Rabu, 20 Sep 2017
  • Home
  • Hukum & Kriminal
  • Kejati Sumut Limpahkan Kasus Korupsi Mantan Kadis PU Binamarga Serdang Bedagai

Kejati Sumut Limpahkan Kasus Korupsi Mantan Kadis PU Binamarga Serdang Bedagai

Oleh: Jallus
Senin, 19 Jun 2017 20:57
BAGIKAN:
istimewa
Korupsi.
MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara melimpahkan berkas perkara DS, mantan Kepala Dinas PU Binamarga Kabupaten Serdang Bedagai, terkait dugaan korupsi proyek pemeliharaan jalan yang didanai APBD tahun 2014 senilai Rp11,1 miliar ke Pengadilan Tipikor Medan.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sumut Sumanggar Siagian di Medan,  mengatakan, berkas perkara korupsi tersebut dilimpahkan Kamis (15/6). Saat ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) masih menunggu jadwal persidangan.

JPU dari Kejati Sumut, menurut dia, juga belum mengetahui Majelis Hakim yang akan manyidangkan perkara korupsi di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

"Karena sampai saat ini, Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan yang menangani perkara korupsi belum terbentuk," ujar Sumanggar, Senin 19 Juni 2017.

Ia menjelaskan, JPU yang dipercaya menangani perkara korupsi yang merugikan keuangan negara itu siap melaksanakan tugas.

JPU, kata dia, kapan dan dimanapun berada siap menjalankan tugas yang dipercayakan oleh negara. Karena hal ini merupakan tanggung jawab institusi hukum itu.

"Semoga sidang perkara kasus korupsi yang melibatkan mantan pejabat di Pemkab Sergai itu, secepatnya digelar di Pengadilan Tipikor Medan," kata juru bicara Kejati Sumut.

Sebelumnya, Kejati Sumut, Rabu (29/3) menahan DS, mantan Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sergai yang menjadi tersangka dugaan korupsi proyek pemeliharaan jalan dari dana ABPD tahun 2014 senilai Rp11,1 miliar.

Tersangka DS dititipkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IA Tanjung Gusta Medan.

Penahanan terhadap mantan orang pertama di Dinas PU Binamarga Sergai untuk kepentingan penyidikan.

DS ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pemeliharaan jalan, berdasarkan beberapa pertimbangan yang dilakukan penyidik dan sejumlah alat bukti yang ditemukan.

Kemudian juga hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik terhadap 20 orang saksi di Kejati Sumut.

Dalam pengerjaan proyek pemeliharaan Jalan Tersebar di Kabupaten Sergai itu, telah terjadi dugaan penyimpangan dan penyalahgunaan dana sehingga merugikan keuangan negara.

Ada puluhan item penyalahgunaan dalam pengerjaan Jalan Tersebar di Sergai.

Penyidik Kejati Sumut juga melakukan penggeledahan kantor Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sergai dan kantor PPKA Pemkab Sergai untuk mencari serta menyita dokumen dijadikan sebagai alat bukti dalam kasus korupsi tersebut.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Kadi PU Serdang Bedagai Jadi Tersangka Korupsi

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menetapkan DS dan SMN, mantan Kepala Dinas dan Bendahara Pengeluaran PU Binamarga Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai, sebagai tersangka kasus duga

  • 5 hari lalu

    Kejati Sumut Bidik Kasus Siswa Siluman

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara segera membidik kasus penerimaan siswa secara "siluman" di SMA Negeri 2 dan SMA Negeri 13 Medan yang tidak melalui jalur Penerimaan Peserta Didik Ba

  • 3 minggu lalu

    Kejati Sumut Tahan 6 Tersangka Korupsi Perpustaan

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara hingga kini telah menahan enam tersangka dugaan korupsi pengembangan perpustakaan SD/MI senilai Rp3,596 miliar di Balai Perpustakaan Daerah Provinsi

  • 3 minggu lalu

    Membangun Puskesmas Bertaraf Nasional di Serdang Bedagai

    SEIRAMPAH (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, membangun puskesmas berstandar nasional di Kecamatan Tanjung Beringin, dalam upaya untuk lebih meningkatkan pelayanan kese

  • 4 minggu lalu

    Kejati Tahan 2 Tersangka Dugaan Korupsi Perpustakaan Sumut

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menahan dua tersangka dugaan kasus korupsi pengembangan perpustakaan SD/MI senilai Rp3,596 miliar di Balai Perpustakaan dan Arsif Daerah (BPAD) Prov

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak