Selasa, 24 Sep 2019

Mengungkap Penjualan Senjata Api Ilegal

Oleh: Jallus
Selasa, 13 Mar 2018 16:08
BAGIKAN:
istimewa.
Pistol.
BANDUNG (EKSPOSnews): Ditreskrimum Polda Jabar mengungkap penjualan senjata api ilegal yang dijual secara online di Desa Cipacing, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Empat orang yakni YH (37), EK (60), DD (37), UN (34) berhasil diamankan petugas karena menjual senjata api ilegal ke berbagai wilayah di Indonesia.

"Para pelaku ini, memasok senjata api ilegal ke beberapa wilayah diantaranya Kabupaten Kutai Kaltim, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Majalengka dan berbagai wilayah lainnya," ujar Ditreskrimum Polda Jabar, Kombes Umar Surya Fana di Mapolda Jabar, Selasa 13 Maret 2018.

Umar mengatakan, keempat pelaku ini memiliki peran masing-masing dalam menjalankan bisnis ilegal tersebut. YH bertugas sebagai kurir, EK berperan sebagai penyimpan senjata. Kemudian DD berperan sebagai penjual dan menyimpan amunisi dan UN sebagai perantara.

"Mereka berempat ini marketing yang memposting di media sosial, termasuk mengirimkan senjata melalui paket, serta yang memberi kode di media sosial jual beli," katanya.

Dari keterangan para pelaku, senjata api ilegal tersebut, di jual dengan harga enam hingga sembilan juta rupiah perunit. Adapun jenis senjata api ilegal yang dijual yakni Mede Call 22 mm, walter Call 9 mm, Pen Gun Call 22 mm, Revolver Call 22 mm.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita barang bukti berupa 14 pucuk senjata api berbagai jenis, 350 amunisi peluru, satu ponsel, dan dua mesin bubut untuk membuat senjata.

Atas pengungkapan ini para pelaku dijerat pasal 1 Ayat 1 Undang-undang Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 bulan lalu

    Mengamankan Rokok Ilegal di Aceh Selatan

    MEULABOH (EKSPOSnews): Petugas Bea Cukai Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat bersama petugas kepolisian di Aceh Selatan berhasil mengamankan 71.876 batang rokok ilegal dari lima toko grosir yang tersebar d

  • 3 bulan lalu

    Mengamankan Kayu Ilegal di Jayapura

    JAYAPURA (EKSPOSnews): Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG dari Yonif PR 328/DGH berhasil mengamankan seribuan batang kayu ilegal dengan jenis kayu besi dari hasil hutan Kampung Pitewi

  • 4 bulan lalu

    Mengamankan Gula Pasir Ilegal di Perbatasan

    PONTIANAK (EKSPOSnews): Satgas Pamtas Yonmek 643/Wanara Sakti berhasil mengamankan sebanyak 228 kilogram gula pasir yang diduga merupakan barang selundupan asal Malaysia, kata Kapendam XII/Tanjungpura

  • 5 bulan lalu

    Satgas Pamtas Yonmek Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal

    MERAUKE (EKSPOSnews): Satgas Pamtas Yonmek 521/DY di bawah kepemimpinan Letkol Inf Andi A. Wibowo, berhasil mengamankan ratusan botol miras ilegal.Kejadian itu bermula, ketika Satgas Pamtas yang berad

  • 5 bulan lalu

    Berkas Perkara Kayu Ilegal Asal Papua Barat Segera Disidangkan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kejaksaan Agung menyatakan dua berkas perkara 81 kontainer dan 1.100 meter kubik kayu ilegal asal Papua Barat sudah lengkap sehingga segera dilanjutkan ke persidangan.Ditjen Pene

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99