Jumat, 21 Sep 2018

Najib Razak Didakwa Lakukan Pencucian Uang

Oleh: marsot
Rabu, 08 Agu 2018 09:34
BAGIKAN:
WA.
Najib Razak.
KUALA LUMPUR (EKSPOSnews): Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak akan didakwa pada Rabu berdasarkan undang-undang pencucian uang, menurut lembaga anti korupsi, terkait dengan skandal miliaran dolar di 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Najib, 65 tahun, dan keluarganya telah menghadapi pemeriksaan ketat sejak Mei, ketika hasil pemilihan di Malaysia membawa Mahathir Mohamad, mantan mentor yang jadi musuh, kembali naik ke tampuk kekuasaan.

Mahathir, 93 tahun, dengan cepat membuka kembali penyelidikan atas 1MDB dan melarang Najib beserta istrinya, Rosmah Mansor, meninggalkan negara itu.

Bulan lalu, Najib ditangkap dan didakwa menyalahgunakan kekuasaan dan pelanggaran kepercayaan terkait dengan dugaan transfer dana senilai 42 juta ringgit (10,31 juta dolar AS) ke rekening bank pribadnya dari SRC International, bekas unit dari 1MDB.

Ia telah mengaku tak bersalah atas dakwaan-dakwaan tersebut dan dibebaskan setelah memberikan uang jaminan.

Pada Selasa, ia dipanggil ke kantor Komisi Anti Korupsi Malaysia (MACC), sehari sebelum pemeriksaan menjelang peradilannya di pengadilan.

Najib diperiksa sekitar 45 menit. Dalam sebuah pernyataan segera setelah Najib meninggalkan kantor MACC, komisi itu mengatakan ia akan didakwa berdasarkan undang-undang anti pencucian uang.

"Dakwaan-dakwaan tersebut terkait perkara SRC International," demikian kata MACC dalam satu pernyataan.

Juru bicara Najib menolak untuk memberikan komentar.

1MDB sedang diselidiki oleh sedikitnya enam negara, termasuk Singapura, Swiss dan Amerika Serikat, terkait dugaan pencucian uang dan korupsi.

Departemen Kehakiman AS mengatakan, diperkirakan dana senilai 4,5 miliar dolar dari 1MDB telah disalahgunakan oleh para pejabat tinggi dan orang-orang dekatnya.

Sumber: antara/reuters.

  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Kejaksaan Agung Tangkap Buronan Pencucian Uang BBM Ilegal

    JAKARTA (EKSPOSnews): Tim Intelijen Kejaksaan Agung, di Pelabuhan Tanjung Benoa, Denpasar, Bali, Sabtu menangkap Deki Bermana, buronan pencucian uang kasus penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) ilega

  • 2 bulan lalu

    BNN Ungkap Pencucian Uang Narkoba

    SURABAYA (EKSPOSnews): Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) narkotika yang me

  • 7 bulan lalu

    Bareskrim Sita Kapal Pesiar Hasil Pencucian Uang

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri menyita kapal Equanimity, sebuah kapal mewah yang ditaksir senilai 250 juta dolar AS atau setara Rp3,5 triliu

  • 7 bulan lalu

    BNN Tangkap 3 Pelaku Pencucian Uang Narkoba

    JAKARTA (EKSPOSnews): Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap tiga pelaku Tindak Pidana Pencucian Uang yang transaksinya mencapai Rp6,4 triliun bersumber dari kasus narkotika jaringan Togiman, Haryan

  • tahun lalu

    Pasal Pencucian Uang Dikenakan kepada Gubernur Bengkulu

    BENGKULU (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi menjerat Gubernur Bengkulu nonaktif Ridwan Mukti dan istri dengan pasal korupsi dan juga menyertakan pasal tindak pidana pencucian uang."Tidak hanya

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99