Minggu, 28 Mei 2017

Kejati Sumut Panggil Karyawan Pertamina Terkait Korupsi Kredit Fiktif

Oleh: Jallus
Senin, 27 Mar 2017 05:07
BAGIKAN:
istimewa
Korupsi.
MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara kembali memanggil sejumlah karyawan PT Pertamina UPMS I Medan terkait dugaan kasus korupsi kredit fiktif koperasi di Bank Syariah Mandiri Cabang Gajah Mada di kota itu.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sumut Sumanggar Siagian di Medan  mengatakan pemanggilan terhadap karyawan PT Pertamina itu, dilakukan pada pekan depan untuk hadir di institusi hukum tersebut.

Pemanggilan terhadap karyawan Pertamina itu, menurut dia ada tujuh orang dan sudah disampaikan surat panggilannya oleh penyidik Kejati Sumut.

"Kita harapkan karyawan tersebut, dapat hadir dengan tepat waktu di Kejati, dan kooperatif karena hal ini untuk kepentingan penyidikan," ujar Sumanggar, Minggu 26 Maret 2017.

Ia menyebutkan sebelumya Kejati Sumut, Rabu (15/3) telah memanggil para karyawan itu, namun mangkir tanpa menyebutkan alasannya.

Oleh karena itu, katanya Kejati Sumut melayangkan kembali pemanggilan terhadap karyawan PT Pertamina UPMS I Medan.

Karyawan tersebut dimintai keterangan sebagai saksi terkait dugaan terjadinya penyimpangan penyaluran kredit mencapai puluhan miliar yang dilakukan Koperasi dengan Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Gajah Mada Medan.

Kasus dugaan korupsi tersebut, dibuka oleh Kejati Sumut karena merugikan keuangan negara.

"Kejati Sumut tetap komit mengusut kasus korupsi di koperasi karyawan PT Pertamina," ucapnya.

Sumanggar menambahkan Kejati Sumut belum bisa memaparkan mengenai kerugian yang dialami negara akibat kasus kredit fiktif itu, karena masih dilakukan penghitungan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumut.

Ketika ditanyakan apakah Kejati Sumut telah menetapkan tersangka korupsi kredit fiktif dari Koperasi Karyawan Pertamina dan BSM Cabang Gajah Mada, Sumanggar belum bersedia menjelaskan nama-nama tersangka itu.

"Kejati Sumut akan mengumumkam nantinya yang menjadi tersangka kasus korupsi kredit fiktif tersebut," kata juru bicara Kejati Sumut.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 7 hari lalu

    Kejati Sumut Usut Dugaan Korupsi Pembuatan Sertifikat di BPN Medan

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara mengusut kasus dugaan korupsi pembuatan sertifikat Hak Guna Usaha Bangunan atau SHGB di kantor Badan Pertanahan Nasional Kota Medan.Kepala Seksi Pen

  • 3 minggu lalu

    Kejati Sumut Tahan Mantan Bendahara PU Serdang Bedagai

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menahan Bendahara PU Bina Marga Kabupaten Serdang Bedagai Samsir Muhammad terkait dengan kasus dugaan korupsi pemeliharaan jalan dana APBD senilai R

  • 2 bulan lalu

    Kredit Fiktif Koperasi Karyawan Pertamina Diusut Kembali

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara kembali mengusut kasus dugaan korupsi kredit fiktif koperasi karyawan PT Pertamina UPMS I Medan dengan Bank Syariah Mandiri Cabang Gajah Mada di Med

  • 2 bulan lalu

    Kejati Sumut Tetapkan Bendahara PU Deli Serdang Tersangka Korupsi

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menetapkan Bendahara Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Serdang Bedagai berinisial SM menjadi tersangka korupsi pemeliharaan jalan senil

  • 2 bulan lalu

    Kejati Sumut Akan Panggil Paksa Tersangka Korupsi Bapemas

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara segera memanggil paksa dua orang tersangka dugaan kasus korupsi di Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Pemerintah Provinsi Sumut, senilai Rp40,8

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak