Rabu, 13 Des 2017

MA Minta Penjelasan Atasan Ketua Pengadilan Tinggi

Oleh: marsot.
Minggu, 08 Okt 2017 05:52
BAGIKAN:
istimewa.
Mahkamah Agung (MA).
JAKARTA (EKSPOSnews0: Mahkamah Agung akan meminta keterangan Dirjen Badan Peradilan Umum Herri Swantoro apakah selaku atasan sudah melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Utara Sudiwardono yang ditetapkan sebagai tersangka penerima suap oleh KPK.

"Kami pada Senin (9/10) akan meminta keterangan langsung Dirjen Badan Peradilan Umum terkait materi pembinaan dan pengawasan yang diberikan kepada Ketua PT Sulawesi Utara," kata Ketua Muda Pengawasan Mahkamah Agung Sunarto dalam konferensi pers di gedung KPK Jakarta, Sabtu 7 Oktober 2017.

Sunarto menyampaikan hal itu bersama dengan Wakil Ketua KPK Laode M Syarif, Juru Bicara MA yang juga Ketua Umum Ikatan Hakim Suhadi serta Kepala Biro Hukum dan Humas MA Abdullah.

KPK menetapkan Ketua PT Sulut Sudiwardono sebagai tersangka penerima suap sebesar 101 ribu dolar Singapura (sekitar Rp1 miliar) dari anggota DPR dari Komisi XI Fraksi Partai Golkar Aditya Anugrah Moha untuk mempengaruhi putusan banding perkara kasus korupsi tunjangan penghasilan aparatur pemerintah desa (TPAPD) Kabupaten Bolaang Mongondow tahun 2010 dengan terdakwa Marlina Moha Siahaan yaitu ibu Aditya, dan agar Marlina tidak ditahan.

Pemeriksaan Dirjen Badan Peradilan Umum itu sesuai dengan Maklumat Ketua Mahkamah Agung RI No 01/Maklumat/KMA/IX/2017 tentang Pengawasan dan Pembinaan Hakim, aparatur MA serta badan peradilan di bawahnya yang menyatakan bahwa MA akan memberhentikan pimpinan MA atau pimpinan badan peradilan di bawahnya secara berjenjang selaku atasan langsung bila ditemukan bukti bahwa proses pengawasan dan pemibnaan oleh pimpinan tidak dilaksanakan secara berkala dan berkesinambungan.

"Kami menelusuri dari pagi sampai sore dan beberapa informasi dari informan kami di daerah sehingga kami mendapatkan 'power point' ternyata atasan langsung yaitu Dirjen Badan Peradilan Umum telah melakukan pembinaan terhadap pengadilan tingkat banding yang judulnya 'Pengaruh Leadership Terhadap Motivasi Pegawai'. Isinya dirjen telah memberikan materi-materi yang terkait pembinaan dan pengawasan, salah satunya kepemimpinan efektif adalah kepemimpinan digerakkan dengan keteladanan," tambah Sunarto.

Namun meski pembinaan dan pengawasan sudah dilakukan, menurut Sunarto, MA juga masih perlu meningkatkan pengawasannya.

"Memang perlu dan dari waktu ke waktu akan disempurnakan. Kami sedang menyusun peraturan MA yang dalam waktu dekat akan disahkan yaitu 'mystery shopper' agar ketika turun ke daerah tidak ada yang tahu dan aparatur kami menggunakan penyamaran-penyamaran yang tidak dikenal identitasnya tapi dibarengi surat tugas," ungkap Sunarto.

Suhadi juga mengakui bahwa Dirjen Badan Peradilan Umum sebagai atasan langsung Sudiwardono bertanggung jawab dalam pembinaan dan pengawasan.

"Tapi dirjen ini juga sudah pontang-panting mengelilingi Indonesia untuk menata kembali Badan Peradilan. Dalam pengawasan eksternal dain internal juga sudah banyak sekali baik dari wartawan, ombdusman serta LSM selain dari badan pengawasn Mahkamah Agung dan juga Komisi Yudisial," kata Suha

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu jam lalu

    Warga Demo Puskesmas di Pasaman Barat

    SIMPANG EMPAT (EKSPOSnews): Masyarakat Nagari Aia Gadang Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) melakukan demonstrasi ke Puskesmas Aia Gadang mempertanyakan kejelasan peng

  • 8 jam lalu

    Dortmund Hajar Mainz

    BERLIN (EKSPOSnews): Borussia Dortmund menang 2-0 atas tuan rumah Mainz 05  untuk mengamankan kemenangan perdana mereka di Liga Jerman sejak September pada debut pelatih Peter Stoeger.Stoeger, ya

  • 13 jam lalu

    Timah Salurkan Dana Bergulir

    PANGKALPINANG (EKSPOSnews): PT Timah Tbk. menyalurkan pinjaman bergulir semester II/2017 sebesar Rp6,916 miliar kepada 168 pelaku usaha mikro kecil menengah dan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,

  • 13 jam lalu

    Maksimalkan Sungai Musi

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan berupaya memaksimalkan pemanfaatan Sungai Musi untuk meningkatkan produksi ikan air tawar dan mengurangi ketergantungan bahan pangan

  • 13 jam lalu

    Pemprov Sumbar Belum Miliki Mobil Pemadam Kebakaran

    PADANG (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) masih belum memiliki armada pemadam kebakaran meski dinas yang membawahinya sudah terbentuk sejak Desember 2016."Anggaran sudah kita aj

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99