Jumat, 18 Agu 2017

Kejaksaan Usut Dugaan Korupsi Dana Pendidikan Nganjuk

Oleh: Jefri
Minggu, 06 Agu 2017 13:03
BAGIKAN:
istimewa
Kejaksaan.
NGANJUK (EKSPOSnews): Kejaksaan Negeri Nganjuk mulai mengusut dugaan korupsi di dinas pendidikan kabupaten Nganjuk, Jawa Timur yang bernilai miliaran rupiah.

Beberapa pejabat dinas pendidikan setempat mulai dipanggil menghadap ke kantor kejaksaan untuk diperiksa guna melengkapi keterangan dan alat bukti yang sebelumnya telah dikantongi oleh Tim Adhyaksa.

Mencuatnya kasus ini adalah ketika LSM Hargobayu menemukan indikasi dibelanjakannya dana pendidikan dengan nilai yang sangat fantastis oleh dinas pendidikan Nganjuk untuk membeli barang-barang yang ditengarai tidak berkualitas dan tidak bisa dimanfaatkan tapi dengan harga yang sengaja dinaikkan (markup).

Menurut Joko Wasisto, ketua LSM Hargobayu, bisa dilihat adanya indikasi dalam pembelian alat peraga dan alat praktik untuk sekolah-sekolah, ternyata dibelanjakan barang yang kualitasnya tidak bagus dan tidak memenuhi standard serta spesifikasi yang ditentukan oleh kementrian pendidikan.

"Tapi barang yang kualitasnya tidak bagus itu dibeli dengan harga yang sengaja dimahalkan. Dalam pertanggungjwabannya, seolah-olah mereka membeli barang yang kualitasnya baik dan sesuai dengan standar dan spesifikasi yang ditentukan oleh kementerian pendidikan, padahal realitsanya tidak demikian," kata Joko.

"Dalam pembelian alat peraga, alat laboratorium dan alat praktik untuk sekolah, banyak yang cepat rusak, banyak yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Jadi ada indikasi bahwa uang negara dibelanjakan secara sia-sia," sambungnya.

Joko berharap kejaksaan bisa mengungkap tuntas kasus ini. "Jangan sampai Nganjuk terkenal sebagai tempat korupsi, yang berakibat pembangunan dan pendidikannya tertinggal dari daerah lain," ujarnya.

Adapun dugaan korupsi yang sedang diusut oleh kejaksaan Nganjuk, yang diduga melibatkan beberapa produsen peraga seperti produsen peraga merk Global, merk Wardana tersebut adalah:

1. Pengadaan Alat Praktik dan Peraga Siswa, Rp 2.481.112.000, Penyedia CV Rizky Cakrawala
2. Pengadaan Alat Praktik dan Peraga, Rp 5.807.146.000, Penyedia CV Hadisty Cemerlang
3. Pengadaan Alat Praktik dan Peraga, Rp 3.735.607.000, Penyedia PT. Ranafisia Dinamika Andalan
4. Pengadaan Alat Praktik dan Peraga Siswa, Rp 3.401.075.000, Penyedia CV.Sila Kelima
5. PengadaanAlat Praktik dan Peraga Siswa SMP Negeri, Rp 474.221.000, Penyedia CV. Tiara Kencana Bersinar
6. Pengadaan Alat Laboratorium SMP Negeri, Rp  591.751.000, Penyedia CV. Tiara Kencana Bersinar
7. Pengadaan Buku Referensi SMA Negeri, Rp 208.478.000, Penyedia CV Surya Grafika Mandiri
8. Pengadaan Buku Referensi SMK Negeri, Rp 396.489.000, Penyedia CV. Lotus
9. Pengadaan Buku Referensi SMK Swasta, Rp 723.616.000, Penyedia CV Sinar Abadi
10. Pengadaan Alat Praktek dan Peraga Pendidikan Bahasa SD, Rp 697.320.000, Penyedia CV. Concordia
11. Pengadaan Alat Praktek dan Peraga Pendidikan Matematika SD, Rp  699.176.000, Penyedia  CV. Sekayan Sakti
12. Pengadaan Alat Praktek dan Peraga Pendidikan IPA SD, Rp  697.680.000, Penyedia CV. Media Nusantara
13. Pengadaan Alat Laboratorium SMK Negeri, Rp  364.739.000, Penyedia CV Mitra Jasa Nusantara
14. Pengadaan Buku Referensi SMK Negeri, Rp  486.306.000, Penyedia CV. Sekayan Sakti

Widyasti, yang saat pelaksanaan proyek ini berlangsung menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Nganjuk, saat dihubungi ponselnya 081333801781 belum memberikan tanggapan. Demikian halnya Sony, pejabat dinas pendidikan saat itu yang bertugas sebagai pelaksana teknis proyek, ketika dihubungi ponselnya 081359111717 juga belum memberi respon.


  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Kejaksaan Agung Terima Pemberitahuan Penyidikan Beras PT IBU

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kejaksaan Agung telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus beras Ayam Jago dan beras Maknyuss sejak 3 Agustus 2017 dari Bareskrim Polri dengan nama ter

  • satu bulan lalu

    Mantan Wali Kota Jakarta Barat Ditahan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Mantan Wali Kota Jakarta Barat yang kini menjabat Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi DKI Jakarta, Fatahillah,  ditahan penyidik Kejaksaan Agung dalam dugaan korupsi

  • 2 bulan lalu

    Kejagung Belum Tetapkan Tersangka dari Bank Mandiri

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kejaksaan Agung belum menetapkan tersangka dari pihak Bank Mandiri terkait kredit macet Bank Mandiri sebesar Rp350 miliar PT Central Stell Indonesia."Belum (tersangka dari Mandir

  • 2 bulan lalu

    Kejaksaan Agung Ambilalih Kasus Dahlan Iskan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kejaksaan Agung mengambil alih penanganan dugaan korupsi pembangunan gardu induk PLN Jawa, Bali dan Nusa Tenggara dari Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta setelah praperadilan Dahlan Is

  • 2 bulan lalu

    Kejati Sumut Limpahkan Kasus Korupsi Pembangunan Nias Water Park

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara telah melimpahkan berkas perkara dugaan korupsi proyek pembangunan Nias Water Park senilai Rp7,8 miliar yang bersumber dari APBD Nias Selatan Tahun

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak