Kamis, 19 Sep 2019

Nelayan Langkat Ditangkap Polisi Malaysia

Oleh: alex
Sabtu, 27 Jan 2018 06:49
BAGIKAN:
istimewa.
Nelayan.
STABAT (EKSPOSnews): Enam nelayan tradisional asal Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, ditangkap polisi maritim Malaysia dan ditahan di penjara Pulau Penang untuk menunggu proses hukum.

Sementara keluarga nelayan itu berharap pemerintah bisa secepatnya memulangkan mereka, kata Ketua Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Sumatera Utara Tajruddin Hasibuan, di Stabat, Jumat 26 Januari 2018.

Tajruddin menjelaskan keenam nelayan yang ditangkap polisi maritim Malaysia itu, Kamis (18/1) sekitar pukul 16.00 WIB terdiri dari M Fahrolrozi (20) warga jalan Babalan Gang Sampan kelurahan Brandan Timur kecamatan Babalan selaku nahkoda, Darussalam (33) warga Gang Aman kelurahan Sei Bilah Kecamatan Sei Lepan selaku Anak Buah Kapal (ABK) Lalu Muhammad Nur (27) warga jalan Imam Bonjol Gang Sirat nomor 28 kelurahan Brandan Timur kecamatan Babalan, Mirza Dewantara (24) warga jalan Babalan Pajak Ikan Lama kelurahan Brandan Timur kecamatan Babalan, Ramadhani (20) warga jalan Pelabuhan Lingkungan Satu kelurahan Sei Bilah kecmatan Sei Lepan, Abdul Hamid (55) warga jalan Imam Bonjol Gang Amal kelurahan Brandan Timur kecamatan Babalan semuanya anak buah kapal.

Tajruddin menjelaskan sebelumnya mereka pergi melaut Senin (15/1) sekitar pukul 20.30 Wib dengan menggunakan sarana boat berkapasitas 5 GT dengan nama boat "Juanda" bergerak menuju laut dan melakukan kegiatan penangkapan ikan.

"Karena cuaca sangat ekstrem waktu itu para nelayan ini lalu berkemas untuk kembali pulang namun baru beberapa jam mereka kehilangan arah dan mereka sempat juga berkomunikasi dengan nelayan lainnya," katanya.

Namun beberapa saat kemudian sekitar pukul 16.00 Wib, boat nelayan ini didekati oleh polisi Maritim Malaysia akhirnya mereka digiring ke Pulau Penang. Keluarga hingga kini masih cemas bagaimana dengan kondisi mereka selama disana.

Untuk itu pihaknya berharap agar pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kedutaan Besar Indonsia di Malaysia kiranya dapat berusaha untuk memproses pembebasan keenam nelayan tradisional Langkat ini, pintanya.

Tajruddin juga menjelaskan pihaknya juga sudah membuat surat kepada Presiden Republik Indonesia guna memohon bantuannya untuk pembebasan nelayan tradisional asal Langkat ini karena keluarga mereka di sini harap cemas dengan kondisi para nelayan.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • tahun lalu

    Indonesia Power Bantu Nelayan Langkat

    STABAT (EKSPOSnews): Indonesia Power pengelola Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Unit 1,2, Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatear Utara, memberikan bantuan kepada 135 nelayan yang berada di Pu

  • 2 tahun lalu

    4 Nelayan Langkat Ditahan Polisi Malaysia

    STABAT (EKSPOSnews): Empat nelayan tradisional asal Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara yang sedang melaut ditangkap polisi maritim Malaysia dan kini berada di penjara Pulau Penang.

  • 3 tahun lalu

    Malaysia Pulangkan Nelayan Langkat

    STABAT (EKSPOSnews): Dua nelayan asal Kelurahan Sei Bilah, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara dipulangkan dari Penang, Malaysia setelah menjalani proses hukum selama enam bulan. "Betul ada

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99