Sabtu, 30 Mei 2020

Pengusaha Diler Mobil Terlibat Korupsi Bupati Batubara Nonaktif Mulai Diadili

Oleh: Jallus
Senin, 05 Feb 2018 19:37
BAGIKAN:
istimewa.
Sidang (ilustrasi).
MEDAN (EKSPOSnews): Seorang pengusaha diler mobil ST, diadili di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Medan, karena telibat kasus dugaan suap proyek infrastruktur yang diduga dilakukan Bupati Batubara Nonaktif OK Arya Zulkarnaen, senilai Rp3,7 miliar tahun anggaran 2017.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Eva Yusti Siana, dalam dakwaannya di Pengadilan Tipikor Medan,  menyebutkan, terdakwa ST telah menerima sejumlah uang dari rekanan Maringan Situmorang (sidang terpisah).

Kemudian, uang tersebut diserahkan terdakwa kepada Bupati Batubara agar dapat melakukan pengaturan proyek di Dinas Pekerjaaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Batubara.

"Uang yang diterima dari pemborong Maringan itu terdiri dari satu lembar cek Bank Sumut Nomor CJ 561633 senilai Rp1,5 miliar, satu lembar cek Bank Sumut Nomor CJ 560012 senilai Rp1,5 milar dan uang sebesar Rp700 juta," ujarnya, Senin 5 Februari 2018.

Uang tersebut diberikan kepada Bupati Batubara untuk mendapatkan proyek pembangunan jembatan Sei Magung di Kecamatan Medang Deras.

Kemudian, proyek pembangunan jembatan Sentang di perbatasan Kelurahan Labuhan Ruku menuju Desa Sentangagar, Kabupaten Batubara.

Sedangkan, konraktor Syaiful Azhar menyuap Bupati Batubara sebesar Rp400 juta.

Uang tersebut, diserahkan melalui Helman Herdadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Batubara.

Setelah diserahkannya uang tersebut, Syaiful mendapatkan pekerjaan proyek lanjutan peningkatan Jalan Labuhan Ruku menuju Desa Mesjid Lama Kecamatan Talawi Kabupaten Batubara tahun 2017.

Terdakwa melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Junto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Juncto Pasal 65 KUH Pidana, kata Jaksa.

Sidang kasus suap proyek yang dipimpin Majelis Hakim yang diketuai Wahyu Prasetyo Wibowo, dilanjutkan Senin (12/2) untuk mendengarkan keterangan sejumlah saksi-saksi.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 tahun lalu

    Pinjam Bendera Pada Kasus Korupsi Bupati Batubara

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi menduga ada praktik "pinjam bendera" dalam kasus tindak pidana suap terkait dengan pekerjaan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Batubara Tahun An

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99