Rabu, 18 Sep 2019

Nasabah Bank Jateng Diadukan ke Polisi

Oleh: marsot
Sabtu, 30 Mar 2019 00:13
BAGIKAN:
istimewa.
Nasabah di ATM.
SEMARANG (EKSPOSnews): Bank Jateng mengadukan nasabahnya yang merupakan sepasang suami istri atas dugaan pelanggaran Undang-undang Nomor 3 tahun 2011 tentang transfer dana yang merugikan BUMD itu sekitar Rp5,4 miliar ke Polda Jawa Tengah.

Kuasa hukum Bank Jateng Dani Sriyanto di Semarang, mengatakan, dua orang berinisial R dan N yang diadukan tersebut merupakan nasabah di cabang Kabupaten Pati.

Menurut dia, terlapor menguasai dana sebesar Rp5,4 miliar yang bukan merupakan haknya.

"Dana itu masuk ke rekening terlapor karena kekeliruan saat proses transfer dana yang dilakukan melalui mesin ATM," katanya, Jumat 29 Maret 2019.

Sebagai nasabah sekaligus mitra Bank Jateng, kata dia, yang bersangkutan seharusnya berkewajiban mengembalikan uang yang bukan haknya itu.

Namun, lanjut dia, kedua terlapor ini justru menggugat Bank Jateng ke pengadilan.

Padahal, menurut dia, upaya mediasi sudah dilakukan oleh Bank Jateng Cabang Pati.

Sebelumnya diberitakan, oknum nasabah Bank Jateng diduga membobol dana milik BUMD Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ini yang nilainya mencapai Rp5,4 miliar.

Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank Jateng Ony Suharsono mengatakan, tindak pidana itu diduga dilakukan dengan memanfaatkan mesin ATM yang bermasalah.

"Dari sekitar 900 mesin ATM yang dimiliki Bank Jateng, ada empat mesin yang diduga bermasalah. Semuanya itu berada di Pati," katanya.

Ia menjelaskan dugaan tindak pidana itu berawal ketika oknum nasabah berinisial R mentransfer sejumlah uang dari rekening BCA ke rekening Bank Jateng.

Nasabah tersebut mentransfer melalui kartu ATM BCA dengan menggunakan mesin ATM Bank Jateng di Kayen, Pati.

Saat proses transfer, lanjut dia, terjadi kegagalan transfer akibat kekeliruan perintah transfer dana yang berakibat rekening di BCA milik R tersebut tidak berkurang, sementara rekening Bank Jateng miliknya justru bertambah.

Mengetahui terjadinya kekeliruan pemindahbukuan itu, kata dia, oknum nasabah tersebut kembali melakukan tindakan yang sama.

"Diketahui sampai 271 transaksi di mesin ATM yang sama," katanya. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Bank Jateng Bantu Rehabilitasi Rumah

    TEMANGGUNG (EKSPOSnews): Bank Jateng membantu rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak 100 unit rumah dan jamban keluarga di Kabupaten Temanggung sebesar Rp1,5 miliar atau masing-masing uni

  • 9 bulan lalu

    Bank Jateng Hibahkan Mobil

    SEMARANG (EKSPOSnews): Bank Jateng Syariah menghibahkan masing -masing satu unit bus maupun mobil Mitsubishi Pajero kepada Universitas Diponegoro (Undip) Semarang untuk mendukung operasional."Ini meru

  • tahun lalu

    Uang Tabungan Nasabah Bank Mandiri Dikuras

    KARAWANG (EKSPOSnews): Seorang nasabah Bank Mandiri di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, rugi puluhan juta karena saldo tabungan dalam rekeningnya secara tiba-tiba hilang."Jumlah tabungan yang tiba-tiba

  • tahun lalu

    Usut Dalang Pelaku Utama Pembobol Nasabah BRI di Nias

    GUNUNGSITOLI (EKSPOSnews): Penyidik Polres Nias terus melakukan pengembangan untuk mengungkap pelaku utama pembobol uang nasabah di Bank BRI Kantor Kas Lotu, Kabupaten Nias Utara.Kapolres Nias melalui

  • tahun lalu

    Polisi Bongkar Jual Beli Data Nasabah Bank

    JAKARTA (EKSPOSnews): Petugas Polda Metro Jaya membongkar praktik jual-beli data nasabah bank melalui situs "temanmarketing.com" untuk tindak kejahatan perbankan."Tersangka NM menggunakan data nasabah

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99