Kamis, 26 Apr 2018

Kejati Sumut Panggil Karyawan Pertamina Terkait Korupsi Kredit Fiktif

Oleh: Jallus
Senin, 27 Mar 2017 05:07
BAGIKAN:
istimewa
Korupsi.
MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara kembali memanggil sejumlah karyawan PT Pertamina UPMS I Medan terkait dugaan kasus korupsi kredit fiktif koperasi di Bank Syariah Mandiri Cabang Gajah Mada di kota itu.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sumut Sumanggar Siagian di Medan  mengatakan pemanggilan terhadap karyawan PT Pertamina itu, dilakukan pada pekan depan untuk hadir di institusi hukum tersebut.

Pemanggilan terhadap karyawan Pertamina itu, menurut dia ada tujuh orang dan sudah disampaikan surat panggilannya oleh penyidik Kejati Sumut.

"Kita harapkan karyawan tersebut, dapat hadir dengan tepat waktu di Kejati, dan kooperatif karena hal ini untuk kepentingan penyidikan," ujar Sumanggar, Minggu 26 Maret 2017.

Ia menyebutkan sebelumya Kejati Sumut, Rabu (15/3) telah memanggil para karyawan itu, namun mangkir tanpa menyebutkan alasannya.

Oleh karena itu, katanya Kejati Sumut melayangkan kembali pemanggilan terhadap karyawan PT Pertamina UPMS I Medan.

Karyawan tersebut dimintai keterangan sebagai saksi terkait dugaan terjadinya penyimpangan penyaluran kredit mencapai puluhan miliar yang dilakukan Koperasi dengan Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Gajah Mada Medan.

Kasus dugaan korupsi tersebut, dibuka oleh Kejati Sumut karena merugikan keuangan negara.

"Kejati Sumut tetap komit mengusut kasus korupsi di koperasi karyawan PT Pertamina," ucapnya.

Sumanggar menambahkan Kejati Sumut belum bisa memaparkan mengenai kerugian yang dialami negara akibat kasus kredit fiktif itu, karena masih dilakukan penghitungan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumut.

Ketika ditanyakan apakah Kejati Sumut telah menetapkan tersangka korupsi kredit fiktif dari Koperasi Karyawan Pertamina dan BSM Cabang Gajah Mada, Sumanggar belum bersedia menjelaskan nama-nama tersangka itu.

"Kejati Sumut akan mengumumkam nantinya yang menjadi tersangka kasus korupsi kredit fiktif tersebut," kata juru bicara Kejati Sumut.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Kejati Sumut Limpahkan Kasus Korupsi Rigid Beton

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara telah melimpahkan berkas perkara 13 tersangka dan barang bukti, dugaan kasus korupsi proyek peningkatan jalan dari hotmix menjadi semen "rigid beton

  • 2 minggu lalu

    Kejati Sumut Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah Gerakan Pramuka di Tapanuli Tengah

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara membentuk tim penyidik untuk mengusut kasus dugaan korupsi pengelolaan dana hibah senilai Rp850 juta pada Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Tapanuli Te

  • 4 minggu lalu

    Kejati Sumut Tunggu Berkas JR Saragih

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara masih menunggu pelimpahan berkas perkara tersangka bakal calon gubernur Sumut JR Saragih, dalam dugaan pemalsuan tanda tangan Kepala Dinas Pendidika

  • satu bulan lalu

    Kejati Tahan Penjual Satwa Liar

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara telah menahan tersangka M Ilyas warga Jalan Veteran Desa Helvetia, Kabupaten Deliserdang, dalam kasus penjualan satwa langka yang dilindungi, dan di

  • 2 bulan lalu

    Kejati Sumut Usut Pembangunan Jalan di Nias Barat

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara segera mengusut dugaan kasus korupsi pembangunan proyek jalan di Kabubupaten Nias Barat yang bersumber dari Dana Alokasi Umum senilai Rp12 miliar, t

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99