Senin, 23 Okt 2017

Oknum Pengadilan Stabat Terkena OTT Saber Pungli

Oleh: Alex
Jumat, 01 Sep 2017 06:04
BAGIKAN:
istimewa
Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw.
MEDAN (EKSPOSnews): Polda Sumatera Utara melakukan operasi tangkap tangan terhadap seorang oknum yang mengaku pegawai Pengadilan Negeri Stabat yang melakukan pungutan liar.

Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw di Medan,  mengatakan, tersangka berinisial MES (44), warga Desa Kuala Bingei, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat yang ditangkap atas dugaan pungutan liar (pungli). "Ada OTT di Stabat," ujarnya, Kamis 31 Agustus 2017.

Penangkapan itu berawal ketika MES mendatangi lokasi usaha korban bernama M Nurdin dan mengaku sebagai juru sita Pengadilan Negeri (PN) Stabat pada Jumat sekitar pukul 11.00 WIB Kepada korban, MES mengaku ditugaskan dari PN Stabat untuk melakukan eksekusk atas tanah yang menjadi lokasi usaha M Nurdin sambil menunjukkan surat untuk ditandatangani.

Korban menolak untuk menandatangani surat itu sambil menyatakan bahwa sengketa lahan itu sudah selesai. Namun tersangka menyatakan PN Stabat akan mengeksekusi lahan tersebut dan menyuruh korban untuk datang ke kantornya.

Setelah kembali, tersangka mempertanyakan kesediaan korban untuk mendatangi kantornya sambil menyuruh korban untuk membawa uang. Tersangka menyatakan berkas pelaksanaan eksekusi telah selesai. Namun tersangka menyatakan akan membantu jika korban datang.

Disebabkan terus didesak, korban mempertanyakan jumlah uang yang diminta agar eksekusi tersebut dibatalkan. Tersangka menetapkan jumlah Rp8 juta dan disetujui korban untuk diserahkan pada Selasa (29/8).

Tersangka mengajak korban untuk bertemu di salah satu restoran di Jalan Jenderal Sudirmam, Kelurahan Perdamaiam, Kecamatan Stabat sebagai lokasi untuk menyerahkam uang tersebut.

Setelah bertemu, korban mempertanyakan tujuan uang tersebut yang disebutkan tersangka akan diserahkan kepada Ketua PN Stabat sebanyak Rp5 juta dan biaya berkas Rp3 juta.

Namun korban hanya menyanggupi Rp7 juta sambil menyerahkan uangnya. Ketika uangnya sudah diterima, tersangka langsung ditangkap personel Polda Sumut.

Dalam penangkapan itu, pihak kepolisian menyita barang bukti berupa uang Rp7 juta, satu unit telepon genggam, satu bundel berkas perkara sengketa tanah antara M Nurdin melawam Sahrudin di PN Stabat.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 bulan lalu

    Satgas Saber Pungli OTT Ratusan Orang, Urutan Teratas Jawa Barat

    PADANG (EKSPOSnews): Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar atau Satgas Saber Pungli telah melakukan 875 Operasi Tangkap Tangan (OTT) secara nasional hingga Juli 2017."Jawa Barat adalah yang paling ak

  • 4 bulan lalu

    Tim Saber Pungli Tangkap Tangan Pegawai Dinas Kesehatan Pemkab Simalungun

    MEDAN (EKSPOSnews): Tim Saber Pungli Polda Sumatera Utara melakukan operasi tangkap tangan terhadap oknum pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun terkait pungli dari calon Aparatur Sipil Negara.K

  • 4 bulan lalu

    Hukum Berat Isteri Gubernur Bengkulu yang Terkena OTT

    BENGKULU (EKSPOSnews): Komunitas Saya Perempuan Anti Korupsi atau SPAK meminta pihak pengadil agar menjatuhkan hukuman terberat kepada istri Gubernur Bengkulu Lily Martiani Maddari jika terbukti melak

  • 4 bulan lalu

    Tim Saber Pungli OTT Pejabat BPN Rokan Hulu

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap salah seorang oknum Aparatur Sipil Negara di Kantor Pertanahan Kabupaten Rokan Hulu

  • 7 bulan lalu

    Tim Saber Pungli tangkap Kadis Pertambangan dan Energi Sumut

    MEDAN (EKSPOSnews): Kepolisian Daerah Sumatera Utara menerangkan penangkapan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Sumut ESS berkaitan dengan pungutan liar terhadap pengurusan izin dokumen eks

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99