Selasa, 23 Jul 2019

Mantan Pramugari Dituntut 3 Tahun Penjara

Oleh: marsot
Senin, 13 Agu 2018 18:56
BAGIKAN:
istimewa.
Narkoba.
DENPASAR (EKSPOSnews): Michelle Merri Loisa (28), mantan pramugari di salah satu perusahaan maskapai penerbangan di Indonesia dituntut hukuman tiga tahun penjara terkait penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu, kokain dan dumolid.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Made Lovi Pusnawan dalam sidang di Pengadilan Negeri Denpasar, menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan I.

"Terdakwa melanggar Pasal 127 Ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika sehingga dijatuhi tuntutan selama tiga tahun penjara," kata JPU dalam sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Ketut Tirta itu, Senin 13 Augustus 2018.

Jaksa menilai perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah yang sedang gencar-gencarnya melakukan pemberantasan terhadap segala bentuk penyalahgunaan narkoba.

Mendengar tuntutan jaksa itu, terdakwa sempat menangis dalam persidangan dan mengajukan pembelaan secara lisan melalui penasihat hukumnya Made Suardika Adnyana.

Isi pembelaan secara lisan terdakwa, yakni terdakwa memohon keringanan hukuman kepada majelis hakim dan menyesali perbuatannya. "Mohon majelis hakim memberikan hukuman ringan kepada terdakwa karena terdakwa sebagai penyalahguna narkoba," ujarnya.

Dalam sidang sebelumnya terungkap bahwa terdakwa Michelle Merri Loisa (28) ditangkap anggota Kepolisian Sektor Kuta, Kabupaten Badung, Bali, di kediamannya Perumahan Aneka House, Jalan Gunung Lumut, Denpasar Barat, pada 24 Februari 2018.

Di rumah terdakwa, petugas menemukan satu paket sabu-sabu seberat 0,12 gram dan dua paket kokain masing masing seberat 0,34 gram dan 0,03 gram serta empat butir dumolid, pada pernak-pernik hiasan di dalam kamarnya.

Saat diinterogasi petugas, terdakwa mengaku memiliki barang itu yang sudah delapan bulan menjadi pengguna narkoba jenis sabu-sabu maupun kokain saat sedang "off" dari jadwal penerbangan dan menggunakannya saat menggelar pesta barang haram itu.

Terdakwa mengaku empat kali membeli kokain dan sabu-sabu dengan harga Rp2,5 juta per gramnya. Penangkapan Merri, berdasarkan hasil pengembangan kasus penangkapan Fahmi (37) yang merupakan kekasihnya yang terlebih dahulu ditangkap pada 24 Februari 2018 pukul 20.40 Wita di Area Central Parkir Kuta.

Merry ditangkap di kediamannya dan saat dilakukan pengeledahan ditemukan sabu-sabu, kokain dan alat isap yang diakuinya barang haram itu digunakan untuk dirinya sendiri bersama kekasihnya itu.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Ahmad Dhani Hanya Divonis Setahun Penjara

    SURABAYA (EKSPOSnews): Musisi Ahmad Dhani Prasetyo divonis satu tahun kurungan penjara oleh majelis hakim yang diketuai R Anton Widyopriono pada sidang kasus pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri

  • 3 bulan lalu

    Dosen USU Dituntut Setahun Penjara

    MEDAN (EKSPOSnes): Seorang oknum dosen Universitas Sumatera Utara (USU) Himma Dewiyana Lubis (45) dituntut pidana penjara selama 1 tahun dengan denda Rp10 juta subsider 3 bulan dalam sidang di PN Meda

  • 5 bulan lalu

    Eni Maulani Saragih Divonis 6 tahun

    JAKARTA (EKSPOSnews): Anggota Komisi VII DPR Fraksi Partai Golkar nonaktif Eni Maulani Saragih divonis 6 tahun penjara ditambah denda Rp200 juta subsider 2 bulan kurungan."Mengadili, menyatakan terdak

  • 6 bulan lalu

    Nelayan Asal Aceh Timur Bakal Dipenjara di Myanmar

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Nelayan asal Aceh Timur Jamaludin Amno yang ditangkap otoritas Myanmar, Selasa (6 November 2018), didakwa melakukan penangkapan ikan ilegal dengan ancaman hukum karungan maksi

  • 9 bulan lalu

    Isteri CEO Abu Tour Didakwa 20 Tahun Penjara

    MAKASSAR (EKSPOSnews): Istri CEO PT Amanah Bersama Umat atau Travel Abu Tour, Nursyariah Mansyur didakwa 20 tahun hukum penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Makassar atas dugaan

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99