JAMBI (EKSPOSnews): Pihak Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Jambi berharap hakim dan jaksa penuntut umum yang mengadili kasus ini menghukum secara maksimal t

  • satu bulan lalu

    Penyuap Gubernur Aceh Segera Diadili

    JAKARTA (EKSPOSnews): Bupati Bener Meriah non-aktif Ahmadi sebagai tersangka penyuap Gubernur Aceh Irwandi Yusuf akan segera disidang dalam perkara dugaan penerimaan suap terkait pengalokasian dan pen

  • 7 bulan lalu

    Tersangka Penjual Tanah HGU PTN II Akan Diadili

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara membentuk jaksa, yang akan menangani, perkara dugaan korupsi penjualan tanah PTPN II seluas 106 hektare di Tanjung Morawa Pasar IV, Kabupaten Delise

  • 9 bulan lalu

    Ayah Perkosa Anaknya Mulai Diadili

    AMBON (EKSPOSnews): Buang Papilaya (49), seorang ayah yang diduga memperkosa anak kandung berusia delapan tahun, mulai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Ambon.Ketua majelis hakim, Jenny Tulak dida

  • tahun lalu

    Ridwan Mukti Mulai Diadili

    BENGKULU (EKSPOSnews): Gubernur Bengkulu nonaktif Ridwan Mukti beserta istri Lily Martiani Maddari menjalani sidang perdana pada di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Kota Bengkulu."Agenda sidang

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99