Sabtu, 28 Mar 2020

Penipuan Apartemen Sipoa Group

Oleh: marsot
Kamis, 13 Sep 2018 02:39
BAGIKAN:
istimewa.
Apartemen.
SURABAYA (EKSPOSnews): Puluhan konsumen yang menjadi korban kasus penipuan dari pembelian perumahan dan apartemen milik pengembang "Sipoa Group" meminta pengacara Yusril Ihza Mahendra untuk bertindak sebagai kuasa hukum.

Mereka menghadang pengacara kondang itu di pintu masuk Pengadilan Negeri Surabaya saat akan mendampingi klien pada persidangan kasus lainnya.

"Kami ingin Pak Yusril mendampingi kami dalam proses hukum kasus Sipoa," kata Muhammad Aldo, salah satu korban penipuan perumahan Sipoa Group, Rabu 12 September 2018.

Dia mengatakan para korban merasa tidak puas dengan pendampingan kuasa hukum lain pada proses persidangan yang sejak beberapa waktu lalu sedang berlangsung di Pengadilan Negeri Surabaya.

"Semoga dengan dikawal Pak Yusril, kasus ini bisa selesai dengan memuaskan dan uang kami bisa kembali," ujarnya.

Yusril dalam kesempatan itu menyatakan siap menjadi kuasa hukum korban dalam kasus penipuan oleh pengembang Sipoa Group ini.

"Pembicaraan lebih lanjut terkait proses persetujuan dari para korban dengan saya untuk menjadi kuasa hukumnya nanti bisa diselesaikan di kantor," katanya.

Ketua Umum Partai Bulan Bintang itu mengaku sebelumnya juga telah mengikuti perjalanan kasus ini melalui pemberitaan.

Dia menilai kasus hukumnya masih belum menyentuh sampai kepada jajaran pemilik perusahaan Sipoa Group.

"Proses hukumnya saat ini masih menyentuh jajaran manajemen dan direksi, bosnya belum tersentuh," ucapnya.

Konsumen yang merasa menjadi korban kasus penipuan dari pembelian perumahan dan apartemen Sipoa Group telah membentuk Paguyuban Pembeli Proyek Sipoa (P3S), yang beranggotakan 73 orang.

Menurut Aldo, korban yang belum tergabung di P3S jumlahnya lebih banyak lagi dan diyakini mencapai ratusan konsumen.

Dia menjelaskan ratusan konsumen ini telah membayar cicilan rumah maupun apartemen seharga Rp185 juta, Rp190 juta sampai Rp210 juta di wilayah Tambak Oso, serta proyek perumahan Royal Mutiara Residence 3 dan Royal Afatar World di wilayah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Perumahan dan apartemen tersebut semestinya diserahterimakan pada 2016 lalu namun hingga kini justru dilaporkan tidak pernah dibangun.

Proses persidangan kasus ini yang sedang berjalan di Pengadilan Negeri Surabaya menindaklanjuti laporan P3S yang secara resmi dilayangkan ke Kepolisian Daerah Jawa Timur pada 18 Desember tahun lalu.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 8 bulan lalu

    Bakrieland Hadirkan Apartemen Terjangkau

    JAKARTA (EKSPOSnews): PT Bakrieland Development Tbk. melalui unit usaha, PT. Bakrie Pangripta Loka (BPL) menghadirkan kembali apartemen terjangkau di Sentra Timur Jakarta Timur yang pembangunannya aka

  • tahun lalu

    Mantan Bupati Tapteng Berperan dalam Kasus Penipuan Calon Pegawai Negeri Sipil

    SIBOLGA (EKSPOSnews): Jaksa Penuntut Umum (JPU) Syahrul Effendi Harahap menjelaskan peran Raja Bonaran Situmeang mantan Bupati Tapanuli Tengah, dalam kasus penipuan terhadap delapan calon pegawai nege

  • tahun lalu

    Tersangka Penipu Apartemen Sipoa Ajukan Praperadilan

    SURABAYA (EKSPOSnews): Tiga terdakwa perkara dugaan penipuan pengembang apartemen Sipoa Group yakni Klemen Sukarno Candra, Budi Santoso, dan Aris Birawa, yang teregister dengan nomor 56/Pid.Praper/201

  • tahun lalu

    Usut Kasus Prostitusi di Apartemen Green Pramuka City

    JAKARTA (EKSPOSnews): Massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Mahasiswa Anti Mafia (APMAM) menuntut Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengusut tuntas maraknya kasus prostitusi di Apartemen Green

  • tahun lalu

    Pengadilan Lepaskan Isteri Pilot dari Tuduhan Penipuan

    SEMARANG (EKSPOSnews): Pengadilan Negeri Semarang melepaskan MAS, istri pilot, dari segala tuntutan terkait dengan dugaan tindak pidana penipuan dalam investasi bisnis telepon seluler yang kerugiannya

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99