Selasa, 21 Mei 2019

Kejati Sumut Tangkap Buronan Kasus Kredit BRI Agroniaga

Oleh: alex
Sabtu, 03 Nov 2018 03:58
BAGIKAN:
marsot
Kejati Sumut.
MEDAN (EKSPOSnews): Tim Pidsus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menangkap tersangka buronan berinisial BS, kasus dugaan korupsi pemberian kredit BRI Agroniaga Cabang Rantau Prapat senilai Rp11.765.000.000 tahun 2015.

Kasi Penkum Kejati Sumut Sumanggar Siagian, mengatakan tersangka itu, langsung dijemput dari Rantau Prapat dan dibawa ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Tanjung Gusta Medan untuk dilakukan penahanan selama 20 hari untuk kepentingan penyidikan.

Tersangka, menurut dia, meminjam KTP, Kartu Keluarga, dan buku nikah 22 orang dibitur yang merupakan karyawan dan tukang parkir.

"Selanjutnya, tersangka dengan menggunakan dokomen itu, mengajukan permohonan kredit ke BRI Agroniga Cabang Rantau Prapat, tanpa diketahui para debitur tersebut," ujar Sumanggar, Jumat 2 Oktober 2018.

Ia mengatakan, sedangkan persyaratan lainnya berupa NPWP, SIUP TDP yang diterbitkan Badan Penanaman Modal Perizinan dan Pelayanan Terpadu, serta Sertifikat Hak Milik tidak dimiliki debitur tersebut.

Namun pada saat pengajuan dokumen itu, seolah-olah seperti asli.Permohonan tersebut diproses dan pada saat kunjungan ke lapangan terhadap objek yang dijadikan jaminan.

"Ternyata nilai harga objek jaminan tersebut di mark-up, hal itu diketahui saat adanya pemeriksaan intern.Bahwa persyaratan SIUP dan TDP ternyata tidak terdaftar pada Badan Penanaman Modal Perizinan dan Pelayanan Terpadu Kabupaten Labuhan Batu," ucap mantan Kasi Pidum Kejari Binajai.

Sumanggar menyebutkan, besaran kredit yang diberikan kepada masing-masing debitur berbeda, dan tersangka hanya memberikan Rp 1juta hingga Rp1,5 juta kepada mereka.

Akibat perbuatan tersangka itu, negara mengalami kerugian kurang lebih Rp10 miliar.

"Tersangka dipersalahkan melanggar Pasal 2 subsider Pasal 3 junto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 junto Pasal 55 ayat 1 ke (1) KUH Pidana," kata juru bicara Kejati Sumut itu.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    Kejati Sumut Tangkap Buronan Korupsi

    MEDAN (EKSPOSnews): Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menangkap HP (53) buronan terpidana kasus korupsi pembangunan kios darurat Pasar Horas Pematang Siantar senilai Rp679.496.741, Tahun A

  • 3 bulan lalu

    Kejati Sumut Tunggu Pelimpahan Perkara Kadis Perhubungan Samosir

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara masih menunggu pelimpahan perkara tersangka NS, Kepala Dinas Perhubungan Samosir dalam kasus tenggelam KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Tiga

  • 3 bulan lalu

    Kejati Sumut Terima Surat Dimulainya Penyidikan Kasus Alih Fungsi Lahan di Langkat

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara telah menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan atau SPDP terhadap Direktur PT ALAM dalam kasus alih fungsi hutan di Kabupaten Langkat dari peny

  • 5 bulan lalu

    Tersangka Korupsi Kredit Fiktif BRI Agroniaga Gunakan Identitas Palsu

    MEDAN (EKSPOSnews): Mulyono buronan tersangka kasus dugaan korupsi pengajuan kredit fiktif BRI Agroniaga Cabang Rantauprapat, Sumatera Utara sebesar Rp22.515.000.000 menggunakan identitas palsu dan me

  • 5 bulan lalu

    Kejati Sumut Tangkap Koruptor Bank Agroniaga

    MEDAN (EKSPOSnews): Tim penyidik pidana khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menangkap Mulyono, tersangka kasus dugaan korupsi pengajuan kredit fiktif di BRI Agroniaga Cabang Rantauprapat senilai Rp

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99