Sabtu, 24 Jun 2017

Pelaku Pungli di Pelabuhan Sibolga Hanya Dihukum Setahun Penjara

Oleh: Marsot
Kamis, 18 Mei 2017 21:00
BAGIKAN:
istimewa
Vonis hakim (ilustrasi).
MEDAN (EKSPOSnews): Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Medan menghukum masing-masing satu tahun penjara Tombang Siregar dan Taufik Ismail, PNS Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Sibolga, karena pungli antara Rp200 ribu hingga Rp2 juta dalam pengurusan izin berlayar.

Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Medan dengan ketua Mion Munthe dalam amar putusannya di Medan, menyebutkan kedua PNS tersebut juga dibebankan membayar uang pengganti Rp50 juta, ujar hakim Kamis 18 Mei 2017.

Kedua terdakwa tersebut dipersalahkan melanggar Pasal 12 huruf (2) subsider Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 junto UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) Jo Pasal 64 Ayat (1) KUHPidana.

Hal-hal yang memberatkan terdakwa, tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan korupsi, sedangkan hal-hal yang meringankan, terdakwa mengakui kesalahannya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumut Theresia menuntut kedua terdakwa itu 1,5 tahun (satu tahun enam bulan) dan membayar uang pengganti Rp50 juta.

Kedua oknum PNS yang melakukan pungutan liar di Pelabuhan Sibolga dam terjaring Operasi Tangkap Tangan Tim Saber Pungli Polda Sumut.

Peristiwa penangkapan kedua PNS di Pelabuhan Sibolga, Sumatera Utara, 23 Desember 2016. Mereka menetapkan tarif pengurusan izin berlayar dengan membayar uang Rp200 ribu hingga Rp2 juta.

Padahal, sesuai dengan ketentuan, tidak ada pengutipan izin berlayar di Pelabuhan Sibolga.

Kedua PNS tertangkap tangan oleh Tim Saber Pungli Polda Sumut, saat kepengurusan KM Wora Victory di Pelabuhan Sibolga.

Pemilik kapal swasta itu, telah memberikan uang pelicin dalam pengurusan surat izin berlayar sebesar Rp200 ribu kepada kedua PNS tersebut.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  komentar Pembaca

Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

RSS

Kontak