Sabtu, 30 Mei 2020

Kejati Sumut Panggil Wali Kota Sibolga

Senin, 27 Jun 2016 01:03
BAGIKAN:
MEDAN (EKSPOSnews):Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara telah melayangkan pemanggilan kedua kepada Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk untuk diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi pembebasan lahan dan pembangunan rumah susun sederhana sewa senilai Rp6,8 miliar anggaran tahun 2012.

"Wali Kota Sibolga akan diperiksa sebagai saksi atas dua tersangka JES, mantan Kadis Pendapatan Pengelolaan Aset Daerah (PPKAD) Sibolga dan AL rekanan pembangunan rumah susun sederhana (Rusunawa) Sibolga," ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumut Bobbi sandri di Medan, Minggu 26 Juni 2016.

Tim Pemeriksa Kejati Sumut, menurut dia, telah melayangkan pemanggilan yang pertama terhadap Syarfi Hutauruk pada Rabu (22/6) namun tidak hadir di institusi hukum tersebut.

Bahkan, orang pertama di Pemkot Sibolga itu tidak memberikan alasan mengenai ketidakhadirannya dalam pemanggilan yang dilakukan Kejati Sumut.

Kemungkinan pemeriksaan saksi tersebut akan dilaksanakan pada pekan depan. Namun Bobbi Sandra belum bersedia menyebutkan hari dan tanggal pemeriksaan di Kejati Sumut.

"Pada pemanggilan pertama itu, pejabat di Kota Sibolga itu tidak mau hadir atau dianggap mangkir dari pemanggilan Kejati Sumut," katanya.

Sebelumnya, Kejati Sumut telah menahan dua dua orang tersangka, yakni JES mantan Kadis PPKAD Sibolga dan AL rekanan Rusunawa Sibolga.

Tersangka JES, ditahan penyidik Kejati Sumut pada Jumat (17/6) dan dititipkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Tanjung Gusta Medan.

Tersangka JES, dua kali dilayangkan pemanggilan oleh penyidik, namun mangkir tanpa memberikan alasan.

Kemudian, Kejati Sumut juga menahan tersangka AL (53) kasus dugaan korupsi pembebasan lahan dan pembangunan rusunawa di Kota Sibolga senilai Rp6,8 miliar tahun anggaran 2012, Senin (13/6) sore.(ant)

  Berita Terkait
  • 10 bulan lalu

    Kejati Sumbar Kejar 7 Terpindana Kasus Korupsi

    PADANG (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat (Sumbar) memburu tujuh terpidana kasus korupsi yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO)."Saat ini ada tujuh DPO terpidana kasus korupsi yang b

  • 11 bulan lalu

    Legislator Peringkat Tertinggi Pelaku Korupsi

    MEDAN (EKSPOSnews): Berdasarkan data penanganan perkara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tahun 2004 hingga 2018 menyatakan legislator merupakan peringkat tertinggi pertama pelaku korupsi."Tercatat j

  • 12 bulan lalu

    Helmiati, Anggota DPRD Sumut divonis 4 Tahun Penjara

    JAKARTA (EKSPOSnews): Anggota DPRD Sumut 2009-2014 dan 2014-2019 dari fraksi Partai Golkar Helmiati divonis bersalah dan harus menjalani 4 tahun penjara karena dinilai terbukti menerima "uang ketok" s

  • 12 bulan lalu

    Sekjen KONI Divonis 2,8 Tahun Penjara

    JAKARTA (EKSPOSnews): Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komite Olahraga Nasional Indoensia (KONI) Ending Fuad Hamidy divonis 2 tahun dan 8 bulan penjara ditambah denda Rp100 juta subsider 2 bulan kurungan

  • tahun lalu

    Bupati Bengkalis Jadi Tersangka Korupsi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bupati Bengkalis Amril Mukminin bersama satu orang lainnya sebagai tersangka dalam pengembangan perkara dugaan tindak pidana

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99