Rabu, 19 Des 2018

Kejati Sumut Limpahkan Perkara Mantan Bupati Tapanuli Tengah

Oleh: Jallus
Rabu, 14 Nov 2018 04:39
BAGIKAN:
marsot
Kejati Sumut.
MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara telah melimpahkan berkas perkara tersangka mantan Bupati Tapanuli Tengah, berinisial ST, dalam kasus dugaan penipuan dan penggelepan proyek senilai Rp450 juta.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumatera Utara (Sumut) Sumanggar Siagian, di Medan,  mengatakan berkas perkara tersebut telah sampai ke pengadilan, tinggal menunggu jadwal persidangan dari majelis hakim.

Selain berkas perkara ST, juga dilimpahkan perkara tersangka AT, ke Pengadilan Negeri Medan.

"Tersangka AT, merupakan kakak mantan Bupati Tapanuli Tengah," ujar Sumanggar, Selasa 13 November 2018.

Ia mengatakan persidangan perkara kasus penipuan itu bisa saja digelar pada pekan depan, namun jaksa Kejati Sumut menunggu kapan persidangan tersebut dilaksanakan.

Sebelumnya, Jaksa pada Kejati Sumut telah menerima pelimpahan tahap kedua berkas perkara tersangka mantan Bupati Tapanuli Tengah terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan proyek senilai Rp450 juta.

Berkas perkara tersebut dilimpahkan penyidik Polda Sumut beserta barang barang bukti. Berkas tersangka ST sudah lengkap atau P-21.

Jaksa tidak menahan tersangka ST, karena mantan orang pertama di Pemkab Tapanuli Tengah itu juga berstatus tahanan kota di Polda Sumut.

Penyidik Polda Sumut menetapkan ST menjadi tersangka dalam dugaan penipuan dan penggelapan proyek senilai Rp450 juta.

Selain itu, Polda Sumut juga menetapkan tersangka terhadap AT, dalam kasus proyek konstruksi di wilayah Tapanuli Tengah.

Tersangka ST dan AT telah dilaporkan oleh korban Joshua Marudut Tua Habeahan ke Polda Sumut dengan nomor: LP 546/IV/2018/SPKT III tanggal 30 April 2018.

Dari hasil pemeriksaan sementara terhadap sejumlah saksi, Joshua (pelapor) bertemu dengan AT (terlapor satu) dan membicarakan akan ada pengerjaan proyek konstruksi senilai Rp5 miliar, dan hal itu disampaikan oleh mantan Bupati Tapanuli Tengah.

Kemudian, mantan Bupati Tapanuli Tengah memerintahkan AT meminta sejumlah uang administrasi sebesar Rp450 juta kepada Joshua, dengan harapan akan diberikan proyek pembangunan konstruksi yang ada di Tapanuli Tengah.

Meski uang telah dikirimkan, namun proyek yang telah dijanjikan tidak juga diberikan sehingga kasus tersebut dilaporkan ke Polda Sumut.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Kejati Sumut Tangkap Koruptor Bank Agroniaga

    MEDAN (EKSPOSnews): Tim penyidik pidana khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menangkap Mulyono, tersangka kasus dugaan korupsi pengajuan kredit fiktif di BRI Agroniaga Cabang Rantauprapat senilai Rp

  • satu bulan lalu

    Kejati Sumut Tangkap Buronan Koruptor Pajak Reklame

    MEDAN (EKSPOSnews): Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menangkap Alboin Siagian, terpidana kasus korupsi penggelapan uang pajak restoran dan reklame pada Dinas Pendapatan Kabupaten Deli Ser

  • 2 bulan lalu

    Kejati Sumut Tangkap Buronan Kasus Kredit BRI Agroniaga

    MEDAN (EKSPOSnews): Tim Pidsus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menangkap tersangka buronan berinisial BS, kasus dugaan korupsi pemberian kredit BRI Agroniaga Cabang Rantau Prapat senilai Rp11.765.000.

  • 2 bulan lalu

    Kejati Sumut Belum Terima Pelimpahan Kasus Bupati Tapanuli Tengah

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara hingga kini masih menunggu dari penyidik Polda Sumut pelimpahan berkas perkara tersangka mantan Bupati Tapanuli Tengah berinisial ST, dalam dugaan p

  • 3 bulan lalu

    Kejati Sumut Teliti Berkas Perkara Dinas Perhubungan Samosir

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara meneliti berkas perkara tersangka RD, Kepala Bidang Angkutan Sungai dan Danau Dinas Perhubungan Samosir dalam kasus tenggelamnya KM Sinar Bangun, di

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99