Rabu, 20 Sep 2017

Kejati Sumut Panggil Karyawan Pertamina Terkait Korupsi Kredit Fiktif

Oleh: Jallus
Senin, 27 Mar 2017 05:07
BAGIKAN:
istimewa
Korupsi.
MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara kembali memanggil sejumlah karyawan PT Pertamina UPMS I Medan terkait dugaan kasus korupsi kredit fiktif koperasi di Bank Syariah Mandiri Cabang Gajah Mada di kota itu.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sumut Sumanggar Siagian di Medan  mengatakan pemanggilan terhadap karyawan PT Pertamina itu, dilakukan pada pekan depan untuk hadir di institusi hukum tersebut.

Pemanggilan terhadap karyawan Pertamina itu, menurut dia ada tujuh orang dan sudah disampaikan surat panggilannya oleh penyidik Kejati Sumut.

"Kita harapkan karyawan tersebut, dapat hadir dengan tepat waktu di Kejati, dan kooperatif karena hal ini untuk kepentingan penyidikan," ujar Sumanggar, Minggu 26 Maret 2017.

Ia menyebutkan sebelumya Kejati Sumut, Rabu (15/3) telah memanggil para karyawan itu, namun mangkir tanpa menyebutkan alasannya.

Oleh karena itu, katanya Kejati Sumut melayangkan kembali pemanggilan terhadap karyawan PT Pertamina UPMS I Medan.

Karyawan tersebut dimintai keterangan sebagai saksi terkait dugaan terjadinya penyimpangan penyaluran kredit mencapai puluhan miliar yang dilakukan Koperasi dengan Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Gajah Mada Medan.

Kasus dugaan korupsi tersebut, dibuka oleh Kejati Sumut karena merugikan keuangan negara.

"Kejati Sumut tetap komit mengusut kasus korupsi di koperasi karyawan PT Pertamina," ucapnya.

Sumanggar menambahkan Kejati Sumut belum bisa memaparkan mengenai kerugian yang dialami negara akibat kasus kredit fiktif itu, karena masih dilakukan penghitungan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumut.

Ketika ditanyakan apakah Kejati Sumut telah menetapkan tersangka korupsi kredit fiktif dari Koperasi Karyawan Pertamina dan BSM Cabang Gajah Mada, Sumanggar belum bersedia menjelaskan nama-nama tersangka itu.

"Kejati Sumut akan mengumumkam nantinya yang menjadi tersangka kasus korupsi kredit fiktif tersebut," kata juru bicara Kejati Sumut.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 11 jam lalu

    Kejati Sumut Terima Berkas Perkasa Kasus Korupsi Kapal Nelayan

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menerima berkas perkara tiga tersangka korupsi pengadaan enam unit kapal ukuran 30 gross tonnage (GT) di Dinas Kelautan dan Perikanan Sumut senilai

  • 5 hari lalu

    Kejati Sumut Bidik Kasus Siswa Siluman

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara segera membidik kasus penerimaan siswa secara "siluman" di SMA Negeri 2 dan SMA Negeri 13 Medan yang tidak melalui jalur Penerimaan Peserta Didik Ba

  • 3 minggu lalu

    Kejati Sumut Tahan 6 Tersangka Korupsi Perpustaan

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara hingga kini telah menahan enam tersangka dugaan korupsi pengembangan perpustakaan SD/MI senilai Rp3,596 miliar di Balai Perpustakaan Daerah Provinsi

  • 4 minggu lalu

    Kejati Tahan 2 Tersangka Dugaan Korupsi Perpustakaan Sumut

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menahan dua tersangka dugaan kasus korupsi pengembangan perpustakaan SD/MI senilai Rp3,596 miliar di Balai Perpustakaan dan Arsif Daerah (BPAD) Prov

  • satu bulan lalu

    Kejati Sumut Tahan 4 Tersangka Korupsi Badan Perpustakaan Sumut

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara hingga kini telah menahan empat tersangka, dalam dugaan kasus korupsi pengembangan perpustakaan SD/MI senilai Rp3,596 miliar di Badan Perpustakaan D

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak