Kamis, 21 Mar 2019

Mengamankan Ganja di Perbatasan RI-Papua Nugini

Oleh: Jallus
Selasa, 20 Nov 2018 08:17
BAGIKAN:
istimewa.
Ganja.
JAYAPURA (EKSPOSnews): Satuan tugas (Satgas) pengamanan perbatasan (Pamtas) RI-Papua Nugini (PNG) Yonif Para Raider 501 Kostrad selama bertugas kurang lebih sembilan bulan telah mengamankan sebanyak 40 kilogram ganja.

Danyon Para Raider 501 Kostrad Letkol Inf Anthoni Chandra usai mengikuti upacara penerimaan dan pelepasan satgas pamtas wilayah Korem 172/PWY di Kompleks Buper Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, mengatakan ganja sebanyak itu didapatkan selama bertugas di Papua.

"Totalnya semua itu 40,3 kilogram dan terakhir pada 13 November 2018 kami amankan 4,5 kilogram ganja," katanya menjawab pertanyaan wartawan.

Selain ganja sebanyak itu, kata dia, ada kulit kayu masohi sebanyak 767 kg, minuman keras 556 botol, kayu ilegal beragam jenis 303 batang, vanili seberat 475 kg, gaharu dan juga sirip ikan hiu.

"Semua ini kami amankan dengan tersangkanya dan kami limpahkan kepada kepolisian setempat. Dan yang bersifatnya bisa melengkapi dokumen bea cukai kami tidak amankan, karena itu mendatangkan 'income' untuk negara," ujarnya, Senin 19 November 2019.

Menyinggung soal suka dan duka selama bertugas di wilayah perbatasan RI-PNG, Anthoni mengaku bahwa selama melaksanakan tugas negara semuanya itu dibawa dengan santai dan penuh tanggung jawab, karena lebih banyak suka dari pada duka.

"Papua ini tempat yang menarik, lebih banyak suka daripada dukanya. Masyarakat asli orang Papua sangat baik, tergantung pembawaan diri kita dengan mereka. Dan selama bertugas, akhirnya saya bisa tahu Arso, Kampung Pitewi, Yeti, Skopro Lama dan Skopro Baru, kami juga bantu warga meski kecil nilainya," tuturnya.

Jauh dari keluarga, kata dia, yang bisa dikatakan sebagai duka tetapi dengan adanya jaringan internet yang baik dan lancar, maka hal itu bisa terobati melalui berbagai aplikasi media sosial.

"Yang paling berkesan itu, pada 18 November 2019, saya di percayakan oleh masyarakat Arso I untuk meresmikan Taman Al Quran, ini saya tidak menyangka. Ternyata adalah kerja prajurit saya di Arso pada Pos KM 31, dan meminta saya resmikan dan berikutnya saya sama Pak Yan Z Numberi diangkat sebagai anak adat olehnya," ujarnya.

Anthoni mengaku selama bertugas di wilayah perbatasan selain berpedoman pada Sumpah Prajurit, Sapta Marga dan aturan lainnya, doa dan ibadah adalah yang utama.

"Semua itu kami jalankan dengan doa dan ibadah, tidak mengharapkan apapun dari masyarakat di sini, yang ada kami harus membantu mereka dan itu prajurit 501 Kostrad lakukan, mulai jadi guru, melatih PBB buat anak sekolah, hingga membantu membangun rumah ibadah seperti gereja dan masjid," paparnya.

Kini, kata dia, Yonif Para Raider 501 Kostrad akan kembali ke satuan asalnya dan ia berharap apa yang dilakukan olehnya bersama anggitanya bisa menjadi kenangan bagi masyarakat perbatasan.

"TNI kuat bersama rakyat dan kami lahir dari rakyat. Tugas di Papua sangat mengasyikan jauh dari kesan yang kami terima. Terima kasih untuk masyarakat perbatasan dan Papua pada umumnya," ujarnya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    BNN Musnahkan Ganja di Madina

    MEDAN (EKSPOSnews): Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Mandailing Natal bersama Polres setempat dan Kodim 0212/TS melakukan pemusnahan terhadap 2,5 hektare lahan ganja yang berada di wilayah pe

  • 3 minggu lalu

    Memusnahkan Ladang Ganja di Aceh

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh bersama TNI dan Polri memusnahkan ladang ganja dengan luas sekitar tiga hektare perkiraan mencapai 10 ribu batang tanaman terlara

  • 3 minggu lalu

    Pasangan suami Isteri Terlibat Peredaran Ganja Jaringan Aceh

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau menangkap pasangan suami istri yang terlibat dalam jaringan peredaran narkotika jenis ganja dari Provinsi Aceh."Barang bukti yang b

  • 2 bulan lalu

    BNN Amankan 1,5 ton Ganja Kering

    JAKARTA (EKSPOSnews): Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Bea dan Cukai mengamankan narkoba jenis ganja dengan berat sekitar 1,5 ton yang dikendalikan Parman, seorang narapidana di Lembaga Pemasyar

  • 2 bulan lalu

    Polisi Langkat Amankan 220 Kilogram Ganja

    STABAT (EKSPOSnews): Aparat Satuan Narkoba Kepolisian Resor Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menangkap dan meringkus dua tersangka pembawa 220 kilogram ganja, ketika melintas di Jalan Sumatera-Aceh

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99