Jumat, 24 Nov 2017

Kredit Fiktif Koperasi Karyawan Pertamina Diusut Kembali

Oleh: Jallus
Selasa, 04 Apr 2017 20:02
BAGIKAN:
istimewa
Pertamina.
MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara kembali mengusut kasus dugaan korupsi kredit fiktif koperasi karyawan PT Pertamina UPMS I Medan dengan Bank Syariah Mandiri Cabang Gajah Mada di Medan.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sumut Sumanggar Siagian, di Medan,  mengatakan, kasus korupsi yang merugikan keuangan negara itu, kembali dibuka oleh penyidik Kejati.

Saat ini, menurut dia, Kejati Sumut telah melayangkan pemanggilan terhadap 17 orang saksi karyawan PT Pertamina UPMS I Medan, namun hanya lima orang yang hadir di institusi hukum tersebut.

"Selebihnya karyawan Pertamina tersebut, tidak dapat hadir karena mereka belum menerima surat pemanggilan yang disampaikan Kejati Sumut," ujar Sumanggar, Selasa 4 April 2017.

Ia menyebutkan, kendala yang dialami karyawan Pertamina itu, sebahagian diantara mereka sudah pensiunan dan bahkan pindah dari Kota Medan.

Sehubungan dengan itu, Kejati Sumut terpaksa harus bekerja sama dengan Pertamina Medan mendata alamat lengkap para pensiunan tersebut.

"Tanpa melakukan koordinasi, sulit bagi Kejati Sumut untuk menghadirkan mantan karyawan Pertamina itu, karena mereka yang mengetahui mengenai kredit fiktif di Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Gajah Mada," ucapnya.

Sumanggar menambahkan, pensiunan karyawan Pertamina itu, dimintai keterangan sebagai saksi, dugaan terjadinya penyimpangan penyaluran kredit fiktif mencapai nilai puluhan miliar rupiah di BSM tersebut.

Kasus dugaan korupsi tersebut, dibuka oleh Kejati Sumut karena merugikan keuangan negara.

"Kejati Sumut tetap komit mengusut kasus korupsi kredit fiktif di Pertamina Medan," ucapnya.

Ia menjelaskan, mengenai jumlah kerugian negara akibat kredit fiktif tersebut, masih dihitung oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumut.

"Kejati Sumut juga akan menetapkan tersangka korupsi kredit fiktif Koperasi Karyawan Pertamina dan BSM Cabang Gajah Mada," kata juru bicara Kejati Sumut.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 bulan lalu

    Kredit Fiktif Koperasi Pertamina Diusut

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara terus mengusut dugaan kasus korupsi kredit fiktif Koperasi PT Pertamina UPMS I Medan di Bank Syariah Mandiri Cabang Gajah Mada Medan.Kepala Seksi Pe

  • 4 bulan lalu

    Ada Bukti Baru, Kejati Sumut Usut Kredit Fiktif di Bank BNI Medan

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara masih terus menyelidiki temuan bukti baru, kasus dugaan korupsi kredit fiktif senilai Rp117,5 miliar di Bank BNI 46 SKM Cabang Jalan Pemuda Medan, d

  • 7 bulan lalu

    Kejati Riau Tahan Koruptor Kredit Fiktif

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Riau, menahan tiga tersangka kasus dugaan korupsi penyaluran kredit fiktif PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. ke Koperasi Karyawan PT Perkebunan Nusantara

  • 8 bulan lalu

    Kejati Sumut Panggil Karyawan Pertamina Terkait Korupsi Kredit Fiktif

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara kembali memanggil sejumlah karyawan PT Pertamina UPMS I Medan terkait dugaan kasus korupsi kredit fiktif koperasi di Bank Syariah Mandiri Cabang Gaj

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99