Selasa, 19 Jun 2018

Kejati Sumut Tangkap Tersangka Korupsi Dinas PU Deliserdang

Oleh: alex
Senin, 19 Feb 2018 09:34
BAGIKAN:
marsot
Kejaksaan Tinggi Sumut.
MEDAN (EKSPOSnews): Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara telah menangkap Madison Silitonga, terpidana kasus korupsi Dinas Pekerjaan Umum di Kabupaten Deliserdang senilai Rp5,3 miliar tahun anggaran 2004.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumut Sumanggar Siagian, di Medan,  mengatakan terpidana tersebut, diamankan di sebuah rumah Jalan Sei Blumai Medan, Jumat 16 Februari 2018 sekitar pukul 22.45 WIB.

Menurut dia, saat akan dilaksanakan eksekusi, terpidana itu tidak bersedia dan bahkan dia bersembunyi di atap rumah untuk menghindari penahanan yang akan dilakukan tim Kejati Sumut.

"Kemudian, tim Kejati Sumut melakukan upaya paksa dan menggeledah rumah terpidana," ujar Sumanggar, Senin 19 Februari 2018.

Ia menyebutkan, tim yang melakukan pencarian terhadap terpidana itu, Madison ke luar dari tempat persembunyiaannya dan melompat dinding tembok setinggi lebih kurang tiga meter untuk berusaha melarikan diri.

Namun, akhirnya terpidana tersebut berhasil diamankan Kejati Sumut. Terpidana yang melompat untuk menyelamatkan diri itu, juga mengalami luka di bagian tangan sebelah kanan.

"Terpidana tersebut, masuk daftar pencarian orang (DPO) sejak bulan April 2012, " ucapnya.

Sumanggar mengatakan, terpidana tersebut diamankan berdasarkan putusan Mahkamah Agung Nomor 441/K/Pid/2006/MA tanggal 10 Agustus 2006, dan putusan PK Nomor 61.PK/Pid.Sus/2008 tanggal 16 September 2008.

Dalam putusan MA yang telah berkekuatan hukum tetap, Madison dihukum penjara selama tiga tahun dan denda Rp50 juta atau subsider lima bulan kurungan.

Dalam pembayaran ganti rugi tanah dan bangunan proyek pengendalian banjir dan pengamanan pantai di Medan, terpidana tidak mengikuti ketentuan panitia pengadaan tanah di Deliserdang, dan juga bertentangan dengan Keppres Nomor 35 Tahun 1993.

Terpidana yang juga Pimpinan Bagian Proyek Pengendalian Banjir itu, merugikan keuangan negara sebesar Rp5,3 miliar.

"Terpidana yang diamankan Kejati Sumut, dan telah diserahterimakan kepada Kejaksaan Negeri Deliserdang, Sabtu (17/2) selanjutkan dimasukkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Lubuk Pakam untuk menjalani hukuman," kata juru bicara Kejati Sumut.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Kejati Sumut Limpahkan Kasus Korupsi Rigid Beton

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara telah melimpahkan berkas perkara 13 tersangka dan barang bukti, dugaan kasus korupsi proyek peningkatan jalan dari hotmix menjadi semen "rigid beton

  • 2 bulan lalu

    Kejati Sumut Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah Gerakan Pramuka di Tapanuli Tengah

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara membentuk tim penyidik untuk mengusut kasus dugaan korupsi pengelolaan dana hibah senilai Rp850 juta pada Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Tapanuli Te

  • 3 bulan lalu

    Kejati Sumut Tunggu Berkas JR Saragih

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara masih menunggu pelimpahan berkas perkara tersangka bakal calon gubernur Sumut JR Saragih, dalam dugaan pemalsuan tanda tangan Kepala Dinas Pendidika

  • 3 bulan lalu

    Kejati Tahan Penjual Satwa Liar

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara telah menahan tersangka M Ilyas warga Jalan Veteran Desa Helvetia, Kabupaten Deliserdang, dalam kasus penjualan satwa langka yang dilindungi, dan di

  • 3 bulan lalu

    Kejati Sumut Usut Pembangunan Jalan di Nias Barat

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara segera mengusut dugaan kasus korupsi pembangunan proyek jalan di Kabubupaten Nias Barat yang bersumber dari Dana Alokasi Umum senilai Rp12 miliar, t

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99