Kamis, 23 Mei 2019
  • Home
  • Hukum & Kriminal
  • Mantan Bupati Tapteng Berperan dalam Kasus Penipuan Calon Pegawai Negeri Sipil

Mantan Bupati Tapteng Berperan dalam Kasus Penipuan Calon Pegawai Negeri Sipil

Oleh: marsot
Selasa, 26 Feb 2019 05:34
BAGIKAN:
Istagram.
Aparatur Sipil Negara (ASN).
SIBOLGA (EKSPOSnews): Jaksa Penuntut Umum (JPU) Syahrul Effendi Harahap menjelaskan peran Raja Bonaran Situmeang mantan Bupati Tapanuli Tengah, dalam kasus penipuan terhadap delapan calon pegawai negeri sipil tahun 2014 dan tindak pidana pencucian uang "money laundering" di Pengadilan Negeri Sibolga, Senin (25/2).

Syahrul Effendi Harahap, dalam dakwaannya, menyebutkan, tindak pidana itu terjadi saat Bonaran menjabat sebagai Bupati Tapanuli Tengah dan menyuruh Heppy Rosnani Sinaga bersama suaminya Efendi Marpaung mencari orang yang ingin menjadi pegawai negeri sipil (PNS) dengan ketentuan lulusan S-1 membayar uang pengurusan sebesar Rp165 juta dan untuk lulusan D-3 Rp135 juta.

Kemudian, pelapor Rosnani membawa delapan orang yang berminat menjadi CPNS Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah dan menyerahkan uang sebanyak Rp1.240.000.000, kepada terdakwa dimana pembayarannya dilakukan empat tahap.

Tahap pertama tanggal 29 Januari 2014 sebesar Rp570 juta yang diserahkan oleh Rosnani bersama dengan suaminya Efendi Marpaung.

Uang tersebut diserahkan langsung kepada terdakwa di rumah dinas di Kota Sibolga, namun tidak ada dibuatkan kwitansi tanda terima, tetapi disaksikan oleh Serka Joko selaku ajudan Bonaran, Tahap kedua tanggal 30 Januari 2014 sebesar Rp120.000.000 dikirim pelapor melalui Bank Mandiri Cabang Jalan Gatot Subroto Medan ke nomor rekening 107-00-692-74-55 atas nama Farida Hutagalung.

Tahap ketiga tanggal 3 Februari 2014 sebesar Rp500.000.000 yang dikirim dari Bank Mandiri Jalan Kirana Raya Medan Petisah ke nomor rekening: 107-00-692-74-55 atas nama Farida Hutagalung. Dan tahap ke empat tanggal 17 Agustus 2014 diserahkan sebesar Rp50.000.000 tanpa kwitansi.

JPU mengatakan, setelah menyetor sejumlah uang tersebut, ternyata delapan korban tidak lulus menjadi PNS Pemkab Tapanuli Tengah sebagaimana yang dijanjikan Bonaran. Korban meminta agar uang yang diterima tersebut agar dikembalikan.

"Namun terdakwa hingga dilaporkan ke Polda Sumut pada Mei 2018 belum mengembalikan uang tersebut," jelas JPU. Senin 25 Februari 2019.

Jaksa mendakwa Bonaran melanggar Pasal 372 KUH Pidana tentang Penggelapan dan Pasal 378 tentang Penipuan. Selain itu, terdakwa juga melanggar Pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang.

Sidang yang dipimpin Majelis Hakim PN Sibolga diketui Martua Sagala dilanjutkan Senin (3/3) untuk mendengarkan eksepsi terdakwa Raja Bonaran Situmeang atas dakwaan JPU.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 6 bulan lalu

    Menjaring Dosen Berkualitas Lewat Peserta Tes CPNS

    SURABAYA (EKSPOSnews): Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir ingin merekrut dosen yang berkualitas dari proses tes atau seleksi penerimaan calon pegawai negeri

  • 8 bulan lalu

    BPOM Buka Lowongan 1.078 CPNS

    PADANG (EKSPOSnews): Badan Pengawas Obat dan Makanan membuka lowongan 1.078 calon Pegawai Negeri Sipil yang akan ditempatkan di seluruh Indonesia."Dari 1.078 lowongan tersebut, 260 formasi ditempatkan

  • 8 bulan lalu

    Merancang PP untuk Honorer yang Tak Bisa Ikut Jadi CPNS

    JAKARTA (EKSPOSnews): Pemerintah menyiapkan Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk mengakomodasi para tenaga kerja honorer yang tidak lolos tes

  • 8 bulan lalu

    Pendaftaran dan Seleksi CPNS Tahun 2018 Melalui sscn.bkn.go.id

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana selaku Ketua Pelaksana Seleksi Nasional CPNS mengatakan sistem pendaftaran dan seleksi CPNS 2018 akan dilakukan secara t

  • 9 bulan lalu

    Pelamar CPNS Segera Persiapkan Diri

    SAMPIT (EKSPOSnews): Masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya Kabupaten Kotawaringin Timur yang berminat mengikuti seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS), disarankan segera mempersiapkan diri karena

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99