Rabu, 18 Sep 2019

PK Terpidana Mati Kasus Narkoba di Aceh Dikabulkan MA

Oleh: alex
Selasa, 28 Mei 2019 04:34
BAGIKAN:
istimewa.
Mahkaman Agung (MA).
BANDA ACEH (EKSPOSnews): Mahkamah Agung (MA) RI mengabulkan peninjauan kembali (PK) terpidana mati dalam kasus narkotika jenis sabu-sabu atas nama Samsul Bahri menjadi hukuman 20 tahun penjara.

"Berdasarkan putusan MA tersebut, klien kami atas nama Samsul Bahri tidak lagi menjalani hukuman mati, tetapi 20 tahun penjara," kata Zulfan Effendi, kuasa hukum Samsul Bahri, di Banda Aceh, Senin 27 Mei 2019.

Menurut Zulfan, terpidana Samsul Bahri dalam kasus 78 kilogram yang menjeratnya, berperan sebagai perantara atau penghubung dengan seseorang bernama Usman alias Rauf yang kini masih DPO.

"PK kami ajukan karena ada kesilapan majelis hakim pengadilan tingkat pertama dan pengadilan banding dalam memutuskan hukuman mati terhadap klien kami. PK yang kami ajukan diterima sehingga hukuman mati berubah menjadi hukuman 20 tahun penjara," kata Zulfan Effendi.

Sebelumnya, Samsul Bahri bersama Abdullah, Hamdani, dan Hasan Basri divonis majelis hakim Pengadilan Negeri Banda Aceh dengan hukuman mati. Vonis tersebut dibacakan pada tanggal 21 Desember 2015.

Keempatnya divonis hukuman mati karena kepemilikan sabu-sabu dengan berat 78 kilogram. Mereka ditangkap tim Badan Narkotika Nasional (BNN) di Kabupaten Aceh Timur.

Mereka lalu mengajukan banding dan kasasi. Di tingkat kasasi, hanya Abdullah yang mendapat pengurangan hukuman dari hukuman mati menjadi 20 penjara.

Selain Samsul Bahri, kata Zulfan Effendi, terpidana mati lainnya atas nama Hamdani dan Hasan Basri juga mengajukan PK. PK keduanya masih dalam proses di Pengadilan Negeri Banda Aceh.

"Sidang PK Hamdani dan Hasan Basri sudah memasuki pemeriksaan saksi. Kami sudah hadir ahli teknologi informasi. Kami berharap Mahkamah Agung menerima PK keduanya," pungkas mantan hakim ad hoc Pengadilan Tipikor Banda Aceh tersebut. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Durian Kunyit dari Kalimantan Barat

    PONTIANAK (EKSPOSnews): Durian Kunyit asal Desa Sebongkah, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat berhasil mengalahkan 180 jenis durian lainnya di Kontes Durian Festival Durian Bumi K

  • 3 minggu lalu

    Mempromosikan Kawasan Wisata Mandeh ke London

    PAINAN (EKSPOSnews):  Keindahan Kawasan Wisata Bahari Terpadu Mandeh di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat akan dinikmati warga London, Inggris pada tahun 2020 melalui foto-foto yang dipaj

  • 4 minggu lalu

    Korban Selamat Kebakaran KM Santika Nusantara sebanyak 294 orang

    SUMENEP (EKSPOSnews): Korban selamat dalam musibah kebakaran Kapal Motor Santika Nusantara yang terjadi di sekitar perairan Masalembo, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur sebanyak 294 orang, kata Kasubbag H

  • 4 minggu lalu

    Rumah Cantik Laras Ala PMN

    LARAS (EKSPOSnews): Diharapkan kegiatan Rumah Sakit Laras PT Prima Medica Nusantara (PMN) ini, dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekitar, sebut Direktur PT PMN Abdul Majid, ketika me

  • 4 minggu lalu

    Ribuan Masyarakat Hadiri Puncak Acara PTPN IV

    Kementerian BUMN melalui program BUMN Hadir Untuk Negeri (BHUN), kali ini di tahun 2019 memberi kepercayaan kepada PTPN IV sebagai Person In Charge (PIC) bersama BUMN lain sebagai Co PIC PT Kawasan In

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99