Sabtu, 23 Jun 2018
  • Home
  • Hukum & Kriminal
  • Kejati Sumut Limpahkan Kasus Korupsi Mantan Kadis PU Binamarga Serdang Bedagai

Kejati Sumut Limpahkan Kasus Korupsi Mantan Kadis PU Binamarga Serdang Bedagai

Oleh: Jallus
Senin, 19 Jun 2017 20:57
BAGIKAN:
istimewa
Korupsi.
MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara melimpahkan berkas perkara DS, mantan Kepala Dinas PU Binamarga Kabupaten Serdang Bedagai, terkait dugaan korupsi proyek pemeliharaan jalan yang didanai APBD tahun 2014 senilai Rp11,1 miliar ke Pengadilan Tipikor Medan.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sumut Sumanggar Siagian di Medan,  mengatakan, berkas perkara korupsi tersebut dilimpahkan Kamis (15/6). Saat ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) masih menunggu jadwal persidangan.

JPU dari Kejati Sumut, menurut dia, juga belum mengetahui Majelis Hakim yang akan manyidangkan perkara korupsi di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

"Karena sampai saat ini, Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan yang menangani perkara korupsi belum terbentuk," ujar Sumanggar, Senin 19 Juni 2017.

Ia menjelaskan, JPU yang dipercaya menangani perkara korupsi yang merugikan keuangan negara itu siap melaksanakan tugas.

JPU, kata dia, kapan dan dimanapun berada siap menjalankan tugas yang dipercayakan oleh negara. Karena hal ini merupakan tanggung jawab institusi hukum itu.

"Semoga sidang perkara kasus korupsi yang melibatkan mantan pejabat di Pemkab Sergai itu, secepatnya digelar di Pengadilan Tipikor Medan," kata juru bicara Kejati Sumut.

Sebelumnya, Kejati Sumut, Rabu (29/3) menahan DS, mantan Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sergai yang menjadi tersangka dugaan korupsi proyek pemeliharaan jalan dari dana ABPD tahun 2014 senilai Rp11,1 miliar.

Tersangka DS dititipkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IA Tanjung Gusta Medan.

Penahanan terhadap mantan orang pertama di Dinas PU Binamarga Sergai untuk kepentingan penyidikan.

DS ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pemeliharaan jalan, berdasarkan beberapa pertimbangan yang dilakukan penyidik dan sejumlah alat bukti yang ditemukan.

Kemudian juga hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik terhadap 20 orang saksi di Kejati Sumut.

Dalam pengerjaan proyek pemeliharaan Jalan Tersebar di Kabupaten Sergai itu, telah terjadi dugaan penyimpangan dan penyalahgunaan dana sehingga merugikan keuangan negara.

Ada puluhan item penyalahgunaan dalam pengerjaan Jalan Tersebar di Sergai.

Penyidik Kejati Sumut juga melakukan penggeledahan kantor Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sergai dan kantor PPKA Pemkab Sergai untuk mencari serta menyita dokumen dijadikan sebagai alat bukti dalam kasus korupsi tersebut.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Serdang Bedagai Promosikan Beras Organik

    MEDAN (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, terus berupaya mempromosikan produksi beras organik daerah itu, termasuk melalui berbagai acara di tingkat internasional.Kepal

  • 2 bulan lalu

    Kejati Sumut Limpahkan Kasus Korupsi Rigid Beton

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara telah melimpahkan berkas perkara 13 tersangka dan barang bukti, dugaan kasus korupsi proyek peningkatan jalan dari hotmix menjadi semen "rigid beton

  • 2 bulan lalu

    Kejati Sumut Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah Gerakan Pramuka di Tapanuli Tengah

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara membentuk tim penyidik untuk mengusut kasus dugaan korupsi pengelolaan dana hibah senilai Rp850 juta pada Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Tapanuli Te

  • 3 bulan lalu

    Kejati Sumut Tunggu Berkas JR Saragih

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara masih menunggu pelimpahan berkas perkara tersangka bakal calon gubernur Sumut JR Saragih, dalam dugaan pemalsuan tanda tangan Kepala Dinas Pendidika

  • 3 bulan lalu

    Kejati Tahan Penjual Satwa Liar

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara telah menahan tersangka M Ilyas warga Jalan Veteran Desa Helvetia, Kabupaten Deliserdang, dalam kasus penjualan satwa langka yang dilindungi, dan di

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99