Selasa, 07 Jul 2020

Oknum Pengadilan Stabat Terkena OTT Saber Pungli

Oleh: Alex
Jumat, 01 Sep 2017 06:04
BAGIKAN:
istimewa
Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw.
MEDAN (EKSPOSnews): Polda Sumatera Utara melakukan operasi tangkap tangan terhadap seorang oknum yang mengaku pegawai Pengadilan Negeri Stabat yang melakukan pungutan liar.

Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw di Medan,  mengatakan, tersangka berinisial MES (44), warga Desa Kuala Bingei, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat yang ditangkap atas dugaan pungutan liar (pungli). "Ada OTT di Stabat," ujarnya, Kamis 31 Agustus 2017.

Penangkapan itu berawal ketika MES mendatangi lokasi usaha korban bernama M Nurdin dan mengaku sebagai juru sita Pengadilan Negeri (PN) Stabat pada Jumat sekitar pukul 11.00 WIB Kepada korban, MES mengaku ditugaskan dari PN Stabat untuk melakukan eksekusk atas tanah yang menjadi lokasi usaha M Nurdin sambil menunjukkan surat untuk ditandatangani.

Korban menolak untuk menandatangani surat itu sambil menyatakan bahwa sengketa lahan itu sudah selesai. Namun tersangka menyatakan PN Stabat akan mengeksekusi lahan tersebut dan menyuruh korban untuk datang ke kantornya.

Setelah kembali, tersangka mempertanyakan kesediaan korban untuk mendatangi kantornya sambil menyuruh korban untuk membawa uang. Tersangka menyatakan berkas pelaksanaan eksekusi telah selesai. Namun tersangka menyatakan akan membantu jika korban datang.

Disebabkan terus didesak, korban mempertanyakan jumlah uang yang diminta agar eksekusi tersebut dibatalkan. Tersangka menetapkan jumlah Rp8 juta dan disetujui korban untuk diserahkan pada Selasa (29/8).

Tersangka mengajak korban untuk bertemu di salah satu restoran di Jalan Jenderal Sudirmam, Kelurahan Perdamaiam, Kecamatan Stabat sebagai lokasi untuk menyerahkam uang tersebut.

Setelah bertemu, korban mempertanyakan tujuan uang tersebut yang disebutkan tersangka akan diserahkan kepada Ketua PN Stabat sebanyak Rp5 juta dan biaya berkas Rp3 juta.

Namun korban hanya menyanggupi Rp7 juta sambil menyerahkan uangnya. Ketika uangnya sudah diterima, tersangka langsung ditangkap personel Polda Sumut.

Dalam penangkapan itu, pihak kepolisian menyita barang bukti berupa uang Rp7 juta, satu unit telepon genggam, satu bundel berkas perkara sengketa tanah antara M Nurdin melawam Sahrudin di PN Stabat.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • tahun lalu

    RNI Minta Perlindungan Hukum Aset Negara Kepada Satgas Saber Pungli

    JAKARTA (EKSPOSnews): PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) mengajukan permohonan perlindungan hukum terhadap aset negara kepada Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Kemenk

  • 2 tahun lalu

    MA Berhentikan Sementara 2 Hakim Terkena OTT

    JAKARTA (EKSPOSnews): Mahkamah Agung (MA) memberhentikan sementara dua hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Iswahyu Widodo dan Irwan, setelah KPK menetapkan keduanya sebagai tersangka dugaan kasus

  • 2 tahun lalu

    RNI Dorong Pengusutan Penyerobotan Lahan HGU PG Jatitujuh ke Satgas Saber Pungli

    JAKARTA (EKSPOSnews): Salah satu Anak Perusahaan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) yang bergerak dalam bidang agroindustri, PT PG Rajawali II, terus berupaya menyelesaikan permasalahan penyero

  • 2 tahun lalu

    Saber Pungli Tangkap 2 Petugas Dinas Perhubungan Rembang

    TEMANGGUNG (EKSPOSnews): Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bereaksi keras atas tertangkapnya dua petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Rembang dalam operasi tangkap tangan Saber Pungli.Ganjar di Teman

  • 3 tahun lalu

    Tim Saber Pungli Padang Akan Tingkatkan Kinerja

    PADANG (EKSPOSnews): Tim satuan tugas sapu bersih pungutan liar (Saber Pungli) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menargetkan pihaknya untuk meningkatkan kinerja pada 2018, dengan memperbanyak pengungkap

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99