Rabu, 18 Sep 2019

Kredit Fiktif Koperasi Karyawan Pertamina Diusut Kembali

Oleh: Jallus
Selasa, 04 Apr 2017 20:02
BAGIKAN:
istimewa
Pertamina.
MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara kembali mengusut kasus dugaan korupsi kredit fiktif koperasi karyawan PT Pertamina UPMS I Medan dengan Bank Syariah Mandiri Cabang Gajah Mada di Medan.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sumut Sumanggar Siagian, di Medan,  mengatakan, kasus korupsi yang merugikan keuangan negara itu, kembali dibuka oleh penyidik Kejati.

Saat ini, menurut dia, Kejati Sumut telah melayangkan pemanggilan terhadap 17 orang saksi karyawan PT Pertamina UPMS I Medan, namun hanya lima orang yang hadir di institusi hukum tersebut.

"Selebihnya karyawan Pertamina tersebut, tidak dapat hadir karena mereka belum menerima surat pemanggilan yang disampaikan Kejati Sumut," ujar Sumanggar, Selasa 4 April 2017.

Ia menyebutkan, kendala yang dialami karyawan Pertamina itu, sebahagian diantara mereka sudah pensiunan dan bahkan pindah dari Kota Medan.

Sehubungan dengan itu, Kejati Sumut terpaksa harus bekerja sama dengan Pertamina Medan mendata alamat lengkap para pensiunan tersebut.

"Tanpa melakukan koordinasi, sulit bagi Kejati Sumut untuk menghadirkan mantan karyawan Pertamina itu, karena mereka yang mengetahui mengenai kredit fiktif di Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Gajah Mada," ucapnya.

Sumanggar menambahkan, pensiunan karyawan Pertamina itu, dimintai keterangan sebagai saksi, dugaan terjadinya penyimpangan penyaluran kredit fiktif mencapai nilai puluhan miliar rupiah di BSM tersebut.

Kasus dugaan korupsi tersebut, dibuka oleh Kejati Sumut karena merugikan keuangan negara.

"Kejati Sumut tetap komit mengusut kasus korupsi kredit fiktif di Pertamina Medan," ucapnya.

Ia menjelaskan, mengenai jumlah kerugian negara akibat kredit fiktif tersebut, masih dihitung oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumut.

"Kejati Sumut juga akan menetapkan tersangka korupsi kredit fiktif Koperasi Karyawan Pertamina dan BSM Cabang Gajah Mada," kata juru bicara Kejati Sumut.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Kredit Fiktif di Bank RiauKepri

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Empat terdakwa dugaan korupsi kredit fiktif Bank Riau-Kepulauan (BRK) Cabang Pembantu Dalu-Dalu, Kabupaten Rokan Hulu, disebut telah merugikan keuangan negara hingga Rp32,4 mil

  • 9 bulan lalu

    Tersangka Korupsi Kredit Fiktif BRI Agroniaga Gunakan Identitas Palsu

    MEDAN (EKSPOSnews): Mulyono buronan tersangka kasus dugaan korupsi pengajuan kredit fiktif BRI Agroniaga Cabang Rantauprapat, Sumatera Utara sebesar Rp22.515.000.000 menggunakan identitas palsu dan me

  • 11 bulan lalu

    Kejati Sumut Tangkap Buronan Kasus Kredit BRI Agroniaga

    MEDAN (EKSPOSnews): Tim Pidsus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menangkap tersangka buronan berinisial BS, kasus dugaan korupsi pemberian kredit BRI Agroniaga Cabang Rantau Prapat senilai Rp11.765.000.

  • 12 bulan lalu

    Kejati Riau Tetapkan 5 Tersangka Kredit Fiktif

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Riau menetapkan lima tersangka dugaan Tindak Pidana Korupsi kredit fiktif di Bank Riau-Kepri Cabang Pembantu Dalu-Dalu, Kabupaten Rokan

  • 12 bulan lalu

    Kejati Riau Tetapkan Tersangka Korupsi Kredit Fiktif

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Riau menetapkan tersangka dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) kredit fiktif pada Bank Riau Kepri (BRK) Cabang Pembantu Dalu-Dalu, Kab

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99