Sabtu, 19 Jan 2019

Kejati Riau Dalami Korupsi pada Dinas Pemuda dan Olah Raga

Oleh: Jallus
Senin, 05 Feb 2018 19:40
BAGIKAN:
istimewa.
Korupsi.
PEKANBARU (EKSPOSnews): Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Riau mendalami dugaan tindak pidana korupsi pada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) setempat.

Asisten Pidana Khusus Kejati Riau Sugeng Riyanta di Pekanbaru,  mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih dalam tahap pengumpulan bukti dan keterangan.

Meski begitu, Sugeng belum bersedia mengungkapkan dugaan tindak pidana korupsi yang diselidiki tersebut.

"Belum bisa 'ngomong'. Yang jelas ada kegiatan pengumpulan bahan dan keterangan terkait dugaan TKP (tindak pidana korupsi) 2016," kata Sugeng, Senin 5 Februari 2018.

Meski belum bersedia mengungkapkan proses penyelidikan yang tengah dilangsungkan, Sugeng membenarkan bahwa saat ini pihaknya telah memanggil sejumlah pihak untuk dimintai keterangan.

"Sudah banyak yang dipanggil. Kalau sudah jelas dan sudah saatnya, pasti dikabari," ujarnya.

Pada Senin sore, penyidik memanggil seorang pejabat yang tidak lain adalah Kepala Dispora Riau Doni Aprialdi. Doni datang ke gedung Aspidsus Kejati Riau menggunakan mobil plat merah didampingi sejumlah orang.

Dia terpantau masuk ke gedung Aspidsus sekitar pukul 15.30 WIB. Selang 20 menit kemudian, dia keluar dan bergegas langsung menuju ke mobilnya.

Tidak banyak yang disampaikan oleh Doni. Namun dia memastikan bahwa kedatangannya hanya sekadar bersilaturahmi dan berkoordinasi.

"Saya hanya bersilaturahmi," kata Doni terkait kedatangannya ke Kejati.

Seperti diketahui, Doni bukan kali ini saja memenuhi panggilan penyidik. Beberapa waktu lalu, dia pernah dipanggil. Saat disinggung terkait kedatangannya terdahulu, Doni tak menampiknya.

"Itu sudah lama. Sekarang saya bersilaturahmi dan menanyakan siapa saja yang dipanggil lagi, katanya sudah sampai kontraktor," ujarnya.

Penyidik diketahui telah memanggil sejumlah nama dalam rangka Pulbaket ini. Sedikitnya tujuh orang telah dimintai keterangan, termasuk mantan Kadispora Riau Edy Yusti.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 5 hari lalu

    Tjahjo Kumolo Diseret dalam Pusaran Korupsi Meikarta

    BANDUNG (EKSPOSnews): Nama Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo disebut-sebut dalam persidangan dugaan suap perizinan proyek Meikarta di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung, Jawa Barat.Tjahjo Kumol

  • satu minggu lalu

    Korupsi di Aceh Semakin Menggila?

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), lembaga swadaya masyarakat yang fokus di bidang anggaran dan korupsi, mencatat kerugian negara akibat tindak pidana korupsi di Aceh sepanj

  • satu bulan lalu

    KPK Minta BUMN Hindari Korupsi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta kepada seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menghindari terjadinya modus-modus korupsi anggaran proyek konstruksi.Hal tersebut

  • satu bulan lalu

    KPK Bongkar Korupsi di Waskita Karya

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta kepada seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menghindari terjadinya modus-modus korupsi anggaran proyek konstruksi.Hal tersebut

  • satu bulan lalu

    KPK Tetapkan Bupati Cianjur Tersangka Korupsi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi mengimbau Tubagus Cepy Sethiady yang merupakan kakak ipar dari Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar segera menyerahkan diri ke KPK.KPK telah menetapka

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99