Selasa, 26 Mei 2020

Oknum Polisi Bawa Sabu 1 Kilogram

Oleh: marsot
Rabu, 21 Nov 2018 17:49
BAGIKAN:
istimewa.
Sabu-sabu.
BENGKALIS (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Bengkalis, Riau meringkus oknum polisi berinisial BG bersama enam tersangka dengan barang bukti satu kilogram sabu-sabu dan puluhan butir pil ekstasi dalam rumah pribadi di jalan lintas Duri-Dumai, Desa Bumbung, Duri XIII, Selasa dini hari.

"Tujuh orang tersangka, salah satunya oknum polisi BG bertugas di Polres Dumai berpangkat brigadir serta barang bukti narkotika jenis sabu-sabu satu kilogram senilai Rp1 miliar," ujar Kapolres Bengkalis AKBP Yusuf Rahmanto, di Bengkalis, Rabu 21 November 2018.

Kapolres menyatakan, selain itu pihaknya juga mengamankan 54 butir pil ekstasi senilai Rp14.000.000, daun ganja kering 21 gram, uang tunai Rp20.700.017 serta sisa uang milik salah seorang tersangka di rekening Rp70.000.000.

"Barang bukti lain mobil Toyota Sienta oranye BM 1501 RQ, handphone 13 unit berbagai merek, 65 kaca pireks dan dua buah bong," kata Kapolres pula.

Mantan Kapolres Rokan Hulu itu, mengungkapkan penangkapan berawal, Senin 18 November 2018 sekitar pukul 04.20 WIB tim opsnal Polsek Mandau yang dipimpin oleh Kapolsek Mandau Kompol Ricky Ricardo SIK dan Kanit Reskrim Polsek Mandau Iptu Firman Fadhila SIK melakukan penangkapan terhadap tujuh orang yang diketahui adalah pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu.

"Tim Opsnal Polsek Mandau melakukan pengintaian selama dua minggu di TKP untuk memastikan adanya penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu, kemudian setelah beberapa informasi akurat, dilakukan penangkapan," kata Kapolres.

Ketujuh tersangka tersebut adalah BG (33) warga Kelurahan Bukit Timah, Dumai Selatan, SF (48) warga Kota Dumai, IG (34) warga Bagan Besar, SR (40) warga Kelurahan Dumai Kota, WW (21) warga Purnama Dumai, NS (45) warga Dumai Kota, dan EP (32) warga Bagan Besar Bukit Kapur Dumai.

"Ketujuh tersangka tersebut, empat di antaranya laki-laki dan tiga perempuan, dengan barang bukti dibawa ke Polsek Mandau guna penyidikan lebih lanjut," kata Kapolres.

Hasil interogasi tersangka SF sudah tujuh kali diproses dalam perkara narkotika, dengan pemasok barang atas nama NPC (DPO) warga negara Malaysia.

Mereka berkenalan lewat A yang mengenalkan SF dengan NPC.

Cara bertransaksi setelah SF mentransfer sejumlah uang ke NPC, barang diantar ke daerah Pelintung Dumai diletakkan di pinggir jalan, "SF mengambil barang di tepi jalan dalam transaksi tidak bertemu langsung dengan NPC, setelah ditimbang barang bukti satu kilogram tersisa 838,46 gram," kata Kapolres itu pula.

Pelaku dikenakan pasal 114 ayat 2 dan pasal 112 ayat 2 dan 111 ayat 1 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati, dan denda maksimal Rp8 miliar.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 9 bulan lalu

    Bea dan Cukai Gagalkan Penyelundupan Sabu-Sabu dan Bawang Merah

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Kapal patroli Bea Cukai menggagalkan penyeludupan narkotika dan obat/bahan berbahaya (narkoba) jenis sabu-sabu dengan berat kurang lebih 25 kilogram dan ribuan karung berisi b

  • 11 bulan lalu

    Polda Sumsel Gagalkan Peredaran Sabu-Sabu

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Selatan kembali menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 8.000 gram/8 kg atau menyelamatkan 54 ribu masyarakat

  • 11 bulan lalu

    Penyelundupan Sabu Lewat Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim Pekanbaru Digagalkan

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Petugas Aviation Security Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Provinsi Riau, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 32 paket sabu-sabu dengan total

  • 11 bulan lalu

    Bea Cukai Juanda Gagalkan Pengiriman Sabu-Sabu

    SIDOARJO (EKSPOSnews): Petugas Bea dan Cukai Juanda Jawa Timur, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu seberat 815 gram dari Malaysia yang disimpan oleh pelaku di dalam lipa

  • 11 bulan lalu

    2 Pejabat Kepri Ditangkap Terkait Kepemilikan Sabu-Sabu

    TANJUNGPINANG (EKSPOSnews): Dua pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), R dan F, ditangkap aparat Kepolisian karena terlibat kasus kepemilikan sabu-sabu dan ekstasi.Wakil Gub

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99