Sabtu, 18 Agu 2018

Pelaku Pembunuhan di Surabaya Ditangkap

Oleh: alex
Rabu, 13 Jun 2018 06:03
BAGIKAN:
istimewa.
Ditangkap.
SURABAYA (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menangkap dua terduga pelaku pembunuhan di Apartemen Educity, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, pada akhir Mei lalu.

"Dua terduga pelaku kami tangkap, masing-masing berinisial IM, usia 44 tahun, dan RY, usia 24 tahun," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya Ajun Komisaris Besar Polisi Sudamiran kepada wartawan di Surabaya, Selasa 12 Juni 2018.

Dengan begitu, hingga kini polisi telah menangkap tiga terduga pelaku yang menewaskan korban bernama Agung Pribadi, setelah sebelumnya pada 6 Juni lalu menangkap terduga pelaku berinisial SP.

Korban berusia 40 tahun, yang tercatat sebagai warga Paseban, Jakarta, itu ditemukan tewas oleh petugas apartemen di kamar nomor 1707, lantai 17, Apartemen Educity Surabaya, pada Senin pagi, 28 Mei, sekitar pukul 06.45 WIB, dengan tiga luka bekas tusukan di bagian dada dan perut.

Polisi mengungkap pembunuhan tersebut bermotif piutang bisnis narkoba senilai Rp211 juta.

Menurut Sudamiran, terdapat dua terduga pelaku lainnya yang hingga kini masih buron, yaitu RD dan VA. Polisi mengidentifikasi keduanya sebagai sepasang kekasih. Diduga RD adalah otak pelaku pembunuhan ini.

RD tercatat sebagai residivis yang pernah ditangkap petugas Kepolisian Resor Pacitan, Jawa Timur, dan menjalani hukuman selama 25 tahun atas kasus perampokan.

Saat itu RD dikenal sebagai perampok yang kejam karena tak segan melukai korbannya, yang setiap beraksi selalu mempersenjatai diri dengan senjata api rakitan.

Sedangkan polisi mengendus VA sebagai penyewa kamar nomor 1707 di lantai 17 Apartemen Educity Surabaya, yang dijadikan lokasi pembunuhan.

Sudamiran mengimbau agar keduanya segera menyerahkan diri.

"Kami telah mengerahkan personel untuk memburu keduanya di tempat-tempat persembunyiannya. Kami tidak segan untuk melakukan tindakan tegas apabila keduanya berindak nekat mengancam jiwa petugas maupun masyarakat,"ucapnya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Xiaomi Buka Gerai Pertama di Surabaya

    SURABAYA (EKSPOSnews): Produsen telepon seluler Xiaomi meresmikan Authorized Mi Store atau gerai resmi pertama mereka di Surabaya, di Tunjungan Plaza 6 untuk lebih menjangkau pasar di Jawa Timur.Head

  • 3 bulan lalu

    Pameran Foto di Surabaya

    SURABAYA (EKSPOSnews): Sebanyak 28 karya terbaik dari peserta lomba foto dari kalangan masyarakat umum dengan mengambil tema "Enjoy Public Space" dipamerkan di salah satu mal di Surabaya, mulai 25 hin

  • 3 bulan lalu

    Polri Minta yang Bilang Peristiwa Bom Surabaya Rekayasa Berikan Bukti

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan bahwa Polri meminta pihak-pihak yang mengatakan bahwa peristiwa teror di Jawa Timur dan

  • 3 bulan lalu

    Menggunakan Ibu dan Anak-Anak Membom Gereja

    SURABAYA (EKSPOSnews): Ledakan bom di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jalan Diponegoro Surabaya, Jawa Timur, pada sekitar pukul 07.45 WIB, Minggu diduga dilakukan seorang ibu yang membawa dua anak usia

  • 3 bulan lalu

    3 Gereja di Surabaya Dibom Teroris

    SURABAYA (EKSPOSnews): Kepolisian Daerah Jawa Timur menyatakan ada tiga serangan bom di tiga gereja yang ada di Surabaya, Minggu 13 Mei 2018."Kejadian bom ada di tiga lokasi. Di Gereja Santa Maria Tak

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99